Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Perkuat Edukasi Lewat Nada, PIAUD UIN Salatiga Gandeng PERPROMI Cetak Pencipta Lagu Anak

Dhinar Sasongko • Jumat, 22 Mei 2026 | 13:21 WIB
Dekan FTIK UIN Salatiga Prof Rasimin menyaksikan kerjasama pengembangan pendidikan
Dekan FTIK UIN Salatiga Prof Rasimin menyaksikan kerjasama pengembangan pendidikan

 

RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan anak usia dini berbasis seni.

Terbaru, Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UIN Salatiga resmi menjalin kerja sama strategis dengan Perkumpulan Profesi Musik Indonesia (PERPROMI).

Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang berlangsung pada Jumat (22/5) tersebut dirangkai dengan workshop penciptaan lagu anak. Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta, mulai dari mahasiswa, guru TK/RA di Kota Salatiga, hingga jajaran ketua organisasi guru anak usia dini seperti IGTKI, IGRA, dan HIMPAUDI Salatiga.

Dekan FTIK UIN Salatiga, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd., menekankan pentingnya lagu anak yang berkualitas dari kacamata semantik. Menurutnya, lagu anak merupakan struktur kebahasaan fungsional-edukatif yang didominasi oleh makna denotatif (literal) dan konkret agar selaras dengan keterbatasan kognitif anak usia dini.

Baca Juga: UNTAG Semarang Perkuat Kolaborasi Menuju Kampus Swasta Berkelas Internasional

"Melalui medan makna yang dekat dengan keseharian, penggunaan onomatope (peniruan bunyi), serta polaritas pesan moral yang jelas, lagu anak mengemas realitas dunia yang kompleks menjadi simbol bahasa yang sederhana dan mudah dipahami," jelas Prof. Rasimin.

Ia menambahkan, Prodi PIAUD perlu aktif menjaring kerja sama dengan organisasi di bidang budaya dan musik, salah satunya PERPROMI, agar mahasiswa dan dosen dapat menimba ilmu mendalam tentang penciptan lagu anak sebagai media pendidikan.

"Melalui workshop ini, saya mendorong para peserta untuk langsung membuat lagu. Target keluarannya (output) harus berdampak nyata, yakni menjadi sebuah album lagu anak," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Prodi PIAUD UIN Salatiga, M. Agung Hidayatulloh, S.S., M.Pd.I., mengungkapkan bahwa kegiatan ini sengaja digelar untuk menangkap momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Selain itu, kolaborasi ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat akseptabilitas visi universitas yang bertransformasi menjadi pusat seni.

"Oleh sebab itu, kami akan terus mencetuskan aneka macam kegiatan yang berdampak dan bermuatan seni," tutur Agung.

Tidak sekadar seremonial dan workshop, Agung membeberkan bahwa sinergi ini akan langsung melahirkan sebuah karya monumental berupa buku.

"Kegiatan ini juga akan menelurkan satu buku monumental berjudul Musik Anak dan Teknologi. Saat ini sudah masuk ke dapur penerbit, dan bulan depan siap kami luncurkan sekaligus dibedah," tambahnya.

Di lokasi yang sama, Sekretaris Prodi PIAUD UIN Salatiga, Dr. MS Viktor Purhanudin, M.Pd., menambahkan bahwa prodi PIAUD memiliki karakteristik yang "unik dan otentik". Mahasiswanya dibekali berbagai keterampilan multisepsi agar siap menjadi apa saja setelah lulus, termasuk menjadi pencipta lagu anak.

"Kegiatan ini merupakan salah satu stimulus nyata agar mahasiswa dapat terpicu menjadi pencipta lagu yang andal," pungkas Viktor.

Acara yang berlangsung gayeng dan produktif tersebut juga tampak dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FTIK UIN Salatiga, Prof. Dr. Maslikhah, M.Si., yang turut mengawal jalannya sinergi kelembagaan ini.(sas)

Editor : Baskoro Septiadi
#prof rasimin #profesi musik #FTIK UIN Salatiga #UIN Salatiga