Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Arema FC vs PSIS Semarang, Matangkan False Nine, Mahesa Jenar Pantang Minder Tanpa Striker

Muhammad Iqbal Amar • Senin, 5 Februari 2024 | 15:54 WIB
Winger PSIS Gali Freitas bakal jadi andalan lini depan di laga menghadapi Arema FC nanti. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)
Winger PSIS Gali Freitas bakal jadi andalan lini depan di laga menghadapi Arema FC nanti. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Menghadapi Arema FC di lanjutan Liga 1, PSIS Semarang dalam kondisi yang kurang menguntungkan karena kehilangan dua pemain penting di lini depan dan belakang.

Setelah ditinggal Carlos Fortes usai melakoni laga tunda dengan Persebaya Surabaya, kali ini PSIS Semarang juga kehilangan Lucas Gama dengan alasan berbeda.

Bek tengah asal Brasil yang akrab dipanggil Lucao itu tak bisa merumput lantaran hukuman akumulasi kartu kuning.

Dengan demikian, head coach PSIS Gilbert Agius sudah pasti bakal mengubah komposisi serta taktik timnya menghadapi Arema.

Perubahan pertama karena absennya bek andalan PSIS Lucas Gama. Sebagai gantinya, coach Gilbert Agius kemungkinan menyiapkan duet Wahyu Prasetyo dan Dewangga di center bek.

Sebenarnya pelatih asal Malta itu bisa saja memainkan opsi duet Wahyu Prasetyo dan Ahmad Syiha Buddin. Hanya saja, Syiha tampil kurang maskimal ketika dicoba di laga away versus Borneo FC (9/12/2023) dan versus Persebaya (30/1/2024).

Dengan ditariknya Dewangga ke pos bek tengah, Gilbert Agius juga harus memainkan opsi lain di pos double pivot yaitu memainkan duet Baubakary Diarra-Evan Dimas atau Baubakary Diarra-Tri Setiawan.

Jika ditilik dari kebutuhan, kemungkinan PSIS akan memainkan Evan Dimas sejak awal mengingat mantan pemain nasional itu merupakan mantan pemain Arema FC yang didatangkan PSIS di tengah musim ini. Yang paling ditunggu tentunya adalah komposisi lini depan Mahesa Jenar.

Lawan Arema FC adalah ujian pertama PSIS tanpa striker murni pascahengkangnya predator Carlos Fortes. Bahkan di bangku cadangan PSIS sama sekali tidak punya stok pemain striker murni.

Kondisi tersebut akan memaksa coach Agius memainkan false nine dengan menurunkan empat pemain bertipikal gelandang dan sayap sekaligus yaitu Gali Freitas, Vitinho, Taisei Marukawa dan juga Septian David Maulana.

Menariknya, pada pertemuan pertama kedua tim musim ini di Stadion Jatidiri Semarang (9/8/2023) lalu, PSIS juga tampil menggunakan false nine dan akhirnya menang 2-0 melalui brace Septian David Maulana.

Namun dalam pertemuan tersebut coach Gilbert Agius menurunkan kuartet Gali Freitas, Septian David Maulana, Gian Zola dan juga Riyan Ardiansyah untuk membombardir lini depan Singo Edan.

"Memang Fortes memiliki perjalanan baru di hidupnya mungkin kesempatan atau sesuatu yang lebih besar dan PSIS harus mengikhlaskan ini. PSIS terus melihat kedepan untuk selalu bermain yang terbaik mencari opsi dan solusi lain," kata Agius Minggu (4/2). (mia/bas/ton)

Editor : Baskoro Septiadi
#PSIS #lucas gama #Arema FC #gilbert agius #liga 1 #Carlos Fortes