RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dua pria di Kampung Sendang Indah, Kelurahan Muktiharjo Lor, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, terlibat duel, Sabtu (30/12/2023) sekitar pukul 20.30. Kejadian ini menewaskan Ivan Bagus Santoso, 37.
Ternyata pemicu kejadian ini, berawal dari pengiriman foto ke WhatsApp korban yang dilakukan Joko Supriyanto alias Joko Belang, 35. Foto tersebut, korban bersama perempuan lain.
Selanjutnya korban meminta kepada Joko untuk menghapus poto atau gambar di WA tersebut. Namun tidak dilakukan oleh Joko. Merasa emosi, kemudian korban mendatangi rumah Joko, dan terjadi perkelahian.
"Jadi si terduga pelaku itu mengirimkan foto yang ada si korban ini bersama cewek lain. Istrinya marah-marah si korban, cemburu lah istilahnya," ungkap Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (31/12/2023).
"Terus Akhirnya dia meluapkan emosinya dengan mencari si J, karena dia yang mengirimkan foto itu. Itu kan foto lama," sambungnya.
Sebelum terjadi duel, korban sempat berulang kali mendatangi rumah Joko, sekitar pukul 09.00. Korban bersama tiga orang temannya.
Namun tidak bertemu, kemudian pergi meninggalkan TKP. Lalu korban sendirian kembali lagi mendatangi rumah Joko, pukul 18.00. Namun juga tak lagi ketemu.
"Korban datang kembali ke rumah terduga pelaku dengan membawa alat berupa Linggis. Namun (Joko) tidak ada di rumah, karena pergi Takziah ke daerah Demak dan belum pulang rumah. Selanjutnya korban pergi meninggalkan TKP," jelasnya.
Meski demikian, korban masih belum surut niatnya mencari Joko. Kemudian kembali mendatangi rumah Joko, dengan membawa alat berupa Linggis. Namun juga belum bertemu Joko lantaran masih belum pulang ke rumah juga.
"Karena tidak ketemu dengan pelaku, kemudian korban melakukan pengrusakan terhadap pintu rumah terduag pelaku dan masuk kedalam rumah pelaku, merusak plafon serta lampu. Setelah melakukan pengrusakan, korban pergi meninggalkan TKP," katanya.
Kemudian, yang ke empat kalinya, korban datang kembali dan bertemu dengan Joko, yang sedang duduk di lantai teras.
Baca Juga: Libur Tahun Baru, Wisata Pantai di Kendal Diserbu Pelancong
Korban datang dengan membawa dua alat sajam berupa parang dan badik. Hingga akhirnya terjadi perkelahian dan korban meregang nyawa.
"Kalau keterangan saksi-saksi ini kan si korban sempat menyerang si J (Joko) terduga pelaku menggunakan senjata tajam, terus si J dapat menghindar, tetapi terkena isterinya si J. Kena bagian pelipis, dijahit tiga," pungkasnya.
Korban, meninggal dengan sejumlah luka tusuk pada dada sebelah kiri, luka sobek pada pipi kiri dan dibawah telinga kiri. Barang bukti senjata tajam tersebut juga telah diamankan guna keperluan lebih lanjut.
Terduga pelaku juga telah diamankan dan sekarang masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polsek Genuk. (mha/bas)
Editor : Baskoro Septiadi