RADARSEMARANG.ID, SALATIGA - Hari ini, Sabtu (29/7) Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga menggelar wisuda ketiga program sarjana dan magister.
Sebanyak 662 mahasiswa diwisuda oleh Rektor UIN Salatiga Prof Zakiyuddin Baidhowy di auditorium dan student center.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Muh. Saerozi mengatakan, wisuda kali ini agak berbeda daripada tahun lalu. Kegiatan wisuda digabungkan dengan puncak perayaan Dies Natalis ke-53 UIN Salatiga.
Saat wisuda akan disampaikan hadiah lomba yang disampaikan secara simbolis. Sementara yang lainnya akan diumumkan pada acara puncak Agustusan.
Ia berharap, wisudawan nantinya berguna dan berdaya guna. Kebermanfaatan alumni UIN Salatiga berdampak nyata bagi masyarakat.
"Saya rasa UIN makin lama makin banyak peminatnya dan kualitasnya juga semakin nampak. Dipercaya publik maupun pemerintah," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Happy Putri Fitrin Ariyana merupakan wisudawati terbaik UIN Salatiga. selama empat tahun usai melewati lika liku perjalanan.
Ia mengenang proses pembuatan skripsi yang menjumpai banyak kendala. Mulai laptop rusak dan harus bolak balik ke tempat fotokopi terdekat kampus.
"Pinjam teman sungkan, minta orang tua malu, akhirnya pinjam komputer tukang fotokopi belakang kampus," akunya.
Ia sempat pesimistis tak lulus tepat waktu. Sebab sedari awal perempuan asal Bergas, Kabupaten Semarang itu berambisi lulus tepat waktu dan cumlaude.
Usahanya kerasnya itu mengantarkannya menjadi wisudawati terbaik pada Wisuda ke-3 UIN Salatiga. Ia berharap, UIN Salatiga menjadi kampus favorit yang lebih berkualitas dan mencetak lulusan yang dapat bersaing dengan dunia luar.
"Jangan malu bertanya, karena dari bertanya kita mendapat pengetahuan. Namun malulah ketika kita tidak berani bertanya kemudian mengakibatkan kebodohan (ketidaktahuan)," tambahnya.
Acara wisuda akan diisi dengan sambutan, amanat, dan penghargaan terhadap wisudawan terbaik dari tingkat Institut, Fakultas, hingga Program Studi. Dari 662 wisudawan 60 diantaranya merupakan program magister.
Jumlah itu berasal dari mahasiswa S2 Pendidikan Agama Islam (25); S2 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (22); S2 Ekonomi Syariah (13).
Sementara, untuk program sarjana terbanyak dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan yang berjumlah 244.
Terdiri dari S1 Pendidikan Agama Islam (99); S1 Pendidikan Bahasa Arab (12); S1 Tadris Bahasa Inggris (33); S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (27).
S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini (3); S1 Tadris IPA (27); S1 Tadris Matematika (35); S1 Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (8).
Peserta wisuda terbanyak kedua yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan 158 orang. Terdiri dari S1 Perbankan Syariah (54); S1 Ekonomi Syariah (46); S1 Akuntansi Syariah (31); S1 Manajemen Bisnis Syariah (27).
Disusul Fakultas Syariah yang berjumlah 93 orang. S1 Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) (25); S1 Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) (47); S1 Hukum Tatanegara (Siyasah Syar`iyyah) (21).
Fakultas Dakwah sebanyak 81 orang. Di antaranya S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam (36); S1 Manajemen Dakwah (9); S1 Pengembangan Masyarakat Islam (14); S1 Psikologi Islam (22).
Terakhir Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora sebanyak 26 orang. S1 Sejarah Peradaban Islam (5); S1 Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir (13); S1 Ilmu Hadis (3); S1 Bahasa dan Sastra Arab (2); dan S1 Aqidah dan Filsafat Islam (3). (mia/fth)
Editor : Agus AP