RADARSEMARANG.ID, SALATIGA - Dunia saat ini menghadapi situasi future shock yang ditandai dengan ketidakpastian.
Dalam kondisi seperti ini, benteng pertahanan terbaik adalah membangun sinergi dan kerja sama yang erat.
Hal ini disampaikan oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd., dalam forum kunjungan Madrasah Aliyah Negeri 1 Semarang dan Madrasah Tsanawiyah NU Salatiga ke FTIK UIN Salatiga pada Senin (11/11/2024).
Prof. Dr. Rasimin menjelaskan, "Bertolak dari situasi ini, FTIK selalu terbuka untuk menyulam dan menjalin sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Madrasah Aliyah Negeri 1 Semarang dan Madrasah Tsanawiyah NU Salatiga. Kami memiliki berbagai program yang dapat ditawarkan untuk pengabdian madrasah, seperti pendampingan Kurikulum Merdeka sebagai fasilitator, pembuatan soal, dan kegiatan lainnya yang relevan," ujarnya.
Ia menambahkan, "Visi kami sejalan dengan kedua lembaga pendidikan ini. Kami siap bergerak cepat untuk mencapai tujuan bersama. Kerja sama ini tidak hanya sekadar tertulis di atas kertas, tetapi akan kita wujudkan bersama guna mencetak generasi bangsa yang tangguh dan berdaya saing tinggi. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan dan mencetak sumber daya manusia yang unggul."
Sementara itu, H. Sugiono, M.Ag., M.Pd., Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Semarang, menyampaikan, "Sekolah kami diamanahi oleh pemerintah untuk menyelenggarakan sekolah berbasis digital, dan program ini mendapat sambutan yang positif," ujarnya.
Lebih lanjut, H. Sugiono menjelaskan, "Namun demikian, dalam pelaksanaannya, kami masih membutuhkan tambahan pengetahuan terkait teknologi digital. Kami melihat FTIK UIN Salatiga memiliki program studi yang unggul dalam pengembangan ilmu sains berbasis digital. Oleh karena itu, kami ingin belajar lebih jauh bersama FTIK agar program sekolah berbasis digital yang kami rintis semakin matang dan terarah," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Arzukoh, S.Ag., Kepala Madrasah Tsanawiyah NU Salatiga, turut mengulas kajian musikologi yang dikembangkan oleh FTIK UIN Salatiga.
"Dari berbagai sumber, kami mendengar FTIK memiliki dosen-dosen pendidikan musik yang sangat kompeten," ujarnya.
Arzukoh menambahkan, "Sekolah kami memiliki grup drumband, dan kami ingin terus mengembangkan grup tersebut. Di sinilah kami berharap FTIK UIN Salatiga dapat membimbing sekolah kami, baik dalam pengembangan grup drumband maupun aspek kognitif siswa," imbuhnya.
Acara ini diakhiri dengan penandatanganan kerja sama antara ketiga belah pihak.
Penandatanganan disaksikan oleh para wakil dekan, ketua jurusan, sekretaris jurusan, ketua program studi, serta dosen FTIK UIN Salatiga.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dapat memperkuat kualitas pendidikan dan membuka peluang baru bagi pengembangan potensi siswa di masing-masing sekolah.(sas)
Editor : Tasropi