Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Jelang Derby Jateng, Inilah 4 Fakta Menarik Seputar Laga Persis Solo vs PSIS Semarang

Sulistiono • Kamis, 15 Agustus 2024 | 20:09 WIB
Instagram.
Instagram.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dua tim Liga 1 asal Jawa Tengah, Persis Solo dan PSIS Semarang bakal bersua di pekan kedua lanjutan Liga 1 Indonesia musim 2024/2025.

Kedua tim rencananya bakal bentrok di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (17/8/24). Pertemuan kedua klub ini di balut dengan nama Derby Jateng.

Pertemuan kedua tim yang bertetangga kota ini selalu menarik dan memantik perhatian kalangan bola di Jawa Tengah, maklum ada gengsi dan prestise tersendiri bagi kedua klub. 

Dan inilah fakta-fakta yang mengiringi pertemuan kedua tim, Persis Solo dan PSIS Semarang menjelang bentrok yang di prediksi bakal berlangsung sengit dan panas.

Apa saja fakta-fakta jelang derby Jateng ini, berikut fakta-faktanya:

1. Duel Dua Tim Terluka

Menariknya, dalam pertandingan kedua Liga 1 ini, baik PSIS Semarang maupun Persis Solo, sama-sama mengawali kompetisi dengan catatan kurang mengenakkan.

Persis Solo di hajar PSM Makasar 3-0 saat melawat ke kandang PSM. Sementara PSIS di permalukan tamunya Persita Tangerang 1-0.

Menilik hasil yang kurang memuaskan di awal kompetisi, pantas di sebut pertemuan Persis Solo versus PSIS Semarang ini di sebut sebagai duel dua tim terluka. Karena keduanya sama-sama terluka, saat mengawali Liga 1.

2. Persis Solo lebih banyak menang atas PSIS

Pertemuan PSIS versus Persis Solo baik di ajang resmi Liga 1 maupun kejuaraan seperti Piala Presiden, sudah berlangsung 9 kali, dengan catatan Persis Solo menang 4 kali, PSIS baru dua kali dan tiga kali berakhir draw. Persis Solo secara head to head pertemuan lebih unggul atas PSIS Semarang.

3. Liga 1 2023, Klasemen PSIS lebih unggul

Di klasemen akhir musim kompetisi 2023/2024, PSIS Semarang berhasil finish di peringkat ke enam, unggul satu tingkat atas Persis Solo yang finish di peringkat ke tujuh.

PSIS di akhir kompetisi meraup 53 point, hasil 15 kali menang, 8 kali seri dan 11 kali kalah.

Sementara Persis Solo yang finish di urutan ke tujuh, meraup 50 point, hasil 14 kali menang, 8 kali draw dan 12 kali kalah.

Namun, secara produktivitas gol, Persis Solo lebih unggul atas PSIS, dengan mencetak 50 gol, sedang PSIS Semarang 49 gol.

4. Basis suporter sama-sama kuat

Laiknya kontestan Liga 1, setiap klub memiliki basis supporter yang besar dan militant, terutama klub-klub tradisional, yang dulu pernah berkirah di liga Perserikatan, seperti Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSIS Semarang dan Persis Solo.

PSIS di dukung dua kelompok supporter yang cukup militant yakni Panser Biru dan Snex. Kedua kelompok supporter ini sangat loyal, selalu mendukung PSIS bertanding di manapun baik di kandang maupun luar kandang.

Sementara laskar Sambenyawa di dukung kelompok supporter Pasoepati, yang juga tak kalah militannya.

Mereka dalam jumlah besar akan mengikuti kemanapun Persis bertanding baik di kandang Stadion Manahan maupun luar kandang. (sls/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#persis solo #PSIS Semarang #Derby Jateng