Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Berikan Sosialisasi Pengamanan Instalasi Listrik, PLN Imbau Keselamatan Warga

Nurfa'ik Nabhan • Selasa, 26 Maret 2024 | 21:22 WIB

 

Pihak PLN ULTG Salatiga saat memberikan sosialisasi kepada warga Desa Kebondalem. NURFAIK NABHAN/Jawa Pos Radar Semarang
Pihak PLN ULTG Salatiga saat memberikan sosialisasi kepada warga Desa Kebondalem. NURFAIK NABHAN/Jawa Pos Radar Semarang

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - PLN ULTG Salatiga memberikan sosialisasi terkait dengan pengamanan instalasi listrik di Desa Kebondalem, Kecamatan Jambu Selasa (26/3).

Selain itu warga yang datang juga dihimbau untuk menjaga keselamatan terutama yang ada dibawah SUTT.

TL K3 Lingkungan dan Keamanan PLN ULTG Salatiga, Syukron Alhakim mengatakan sosialisasi tersebut menghadirkan masyarakat terutama yang masyarakat terdampak SUTT.

Disamping itu, pihaknya juga memberikan beberapa penjelasan terkait dengan penebangan pohon yang berada di bawah SUTT.

"Karena banyak kegiatan seperti penebangan yang menyebabkan padamnya instalasi hingga menelan korban jiwa," ungkapnya.

Hal tersebut yang mendasari sosialisasi tersebut dilaksanakan. Dimana sosialisasi ini rutin dilakukan setiap tiga bulan sekali dan berlaku pada semua unit pelayanan.

"Kalau di tahun lalu kita sosialisasi di sekolah karena saat itu banyak anak-anak yang bermain layang-layang," terangnya.

Desa Kebondalem sendiri merupakan salah satu desa yang memiliki banyak pohon yang berada di jalur SUTT Bawen hingga Magelang.

Maka dari itu perlu dilakukan sosialisasi agar masyarakat tidak menebang pohon secara sembarangan.

"Karena dari awal 2023 sampai sekarang sudah ada tiga kejadian penebangan menyebabkan padamnya listrik," jelasnya.

Tidak hanya itu di bulan Desember, pihaknya juga melakukan sosialisasi ke penebang. Serta menandai pohon-pohon yang sudah dalam kategori berbahaya atau kritis dengan menempelkan stiker penanda.

"Lalu kami juga memberikan kontak kami kepada warga untuk dihubungi jika melakukan penebangan sehingga bisa kita awasi," tambahnya.

Syukron menyebutkan dengan adanya sosialisasi ini pihaknya bisa berinteraksi dan berdialog secara langsung dengan masyarakat. Serta menerima masukan-masukan untuk mendukung keselamatan warga.

"Agar masyarakat tidak hanya tahu petugas PLN hanya sebagai petugas minta untuk penebangan dan pembayaran," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kebondalem, Nur Kholik berharap dengan adanya sosialisasi tersebut warga bisa tahu bahayanya ketika terdapat pohon tinggi di dekata SUTT.

Dan mereka bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak membahayakan bagi warga dan instalasinya.

"Di kebondalem sendiri terdapat tiga SUTT yang berada di area perkebunan dan ada sebagian yang meintasi perkampungan untuk kabelnya," ujarnya.

Pemerintah desa juga sudah menghimbau warga ketika terdapat hal-hal yang membahayakan bisa langsung melaporkan ke perangkat desa ataupun petugas PLN.

Dan jika terdapat pohon yang sudah tinggi dan mendekati kabel SUTT segera melapor agar cepat untuk dilakukan penebangan.

"Sejauh ini belum ada laporan kejadian yang berhubungan dengan instalasi SUTT di Desa Kebondalem," pungkasnya. (nun/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#PLN