Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Menerobos Tembok Cina Perbedaan, FTIK UIN Salatiga Jalin Kerjasama Pendidikan

Dhinar Sasongko • Jumat, 13 Desember 2024 | 23:28 WIB
Dekan FTIK UIN Salatiga, dalam forum Benchmarking dan penandatanganan MoA antara FTIK UIN Salatiga dengan FTIK IAI Tabah Lamongan, KKMI Kabupaten Semarang, dan STIAB Smara Tungga Boyolali.
Dekan FTIK UIN Salatiga, dalam forum Benchmarking dan penandatanganan MoA antara FTIK UIN Salatiga dengan FTIK IAI Tabah Lamongan, KKMI Kabupaten Semarang, dan STIAB Smara Tungga Boyolali.

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA - "Perbedaan bukanlah tembok Cina yang membatasi, melainkan kekuatan yang menyatukan".

Pameo ini menjadi prinsip yang diusung oleh FTIK UIN Salatiga dalam pengelolaan lembaganya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Rasimin, M.Pd., Dekan FTIK UIN Salatiga, dalam forum Benchmarking dan penandatanganan MoA antara FTIK UIN Salatiga dengan FTIK IAI Tabah Lamongan, KKMI Kabupaten Semarang, dan STIAB Smara Tungga Boyolali.

Acara ini berlangsung di ruang rapat utama Gedung Ahmad Dahlan, pada Jumat (13/12/2024).

Lebih lanjut, Prof. Rasimin menjelaskan, "Pameo ini menggema sebagai mantra dalam pengelolaan lembaga, mengubah perbedaan menjadi sumber kekuatan yang menyatukan, bukan sekadar tembok pemisah. Dalam perspektif ini, setiap keberagaman—baik dalam ide, latar belakang, maupun pendekatan—menjadi bahan bakar bagi inovasi dan kreativitas tanpa batas."

Ia menambahkan, "Lembaga tumbuh menjadi ruang di mana perbedaan dihargai dan dijaga, menciptakan atmosfer kolaboratif yang menumbuhkan rasa saling menghormati. Dengan budaya yang saling menguatkan ini, lembaga akan menjadi lebih inklusif, sekaligus gesit dalam mencapai tujuan. Dengan semangat ini, kami menyambut baik semua lembaga yang hendak bekerja sama dengan FTIK UIN Salatiga."

Sementara itu, Ketua KKMI Kabupaten Semarang, Muhammad Agus Busaeri, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan, "Ini adalah kerjasama kedua antara kami dan FTIK UIN Salatiga, yang pertama kali dilaksanakan dengan Program Pascasarjana. Kami berharap kerjasama ini dapat semakin memenuhi kebutuhan pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pengajaran dan pengelolaan lembaga."

"Lebih dari itu, melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat memperkenalkan lebih luas potensi dan kontribusi positif lembaga kami. Semoga kerjasama ini membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat dan memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di Kabupaten Semarang," tambahnya.

Dekan FTI IAI Tabah Lamongan, Nur Hakim, M.Ag., juga menyampaikan, "Pada tahun 2021, kami telah menjalin kerjasama dengan FTIK UIN Salatiga, dan kali ini kami melanjutkan langkah tersebut. Kami memilih UIN Salatiga sebagai mitra karena banyaknya keunggulan yang dimiliki oleh kampus ini, terutama dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi."

"Kami percaya, dengan kualitas akademik, penelitian, pengajaran, dan pengabdian masyarakat yang dimiliki UIN Salatiga, kampus ini dapat menjadi teladan bagi perguruan tinggi lain. Kami berharap, melalui kerjasama ini, kami dapat bersama-sama maju dan berkembang, menjadikan kampus kami seperti UIN Salatiga yang terus memberi dampak positif bagi masyarakat," ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan, Pengembangan Kerjasama, dan Kemahasiswaan STIAB Smara Tungga, Budi Utomo, P.Hd., menyatakan, "Kami sangat bersemangat untuk melanjutkan kerjasama ini, yang dimulai dengan Rektor dan Program Pascasarjana UIN Salatiga. Kerjasama ini memberikan kesempatan bagi kami untuk belajar banyak, mengingat UIN Salatiga adalah satu-satunya PTKIN di Salatiga dan bisa kami anggap sebagai 'saudara tua' yang telah lebih dulu berkontribusi dalam pendidikan tinggi."

"Salah satu alasan utama kami melanjutkan kerjasama ini adalah transformasi yang sangat cepat yang telah dilakukan oleh UIN Salatiga dalam berbagai bidang. Keberhasilan UIN Salatiga menjadi inspirasi bagi kami dalam mengembangkan kampus dan mencerdaskan kehidupan bangsa, sesuai dengan visi pendidikan yang berorientasi pada kemajuan dan pengabdian kepada masyarakat. Semoga melalui kolaborasi ini, kami dapat bersama-sama mewujudkan tujuan mulia tersebut," tambahnya.

Kerjasama ini membuka ruang bagi FTIK UIN Salatiga dan mitra pendidikan untuk saling menguatkan, mengubah perbedaan menjadi inovasi.

Dengan semangat kolaborasi, mereka bersama-sama bergerak maju, menciptakan dampak positif yang lebih besar untuk dunia pendidikan Indonesia.(sas)

Editor : Tasropi
#IAI Tabah Lamongan #UIN Salatiga #Tembok Cina