Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PBAK FTIK UIN Salatiga 2026, Usung Tema Moderasi dan Ekoteologi

D
Penulis: Dhinar Sasongko❯
Maba FTIK UIN Salatiga dikenalkan etika kampus
Maba FTIK UIN Salatiga dikenalkan etika kampus

Advertisement

RADARSEMARANG.ID - Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga menggelar kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) bagi mahasiswa baru tahun 2026. Berlangsung selama dua hari, yakni Kamis–Jumat (20–21/8), kegiatan yang terpusat di halaman Gedung Ahmad Dahlan FTIK UIN Salatiga ini mengusung tema “Transformasi Pendidikan Melalui Moderasi dan Ekoteologi”.

Pada tahun ajaran ini, FTIK UIN Salatiga resmi menyambut sebanyak 671 mahasiswa baru yang tersebar di delapan program studi (prodi). Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) mencatatkan jumlah mahasiswa terbanyak yakni 200 orang, disusul Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) sebanyak 124 orang, serta Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) sebanyak 94 orang. Sementara itu, Tadris Bahasa Inggris diikuti 87 mahasiswa, Tadris IPA 53 mahasiswa, Tadris Matematika 47 mahasiswa, Pendidikan Bahasa Arab (PBA) 43 mahasiswa, dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) sebanyak 23 mahasiswa.

Advertisement

Dekan FTIK UIN Salatiga, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd., dalam arahannya menyoroti pentingnya kedisiplinan berlalulintas bagi para mahasiswa baru di jalan raya. Menurutnya, sikap tertib di jalan merupakan cermin dari tema PBAK yang diusung.

"Sesuai tema PBAK kita, yaitu moderasi dan ekoteologi, sikap saling menghargai sesama pengguna jalan, mematuhi rambu-rambu, memakai helm, dan tidak ugal-ugalan adalah bentuk kepedulian lingkungan serta wujud tenggang rasa (moderasi) dalam kehidupan bermasyarakat," tegas Rasimin.

Ia mengimbau seluruh mahasiswa baru agar senantiasa melengkapi surat-surat kendaraan dan mengenakan helm standar saat berkendara menuju area kampus maupun di wilayah Kota Salatiga demi mewujudkan kampus yang tertib, aman, dan berbudaya.

Advertisement

Tak hanya perihal kedisiplinan jalan raya, para mahasiswa baru juga dibekali strategi penguasaan sistem perkuliahan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FTIK, Dr. Fatchurrohman, S.Ag., M.Pd. Ia menekankan adanya pergeseran pola belajar dari jenjang sekolah ke perguruan tinggi.

"Sistem perkuliahan di perguruan tinggi sangat berbeda dengan masa sekolah. Pembelajaran di FTIK berbasis andragogi (pendidikan orang dewasa) yang menuntut kemandirian, keaktifan berdiskusi, dan inisiatif tinggi dalam mencari literatur," terang Fatchurrohman.

Ia menambahkan bahwa kunci sukses akademik dimulai dari kedisiplinan administrasi, seperti pemahaman pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), pemenuhan ambang batas presensi minimal 75 persen, serta keaktifan memanfaatkan platform e-learning kampus.

Sementara itu, tata tertib kehidupan kampus dari segi penampilan turut dipaparkan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FTIK, Prof. Dr. Maslikhah, M.Si. Ia menjabarkan secara terperinci etika berbusana bagi seluruh civitas akademika muda FTIK.

"Seluruh mahasiswa FTIK wajib mengenakan pakaian yang rapi, sopan, menutup aurat, serta tidak ketat. Bagi mahasiswa berpakaian kemeja/pakaian berkerah dan celana kain rapi (bukan jeans robek), sedangkan bagi mahasiswi mengenakan busana muslimah yang sopan serta tidak menerawang," jelas Maslikhah.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

UIN Salatiga Mendunia, FTIK Sabet World Unique Award di Thailand

UIN Salatiga Mendunia, FTIK Sabet World Unique Award di Thailand

. “Ini bukan sekadar festival tari, tetapi dakwah kultural dan diplomasi budaya,” ujarnya.

Mahasiswa KKI Pukau Delegasi 12 Negara Lewat "Kalimasada Kawedar" di Pembukaan ISCETAC UIN Salatiga

Mahasiswa KKI Pukau Delegasi 12 Negara Lewat "Kalimasada Kawedar" di Pembukaan ISCETAC UIN Salatiga

Prof. Rasimin memaparkan, perayaan budaya melalui ALE ini mengawali rangkaian kegiatan selama tiga hari. Agenda selanjutnya meliputi konferensi internasional serta aksi nyata peduli bumi

250 Pemimpin Mahasiswa PTKI Ditempa Jadi Tangguh dan Berdampak

250 Pemimpin Mahasiswa PTKI Ditempa Jadi Tangguh dan Berdampak

Dekan FTIK UIN Salatiga Prof. Dr. Rasimin, M.Pd. mengatakan, organisasi kemahasiswaan merupakan ruang strategis bagi mahasiswa untuk belajar menjadi pemimpin.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer