Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kenaikan BBM Non Subsidi Tekan Operasional, DLH Salatiga Evaluasi Rute dan Maksimalkan Armada Roda Tiga

Dhinar Sasongko • Kamis, 23 April 2026 | 09:27 WIB
Kenaikan BBM Non Subsidi Tekan Operasional, DLH Salatiga Evaluasi Rute dan Maksimalkan Armada Roda Tiga 

SALATIGA, Radar Semarang – Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi kian menekan operasional Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Salatiga. Dampak paling terasa terjadi pada kendaraan dinas berpelat merah berbahan bakar diesel yang kini wajib menggunakan Pertamina Dex dengan harga terbaru.

Kepala DLH Kota Salatiga, Yunus Juniadi, menyebut harga Pertamina Dex kini mencapai Rp 23.600 per liter. Kenaikan signifikan tersebut berdampak langsung pada membengkaknya biaya operasional pengangkutan sampah.

“Karena kendaraan kita pelat merah, khususnya yang diesel, menggunakan Pertamina Dex dengan harga baru. Ini jelas menambah beban operasional,” ujarnya.

DLH saat ini mengoperasikan tujuh unit dump truck dan sebelas unit arm roll (amrol), yang seluruhnya menggunakan solar. Selain itu, terdapat empat unit kendaraan roda tiga (viar) yang mulai dioptimalkan untuk mendukung efisiensi layanan di lapangan.

Sebagai langkah antisipasi, DLH telah melakukan evaluasi sejak awal pekan ini. Fokus utama meliputi penataan ulang rute pengangkutan sampah serta penambahan jalur operasional berbasis armada viar.

“Senin kemarin sudah kita bahas. Ada evaluasi rute pengambilan sampah dan penambahan rute yang menggunakan viar supaya lebih efisien,” jelas Yunus.

Di sisi lain, keterbatasan sarana dan prasarana masih menjadi tantangan dalam menjaga kualitas layanan kebersihan di tengah tekanan biaya.

“Sarpras kita memang masih sangat minim,” tambahnya.

Meski dihadapkan pada kenaikan biaya operasional, DLH memastikan pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan normal. Optimalisasi armada dan penyesuaian strategi di lapangan terus dilakukan agar layanan kepada masyarakat tidak terganggu.(sas)
Kenaikan BBM Non Subsidi Tekan Operasional, DLH Salatiga Evaluasi Rute dan Maksimalkan Armada Roda Tiga

 

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi kian menekan operasional Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Salatiga.

Dampak paling terasa terjadi pada kendaraan dinas berpelat merah berbahan bakar diesel yang kini wajib menggunakan Pertamina Dex dengan harga terbaru.

Kepala DLH Kota Salatiga, Yunus Juniadi, menyebut harga Pertamina Dex kini mencapai Rp 23.600 per liter.

Baca Juga: BBM Resmi Naik, Ini Daftar Harga Pertamax Turbo, Dexlite dan Dex di Jateng

Kenaikan signifikan tersebut berdampak langsung pada membengkaknya biaya operasional pengangkutan sampah.

“Karena kendaraan kita pelat merah, khususnya yang diesel, menggunakan Pertamina Dex dengan harga baru. Ini jelas menambah beban operasional,” ujarnya.

DLH saat ini mengoperasikan tujuh unit dump truck dan sebelas unit arm roll (amrol), yang seluruhnya menggunakan solar. Selain itu, terdapat empat unit kendaraan roda tiga (viar) yang mulai dioptimalkan untuk mendukung efisiensi layanan di lapangan.

Baca Juga: Gandeng DLH Salatiga, Mahasiswa Agroteknologi UKSW Hadirkan Desain Taman Inovatif

Sebagai langkah antisipasi, DLH telah melakukan evaluasi sejak awal pekan ini.

 Fokus utama meliputi penataan ulang rute pengangkutan sampah serta penambahan jalur operasional berbasis armada viar.

“Senin kemarin sudah kita bahas. Ada evaluasi rute pengambilan sampah dan penambahan rute yang menggunakan viar supaya lebih efisien,” jelas Yunus.

Di sisi lain, keterbatasan sarana dan prasarana masih menjadi tantangan dalam menjaga kualitas layanan kebersihan di tengah tekanan biaya.

“Sarpras kita memang masih sangat minim,” tambahnya.

Meski dihadapkan pada kenaikan biaya operasional, DLH memastikan pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan normal.

Optimalisasi armada dan penyesuaian strategi di lapangan terus dilakukan agar layanan kepada masyarakat tidak terganggu.(sas)

Editor : Tasropi
#DLH Kota Salatiga #Pertamina Dex