Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Rea dan Kea, Kakak Beradik Bersaing Raih Prestasi di Seni Bela Diri Jeet Kune Do

Figur Ronggo Wassalim • Minggu, 10 September 2023 | 18:29 WIB
Dari Kiri Philia Gina Kazearea Maronta (kakak), Anggik Maronta (ayah), dan Graciano Laodikea Maronta menunjukkan medali kejuaraan TKD.
Dari Kiri Philia Gina Kazearea Maronta (kakak), Anggik Maronta (ayah), dan Graciano Laodikea Maronta menunjukkan medali kejuaraan TKD.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kisah dua kakak beradik memiliki hobi olahraga yang sama. Keduanya adalah Philia Gina Kazearea Maronta dan Graciano Laodikea Maronta yang gemar belajar seni bela diri.

Kini, keduanya merupakan atlet bela diri dan telah berhasil menorehkan banyak medali dan piala.

Philia Gina Kazearea Maronta dan Graciano Laodikea Maronta  merupakan anak dari pasangan Anggik Maronta dan Nungky Prabawanti, warga Jalan Sekayu Baru 1/371A Semarang. 

Kakak beradik ini memiliki hobi sama belajar seni bela diri Jeet Kune Do (JKD). Yakni sebuah seni bela diri yang diciptakan oleh master kungfu asal China, Bruce Lee.

Philia Gina Kazearea Maronta atau yang akrab disapa Rea Maronta, merupakan mahasiswi Stikubank, semester tujuh.

Dara kelahiran 18 September 2001 ini mengaku sudah berlatih JKD sejak SMP.  Ketertarikan JKD, dimulai ketika ada ekstrakurikuler sekolah.

Selain JKD, Rea juga mengikuti seni beladiri lainnya. Seperti Pencak Silat dan Wushu. "Terakhir ikut Porprov 2023, dalam kejuaraan wushu," katanya.

Diakui, sejak masih duduk di bangku SMP sudah terbiasa mengikuti banyak kegiatan. Seperti menari, menyanyi, dan mengikuti organisasi.

"Jadi sudah terbiasa untuk membagi waktu, dan diselingi waktu istirahat setelah lomba," ujarnya.

Banyak prestasi yang Rea dapatkan. Ia berhasil meraih medali emas kejuaraan JKD tingkat Nasional tahun 2014. Selanjutnya, 2017 mendapat Medali perak.

Rea mengaku, banyaknya kegiatan yang ia tekuni. Sebab ia ingin memanfaatkan masa muda untuk mencari pengalaman. Bahkan hampir semua kegiatan banyak ia coba dan lakoni.

“Saya suka tertarik banyak hal. Lalu saya coba satu-satu. Mulai dari bela diri, menari, menyanyi, bahasa inggris saya ikut semua. Biar tidak menyesal ketika sudah tua nanti," katanya.

Sementara itu, adiknya Graciano Laodikea Maronta atau yang akrab disapa Kea Maronta, merupakan siswa kelas 6 SD Negeri Pekunden. Anak lelaki kelahiran 13 Desember 2011 ini berlatih JKD sejak umur empat tahun.

"Saya memiliki cita-cita jadi tentara Kopassus (Komando Pasukan Khusus). Jadi saya ingin mengumpulkan banyak prestasi supaya mudah masuk jadi tentara nantinya, akunya.

Selain JKD, ia juga berlatih Taekwondo, dan Kickboxing. Meski baru kelas enam, ia sudah pandai mengatur jadwal belajar dan latihan sendiri.

"Saya mengatur antara waktu belajar dan latihan. Belajar dan latihan lebih sering di rumah. jadi saya tidak mengandalkan perguruan saja,” tuturnya.

Ia latihan dengan melihat video dan memotivasi dirinya melalui internet dan kisah-kisah keberhasilan yang inspiratif.

Tak pelak, banyak juga prestasi yang diraih Kea. Ia berhasil meraih medali emas kejuaraan JKD 2017 di Yogyakarta. Lalu 2018 ia menyabet medali emas pada kejuaraan JKD yang digelar UPGRIS Semarang.

Selain itu, Kick Boxing, Kea meraih medali perunggu pada 2023. Medali emas Taekwondo di Bhayangkara Cup Yogyakarta 2023. Selanjutnya medali perunggu Taekwondo Piala Gubernur Cup 2023 di Semarang.

Ayahnya, Anggik Maronta mengaku sangat mendukung hobi positif kedua anaknya. Bahkan, Anggik selalu menyediakan kebutuhan peralatan latihan dan mengantar keduanya untuk berlatih bersama.

“Keduanya rajin berlatih. Bahkan sang adik, Kea hampir tiada hari tanpa latihan. Entah itu lari, pull up, sit up, dan push up selalu melakukannya setiap hari rumah. Bahkan lari minimal 10 kilometer," katanya. (fgr/bud)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#bruce lee #bela diri #JKD #Jeet Kune Do #KUNGFU