RADARSEMARANG.ID, Semarang - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Kamis (11/1/2024) malam mengakibatkan rumah milik Darmono warga Gemah nyaris roboh.
Siti Aisah, istri Darmono mengatakan, pada pukul 00.30, tiba-tiba mendengar bunyi "bruk" saat hujan deras. Bagian langit-langit pun roboh.
"Motornya juga kejatuhan ternit, hingga spionnya pecah," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (12/1) pagi.
Saat kejadian berlangsung, suaminya berinisiatif mengambil empat galah untuk menyangga agar tidak lebih parah. Saat itu, anak-anak sudah tertidur.
"Seketika ayahnya memberi penyangga ini dan dibersihkan, kami disuruh mengungsi ke tetangga, kami berusaha mengontrak rumah dulu," ujarnya.
Diakuinya, rumah tersebut sudah lama tidak direnovasi. Bahkan terakhir direnovasi sejak 1997. "Kerugiannya sekitar Rp 10 juta, mas, karena harus direnovasi atapnya," jelasnya.
Ia berharap ada bantuan bedah rumah karena rumahnya sudah cukup memprihatinkan untuk ditempati.
"Kami berharap ada bantuan dari pemerintah meskipun sedikit, agar rumah ini dapat ditempati dengan nyaman," harapnya.
Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martantono melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kebencanaan, Riyanto menambahkan, pihaknya langsung memberikan bantuan logistik dan terpal untuk sementara waktu. (mg6/fgr/bas)
Editor : Baskoro Septiadi