RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Penyakit campak masih menjadi ancaman kesehatan yang perlu diwaspadai.
Untuk mencegah penyebaran sekaligus melindungi tenaga kesehatan (nakes), sebanyak 1.110 nakes di Kota Salatiga menjalani imunisasi campak.
Baca Juga: Kartini Hidup di UKSW: Perempuan Memimpin, Menguatkan dan Menginspirasi
Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga, dr. Prasit Al Hakim, menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi penularan, terutama di fasilitas layanan kesehatan.
“Penyakit campak masih menjadi masalah kesehatan. Karena itu, tenaga kesehatan sebagai garda terdepan perlu mendapatkan perlindungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, vaksinasi diberikan kepada nakes di sejumlah fasilitas kesehatan. Rinciannya, sebanyak 673 nakes berasal dari RSUD dr Soebarkat Tjitrodarmodjo, 373 nakes dari RS dr Ario Wirawan, serta 44 dokter internship yang bertugas di berbagai wahana pelayanan kesehatan.
Menurutnya, imunisasi ini penting untuk memastikan tenaga kesehatan tetap dalam kondisi aman saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan demikian, risiko penularan di lingkungan fasilitas kesehatan dapat ditekan.
Dinas Kesehatan juga terus mendorong upaya pencegahan melalui peningkatan kesadaran akan pentingnya imunisasi, baik bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat umum.
“Harapannya, dengan vaksinasi ini, penularan campak bisa dicegah dan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal,” tandasnya.(sas)
Editor : Baskoro Septiadi