RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Pemkab Demak melalui Dinpermades P2KB berupaya memaksimalkan peran Kampung Keluarga Berencana (KB) melalui program Kampung Keluarga Berkualitas dengan mengusung tim Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) 2024.
Kepala Dinpermades P2KB Pemkab Demak, Taufik Rifai menyampaikan, untuk menjalankan program tersebut, pihaknya bekerjasama dengan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah.
Program DASHAT dibentuk di 243 desa dan 6 kelurahan di 14 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Demak. Program ini sangat membantu penanganan stunting di pedesaan.
Taufik mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Itu semua sebagai upaya menurunkan angka stunting melalui pendekatan konvergensi Kampung Keluarga Berkualitas di level desa dan kelurahan.
"Seperti kita ketahui, capaian Kampung Keluarga Berkualitas yang terbentuk pada 2023 telah 100 persen dengan penurunan stunting 6,7 persen. Kita berharap, pada 2024 penurunan stunting dengan adanya kampung keluarga ini bisa meningkat,"jelasnya.
Ditambahkan, dapur DASHAT merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting.
Utamanya, calon pengantin, ibu hamil, baduta, balita stunting terutama dari keluarga tidak mampu melalui pemanfaatan sumberdaya lokal termasuk bahan pangan lokal yang dapat dipadukan dengan sumberdaya atau kontribusi dari mitra lainnya.
"Kita maksimalkan penyelenggaraan DASHAT dalam upaya menyatukan komitmen mitra kerja di Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Kabupaten Demak,"ujarnya.
Seperti diketahui, Pemkab Demak dalam mengatasi stunting telah melaunching DASHAT pada 2023 di Kampung KB lokus stunting, yaitu di Desa Temuoroso, Kecamatan Guntur. Ketika itu, program ini merupakan kolaborasi dengan perguruan tinggi pendamping dan pemerintah desa setempat.
Dukungan stakeholder dalam pelaksanaan DASHAT turut memberikan harapan terkait penanganan stunting di Kabupaten Demak dapat berjalan mulus. (Adv/web/2.268 karakter/hib)
Editor : Agus AP