RADARSEMARANG.ID - Kemegahan budaya lokal Nusantara sukses dikemas bernuansa global oleh Program Kelas Khusus Internasional (KKI) UIN Salatiga. Mahakarya teater "Kalimasada Kawedar" menjadi sajian utama pada malam pembukaan ISCETAC 2026 di Auditorium Student Center, Kampus 3, Selasa (1/9) malam.
Dekan FTIK UIN Salatiga, Prof. Dr. Rasimin, menyambut langsung kehadiran delegasi, narasumber, dan mahasiswa dari 12 negara. Peserta mancanegara tersebut berasal dari Filipina, Pakistan, Palestina, Sudan, Timor-Leste, Madagaskar, Gambia, Uganda, Afganistan, Thailand, Yaman, serta Indonesia.
Dalam pidato pembukaannya, ia menegaskan acara internasional ini menjadi wadah bertemunya manusia, budaya, bahasa, gagasan, dan pengalaman dari berbagai penjuru dunia. ISCETAC 2026 membawa pesan kuat, yakni We Connect, We Share, We Take Action, We Sustain.
Prof. Rasimin memaparkan, perayaan budaya melalui ALE ini mengawali rangkaian kegiatan selama tiga hari. Agenda selanjutnya meliputi konferensi internasional serta aksi nyata peduli bumi melalui Tree Planting dan Sustainability Tour.
Baca Juga: Bank Salatiga Disuntik Rp3 Miliar, Dana APBD Diputar untuk Kembangkan UMKM
Sebagai motor penggerak pementasan, Direktur KKI UIN Salatiga, Dr. Muslimah Susilayati, M.Pd., menjelaskan karya mahasiswa ini merupakan wujud nyata diplomasi budaya. Lakon tentang Prabu Puntadewa yang mencari pusaka Jamus Kalimasada sarat akan pesan kepemimpinan dan keteguhan dharma.
"Melalui panggung ALE ini, kami membagikan nilai-nilai filosofis Jawa kepada dunia. Mahasiswa berwawasan global yang kami cetak tetap berpijak kuat pada kearifan lokal Nusantara," papar Dr. Muslimah.
Langkah proaktif FTIK dan KKI ini mendapat dukungan penuh pimpinan universitas. Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Salatiga, Prof. Dr. Miftahuddin, M.Ag., menyebut pagelaran seni dan konferensi internasional ini mampu mempercepat langkah institusi mencapai rekognisi World Class University.
Apresiasi senada datang dari Pemerintah Kota Salatiga. Mewakili Wali Kota dr. Robby Hernawan, Sp.OG., Asisten 1 Pemkot Salatiga hadir meresmikan acara tersebut. Ia menilai inisiatif kolaborasi global UIN Salatiga ini sangat selaras dengan identitas Salatiga sebagai Kota Toleran, tempat kearifan lokal dan keberagaman dari berbagai negara berdiri harmonis di atas satu panggung.
Editor : Baskoro Septiadi