RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN - Ratusan warga kecamatan Pekalongan Barat memadati operasi pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) sinergi dengan Bulog dan Bank Indonesia.
Masyarakat setempat merasa terbantu dan bisa mengurangi beban mereka, karena melambungnya harga pangan.
“Kegiatan ini sangat meringankan kami, apalagi saat kondisi kebutuhan pokok masih tinggi,” ucap Khumaidah, warga Podosugih RT 05/RW 01 Pekalongan Barat, di halaman kantor Kecamatan setempat pada Kamis (16/11).
Baca Juga: Dua Pesawat TNI AU Jatuh di Pasuruan, Begini Kesaksian Warga Desa Puspo
Karena pada operasi pasar kali ini, harga yang dijual lebih murah ini.
Yang mana, dengan bayar Rp 80 ribu sudah mendapat beras 5 kg, gula pasir 1 kg dan minyak 1 liter.
“Kalau bisa sesering mungkin dan jumlah paketnya diperbanyak lagi karena membantu masyarakat menengah ke bawah,” harapnya.
Ditambahkan Kepala Dinperpa Kota Pekalongan, Muadi melalui kepala bidang ketahan pangan, Ani Kusumaningrum menyampaikan, kegiatan ini memang bertujuan menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan ketersediaan pasokan pangan.
“Di operasi pasar murah yang kelima ini, ita menyediakan 500 paket, Alhamdulillah antusias masyarakat begitu tinggi,” ucapnya.
Paket sembako yang disediakan dalam operasi pasar murah ini, yaitu 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir dan 1 liter minyak goreng yang dibanderol harga 80 ribu rupiah.
Adapun mekanisme pelaksanaan pasar murah dilakukan dengan pembagian kupon kepada masyarakat setempat.
Yang memiliki kupon bisa antri membeli paket sembako yang sudah disediakan.
Peserta bisa langsung membayar sesuai dengan harga, dan wajib menyerahkan kupon kepada panitia.
Setelah itu masyarakat mendapatkan paket sembako tersebut.
“Walaupun paket yang dijual tidak banyak, harapannya tetap bisa membantu masyarakat setempat. Mengingat saat ini harga kebutuhan pokok cenderung tinggi,” tandasnya.(han)
Editor : Agus AP