RADARSEMARANG.ID, Semarang – PSIS akan kembali melakoni laga tandang dalam lanjutan Liga 1 2022/2023. Tim berjuluk Mahesa Jenar akan menantang Persikabo 1973 di Stadion Pakansari Kabupaten Bogor Selasa (21/2/2023) sore nanti.
Wahyu Prasetyo dkk harus segera melupakan hasil kurang memuaskan pada laga sebelumnya karena ditahan imbang 1-1 oleh Persis Solo di Stadion Jatidiri. PSIS harus mencari pengganti poin kandang yang hilang dalam lawatan ke Bogor kali ini.
Yang menarik, tim berjuluk Laskar Padjajaran itu sekarang dihuni beberapa mantan pemain Mahesa Jenar. Sebut saja bek kanan Gilang Ginarsa, gelandang muda Tegar Infantrie, Komarudin dan yang terbaru adalah gelandang Guntur Triaji yang memutuskan hijrah tengah musim lalu. Keempat pemain tersebut sore nanti bisa saja menyulitkan Mahesa Jenar mengingat selama ini selalu mendapat tempat reguler di tim tim asuhan Aidil Sharin Sahak.
Selain itu, Persikabo juga merombak komposisi pemain asing mereka dengan mendatangkan Pedro Henrique serta eks bomber Persebaya Silvio Junior. Dengan begitu saat ini ada empat pemain asing Persikabo yang memiliki darah Brasil.
Seperti diketahui sebelumnya Laskar Padjajaran sebelumnya sudah memiliki dua pemain Brasil yaitu Lucas ‘Lucao’ Gama Moreira dan Bruno Dybal. Kemudian saat ini ditambah Silvio Junior merupakan pemain berkewarganegaraan Brasil. Sementara Pedro Henrique, sekalipun berpaspor Timor Leste, juga memiliki darah Brasil.
PSIS sendiri saat ini sudah memboyong 21 pemain mereka ke Bogor. Minus Carlos Fortes yang dirundung cedera, Mahesa Jenar membawa skuat terbaik mereka. Karteker pelatih PSIS M Ridwan mengakui masalah utama mereka kali ini adalah mepetnya masa recovery.
"Kami hanya punya waktu sedikit untuk persiapan setelah lawan Persis Jumat (17/2) lalu. Tapi semua tim juga mengalami itu termasuk Persikabo jadi kami tetap bertekat mengambil tiga poin dengan ketidakidealan masa persiapan ini," kata Ridwan.
Mantan pemain Nasional itu juga meminta timnya untuk waspada. Karena meskipun 13 laga berturut-turut belum pwrnah menang, Persikabo dihuni oleh pemain berpengalaman dan juga pemain-pemain muda potensial.
"Untuk kali ini kita abaikan catatan pertandinagn dan klasemen Persikabo. Karena kami juga kaget kenapa Persikabo belum bisa menang padahal dari analisis kami mereka selalu menampilkan sepakbola yang atraktif. Makanya kami databg disini dengan kewaspadaan yang ekstra untuk bisa meraih poin penuh," sambung Ridwan.
Senada dengan PSIS, head coach Persikabo Aidil Sharin Sahak juga mengeluhkan masa recovery dimana Andy Setyo dkk hanya punya waktu dua hari persiapan setelah lawan Borneo FC. Pihaknya juga berhatap timnya bisa bangkit dan meraih kemenangan perdana setelah 13 laga belum menang.
"Saya masih percaya kepada pemain saya mereka mau menunjukkan dan bangkit dengan motivasi dan semangat yang ada sekarang," kata pekatih berpaspor Singapura itu.
Pihaknya juga masih menunggu kondisi Pedro Henrique yang saat ini kondisinya belum 100 persen."Kita harap Pedro kembali dalam seminggu lagi dan kita akan lihat progresnya," bebernya. (bas)
Persikabo 1973 (4-3-3)
Pelatih: Aidil Sharin Sahak
Kiper: Syahrul
Belakang: Gilang, Andy ©, Lucao, Lucky
Tengah: Bruno, Tegar, Guntur
Depan: Komarudin, Silvio, Dimas
PSIS (4-2-3-1)
Pelatih: Gilbert Agius
Kiper: Satryo
Belakang: Bayu, Dewangga, Wahyu Prast ©, Fredyan
Tengah: Ryo, Luthfi
Tengah Depan: Marukawa, Septian, Vitinho
Depan: Hari Nur