Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Wisuda Bukan Akhir, Tapi Gerbang Perjuangan Baru

Dhinar Sasongko • Kamis, 20 November 2025 | 23:24 WIB
Jihan Al Hanin dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, tampil menyampaikan pidato yang menyentuh dan dekat dengan realitas mahasiswa.
Jihan Al Hanin dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, tampil menyampaikan pidato yang menyentuh dan dekat dengan realitas mahasiswa.

RADAR SEMARANG.ID, SALATIGA — UIN Salatiga kembali menggelar Wisuda ke-10 hari kedua , dengan penuh haru, khidmat, dan kebanggaan di Gedung Auditorium Kampus. Ratusan wisudawan dan wisudawati resmi menuntaskan studinya dan memasuki babak baru perjalanan hidup sebagai sarjana.

Salah satu perwakilan wisudawan, Jihan Al Hanin dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, tampil menyampaikan pidato yang menyentuh dan dekat dengan realitas mahasiswa. Ia menggambarkan perjalanan perkuliahan yang penuh dinamika—mulai dari rasa cemas menapaki dunia baru, tekanan tugas, hingga kegamangan menentukan masa depan. Namun semua itu terbayar dengan keberhasilan yang akhirnya diraih pada hari wisuda.

“Dulu kita memulai dengan ragu, takut, bahkan kesepian. Tapi kita melangkah, berusaha, saling mendukung, dan hari ini kita berdiri sebagai orang-orang yang berhasil,” ujar Jihan disambut tepuk tangan meriah.

Dalam pidatonya, Jihan juga menyelipkan doa dan optimisme yang dikemas secara ringan dan menghibur. Dengan nada bercanda ia menyebut para wisudawan tentu berharap setelah wisuda bisa segera mendapat pekerjaan, gaji besar, dan kehidupan sejahtera. Namun ia tetap mengingatkan bahwa perjalanan hidup tidak selalu mudah.

“Mungkin akan ada hari-hari sulit di depan. Tapi ingat janji Allah, bahwa bersama kesulitan itu pasti ada kemudahan,” tegasnya.

Jihan menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih para wisudawan hari ini tidak lepas dari restu dan pengorbanan orang tua. “Hari ini adalah hari kami, tapi sejatinya ini adalah hari kemenangan ayah dan ibu,” ucapnya penuh haru.

Rektor UIN Salatiga, Prof. Zakiyuddin, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh wisudawan, orang tua, dosen, tenaga pendidik, dan seluruh civitas akademika.

“Hari ini bukan hanya penanda selesainya studi, tetapi awal dari perjalanan baru yang menuntut kesiapan mental, karakter kuat, dan komitmen untuk terus belajar. Dunia kerja tidak hanya membutuhkan ijazah, tetapi integritas, ketangguhan, dan kemampuan beradaptasi,” ujarnya.

Rektor menegaskan bahwa nilai utama yang dibangun di UIN Salatiga tidak sekadar akademik, tetapi juga pembentukan sumber daya manusia yang berakhlak, kreatif, dan mampu membawa perubahan di tengah masyarakat.

“Kami berharap para lulusan UIN Salatiga menjadi generasi yang tidak hanya sukses secara karier, tetapi juga bermanfaat bagi umat, bangsa, dan kemajuan peradaban,” lanjutnya.

Di akhir sambutannya, Prof. Zakiyuddin juga membuka pintu lebar bagi para lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“UIN Salatiga selalu siap menyambut para lulusan yang ingin melanjutkan pendidikan S2 dan S3. Kampus ini adalah rumah ilmiah bagi semua yang ingin terus berkembang,” tegasnya.(sas)

Editor : Tasropi
#UIN Salatiga