Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Kemarau Panjang, 10 Kelurahan di Semarang Darurat Kekeringan

Adennyar Wicaksono • Jumat, 6 Oktober 2023 | 16:07 WIB
Freepik
Freepik

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebanyak 10 kelurahan di 5 kecamatan di Kota Semarang terdampak kekeringan, lantaran kemarau panjang tahun ini. Status darurat kekeringan pun sudah ditetapkan oleh Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) di Ibu Kota Jateng.

Kepala BPBD Kota Semarang Endro Pudyo Martantono membenarkan status darurat kekeringan sudah ditetapkan dan berlaku selama dua bulan ke depan.

“Sudah kita terapkan darurat kekeringan sampai dua bulan ke depan,” katanya saat dihubungi melalui pesan singkat Kamis (5/10).

Dari data yang ada, kekeringan ada di lima kecamatan yaitu Tembalang, Banyumanik, Mijen, Ngaliyan, dan Gunungpati. Dari lima Kecamatan tersebut, ada 10 kelurahan  yakni  Kelurahan Rowosari, Mangunharjo, Meteseh di Tembalang.

Lalu Kelurahan Jabungan dan Gedawang di Banyumanik. Di Gunungpati ada  Kelurahan Cepoko dan Kandri.

 Sementara di Ngaliyan ada Kelurahan Gondoriyo dan Bringin, dan Kelurahan Kedungpane, Kecamatan Mijen.

Selain itu, BPBD telah mengeluarkan dana bantuan tidak terduga (BTT) untuk droping air bersih bisa dilakukan setelah surat keputusan terkait darurat kekeringan.

Nantinya akan ada 500 tangki air yang disalurkan  untuk membantu warga yang terdampak kekeringan, dan 2.709 KK yang terdampak kekeringan di Kota Semarang.  

“Nilai BTT untuk dropping air bersih Rp 114 juta, anggaran ini untuk mencukupi kurang lebih 500 tangki air masyarakat yang terdampak,” jelasnya.

Data daerah kekeringan di Kota Semarang mengacu pada permintaan  droping air. Pada Rabu (4/10) lalu 20 tangki bantuan air bersih untuk 10 kelurahan tersebut. (den/ton)

Editor : Baskoro Septiadi
#semarang #KEKERINGAN #BPBD #KEMARAU