Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Taj Yasin Sebut Islah Jadi Langkah Awal Satukan PPP Menuju Senayan 2029

Khafifah Arini Putri • Rabu, 8 Oktober 2025 | 16:18 WIB
Sekjen PPP, Taj Yasin Maimoen
Sekjen PPP, Taj Yasin Maimoen

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Taj Yasin Maimoen angkat bicara soal islah atau perdamaian antara dua kubu di tubuh PPP. Yakni kubu Mardianto dan Agus Suparmanto.

Menurutnya islah ini bentuk rekonsiliasi penting demi menyatukan partai menuju Pemilu 2029. Terlebih saat ini PPP tak mendapat kursi di Senayan.

"Alhamdulillah, hasil Muktamar ke-10 seperti yang saya sampaikan, hasil dari Muktamar itu enggak mungkin hasilnya ada dua,” ujar Taj Yasin saat ditemui di Rumahnya, Kawasan BSB City Semarang, Selasa (7/10) malam.

Ia menegaskan, tujuan utama dari proses islah PPP ini adalah untuk menjaga keutuhan partai. Sehingga ke depan tidak kembali mengalami dualisme seperti yang pernah terjadi pada 2014 silam.

Pihaknya mengaku ada penurunan kinerja PPP mulai dari Pemilu 2014 ke 2019. Ditambah tahun 2024 PPP tak mendapat kursi di Senayan. Kejadian ini turut memperparah eksistensi PPP di masyarakat.

"Sehingga saya sampaikan bahwa kita harus rekonsiliasi, kita harus islah dan ini tidak bisa pengurus itu langsung disatukan semuanya. Artinya ada komunikasi-komunikasi lanjutan yang akan kita bahas di tubuh pengurus DPP Partai Persatuan Pembangunan yang kemarin sudah disahkan oleh Bapak Menteri Hukum," tegasnya.


Menurutnya, komunikasi antara kedua kubu berlangsung cukup cepat dan baik.

“Alhamdulillah, tidak butuh waktu lama kita bisa komunikasi. Karena waktu itu saya sampaikan, saya lama mendampingi Mbah Maimun. Di tahun 2014 dan sebelumnya juga sudah mulai ada kerak-kerak untuk dualisme, sehingga kami tidak ingin itu terjadi kembali,” ucapnya.

Taj Yasin menegaskan proses islah ini murni lahir dari internal partai tanpa ada intervensi pihak luar. Pihaknya juga menekankan, kesepakatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama seluruh kader.

“Saya berharap kawan-kawan dari DPP, DPW, maupun DPC dan anggota DPRD, baik tingkat I maupun tingkat II, harus solid bersama-sama membangun partai ini,” katanya.

Lebih lanjut, Taj Yasin menilai islah ini menjadi momentum penting untuk membawa PPP kembali ke Senayan pada Pemilu 2029. Menuurtnya semangat perubahan yang diusung dalam Muktamar ke-10 harus diwujudkan dalam bentuk kerja nyata.

“Mengingat kawan-kawan dari DPC dan DPU pengin kembali ke Senayan pada bulan Mei yang akan datang. Kita harus menerima semuanya dan berembuk. Yang jelas nanti kita sampaikan kepada kawan-kawan,” tandasnya. (kap)

Editor : Baskoro Septiadi
#Islah PPP #Partai Persatuan Pembangunan #Agus Suparmanto #Taj Yasin Maimoen