RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebanyak 12 TPS terdampak hujan deras yang mengguyur Kota Semarang Rabu (14/2) dini hari dan pada hari pencoblosan Pemilu 14 Februari 2024 pagi.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrab disapa Mbak Ita menjelaskan, 12 TPS yang rusak diantaranya bocor, tergenang sehingga tidak layak digunakan untuk menyalurkan hak pilih.
"Tadi saya pantauan ada 12 TPS yang terdampak karena hujan yang terjadi Rabu dinihari," katanya usai tinjauan dibeberapa TPS.
Mbak Ita menyorot, ada satu TPS di Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara, aksesnya tergenang rob sehingga perlu penanganan khusus yang dilakukan Pemkot Semarang.
"Tadi saya perintahkan DPU untuk mengirimkan pompa portabel, agar airnya bisa surut dan tidak menganggu proses pemungutan suara," jelasnya.
Selain itu ada juga TPS yang bocor atau tergenang, akhirnya harus dipindahkan ke rumah warga ataupun sekolah. Salah satunya di TPS 09 Kelurahan Peleburan, di Jalan Erlangga.
"Ini dipindahkan ke rumah warga, ada pula yang ke sekolah," jelasnya.
Secara keseluruhan Pemilu di Ibu Kota Jateng berjalan dengan lancar. Bahkan banyak partisipasi masyarakat atau untuk membuat TPS seunik mungkin, dengan membuat TPS tematik dengan dana swadaya.
"Tadi ada yang menarik, di Gayamsari yang sudah mencoblos mendapatkan sarapan pagi yakni soto," tambahnya.
Selain itu dari segi partisipasi masyarakat kata dia, dinilai cukup tinggi walaupun sempat terjadi hujan deras dibeberapa titik.
"Tadi sudah ada yang 50 persen lebih padahal masih jam 10.00. Targetnya sesuai arahan Pak PJ, partisipasi pemilih minimal 80 persen," pungkasnya. (den/bas)
Editor : Baskoro Septiadi