RADARSEMARANG.ID, Salatiga - CBS Saputra alias By, 36, warga Pendingan, Sumogawe, Getasan, Kabupaten Semarang ditemukan tetangganya tewas gantung diri.
Kejadian diketahui terjadi di Perumahan Tingkir Indah,Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, pada Selasa (11/11/2025) sekira pukul 18.30 WIB.
Jajaran Polsek Tingkir dan Polres Salatiga melakukan olah TKP (Tempat kejadian Perkara) dan mengevakuasi seorang pria yang ditemukan tewas diduga akibat gantung diri di salah satu rumah.
Korban pertama kali ditemukan oleh ibunya, J, 61, bersama RSA Aji, 38, tetangga korban.
Kapolres Salatiga AKBP Veronica melalui Kapolsek Tingkir menjelaskan bahwa penemuan jasad korban berawal saat ibu korban kesulitan menghubungi korban.
Ia lantas meminta bantuan tetangga korban untuk mengecek anaknya karena tak kunjung merespon panggilan telepon.
Saat keduanya mendatangi rumah korban, mereka mendapati pintu dalam keadaan tidak terkunci dan menemukan korban telah tergantung di kusen pintu dapur.
“Mengetahui hal tersebut, saksi bersama warga sekitar segera melaporkan ke Polsek Tingkir. Personel piket langsung mendatangi TKP bersama Unit Inafis Polres Salatiga untuk melakukan olah tempat kejadian perkara,” terang Kompol Daryono, S.E.
Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Diperkirakan korban telah meninggal sejak sekitar pukul 13.00 WIB, berdasarkan rekaman video terakhir yang dikirimkan kepada istrinya.
Atas permintaan keluarga, jenazah tidak dibawa ke RSUD untuk dilakukan autopsi. Polisi kemudian menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Kapolres Salatiga menyampaikan turut berduka cita dan mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama bagi individu yang mengalami tekanan atau gejala depresi.(sas)
Artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi, jika Anda memiliki permasalahan depresi jangan berfikir untuk mengakhiri hidup. Anda bisa berkonsultasi melalui layanan konseling ke psikolog maupun psikiater untuk mendapatkan informasi dan layanan kesehatan jiwa atau mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling.
Editor : Baskoro Septiadi