Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Dinilai Lebih Efektif dari PLP, MBKM FTIK UIN Salatiga Matangkan Calon Guru

Dhinar Sasongko • Selasa, 16 Desember 2025 | 20:13 WIB
DPL FTIK UIN Salatiga, Dr. MS Viktor Purhanudin, M.Pd, menyebut langkah ini sebagai sebuah terobosan radikal. Hal itu ia sampaikan saat menarik mahasiswa MBKM Asistensi Mengajar di TK ABA 5 Salatiga
DPL FTIK UIN Salatiga, Dr. MS Viktor Purhanudin, M.Pd, menyebut langkah ini sebagai sebuah terobosan radikal. Hal itu ia sampaikan saat menarik mahasiswa MBKM Asistensi Mengajar di TK ABA 5 Salatiga

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga sukses melakukan transformasi fundamental dalam sistem akademiknya.

Melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), pola perkuliahan kini bergeser menjadi gerakan yang memberikan dampak langsung dan nyata bagi masyarakat.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) FTIK UIN Salatiga, Dr. MS Viktor Purhanudin, M.Pd, menyebut langkah ini sebagai sebuah terobosan radikal.

Hal itu ia sampaikan saat menarik mahasiswa MBKM Asistensi Mengajar di TK ABA 5 Salatiga, Sabtu (13/12).

"Secara radikal, MBKM telah mengubah wajah perkuliahan di FTIK. Proses akademik kini lebih membumi dan berdampak nyata hingga ke akar rumput," tegas Viktor.

Komitmen tersebut akan terus diperkuat pada semester mendatang. Viktor memastikan FTIK bakal menancapkan program MBKM melalui format yang lebih variatif, termasuk skema Edupreneurship dan pengabdian masyarakat. Langkah ini diambil untuk menyelaraskan visi institusi dengan program pemerintah dalam mewujudkan kampus berdampak.

Dampak positif transformasi ini dirasakan langsung oleh pihak sekolah. Kepala TK ABA 5, Mariatin Kiptiyah, S.Pd, AUD, menilai kehadiran mahasiswa Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) selama satu semester memberikan kontribusi signifikan. Mahasiswa dinilai mampu bekerja secara kreatif dan disiplin tinggi.

"Selama satu semester ini mahasiswa sangat produktif. Mereka banyak menciptakan Alat Permainan Edukatif (APE) serta melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan standar kedisiplinan yang baik," ujar Mariatin.

Lebih jauh, Mariatin memuji kemampuan mahasiswa dalam manajemen waktu. Karena MBKM terintegrasi dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa juga cakap membantu administrasi sekolah di luar jam mengajar.

Prestasi mereka bahkan melampaui ekspektasi akademik dengan berhasil menerbitkan artikel di jurnal nasional terakreditasi Sinta.

Bagi mahasiswa, program ini menjadi sarana percepatan kompetensi profesional. Fajar, salah satu peserta program dari Prodi PIAUD, mengakui bahwa TK ABA telah menjadi episentrum pengembangan dirinya.

Durasi program yang panjang memberikan keleluasaan praktik yang tidak didapatkan pada program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) reguler yang hanya berjalan dua bulan.

"Di sini kami ditempa untuk menjadi guru yang mumpuni. Karena terintegrasi dengan mata kuliah lain, MBKM ini menjadi semacam percepatan kuliah yang mematangkan kami lewat praktik langsung di lapangan," tandas Fajar.(sas)

Editor : Tasropi
#UIN Salatiga