RADARSEMARANG.ID, Semarang - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kota Semarang, Senin (27/11) malam mengakibatkan beberapa daerah di sekitar Kaligawe Raya terendam banjir.
Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (28/11) pagi, di pertigaan antara Jalan Kaligawe Raya dan Jalan Muktiharjo Raya, puluhan sepeda motor mogok. Bahkan, satu bus bernopol H-7120-OA terhenti akibat tingginya genangan.
Sopir bus Dico, mengungkapkan dari Jalan Tol yang hendak menjemput rombongan dari Penggaron ke Tanah Mas melewati tol. Ketika di turunan Tol Kaligawe macet parah karena adanya genangan.
Ketika di depan palang rel kereta api, ada mobil yang mengerem mendadak. Sehingga bus tidak sampai untuk digas.
"Banjirnya dalam sekali, mas, kurang lebih selutut naik sedikit. Kalau mobil dan motor rawan mogok, paling parah di sini mas," katanya.
Ia meminta tolong orang sekitar untuk mendorong. Selain itu, sambil menunggu temannya untuk menolong.
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Jawa Pos Radar Semarang dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, hujan dengan intensitas deras pada Senin (27/11) pukul 19.30 hingga Selasa (28/11) dini hari mengakibatkan beberapa dampak.
Seperti di Jalan Padang Sarpo Raya Kelurahan Tlogosari Kulon ketinggian genangan air sekitar 40 - 60 sentimeter.
Di Jalan Muktiharjo Raya ketinggian genangan air sekitar 30 - 70 sentimeter. Jalan Dongbiru Kelurahan Genuksari ketinggian genangan air sekitar 30 - 40 sentimeter.
Di Jalan Gebanganom Raya Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk, ketinggian genangan air mencapai 50 sentimeter.
Jalan Padi Raya Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk ketinggian genangan air sekitar 30 - 4/ sentimeter.
Di Jalan Kaligawe Raya bawah jembatan tol ketinggian genangan air 50 - 60 sentimeter. Jalan Kaligawe Raya depan RSI Sultan Agung ketinggian air sekitar 60 sentimeter.
"Tindakan yang dilakukan yakni mendatangi lokasi kejadian, koordinasi dengan instansi terkait, melakukan assesmen atau dokumentasi dan membuat laporan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Semarang, Bambang Haryanto didampingi Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martantono. (fgr/bas)
Editor : Baskoro Septiadi