Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Wali Kota Pekalongan Minta IBI Turunkan Stunting dan AKI

Ida Nor Layla • Senin, 4 September 2023 | 20:23 WIB
ABADIKAN MOMEN : Pengurus IBI foto bersama dengan Wali Kota Achmad Afzan Arslan Djunaid saat peringatan HUT ke-72 IBI Pekalongan Sabtu (2/9/2023).
ABADIKAN MOMEN : Pengurus IBI foto bersama dengan Wali Kota Achmad Afzan Arslan Djunaid saat peringatan HUT ke-72 IBI Pekalongan Sabtu (2/9/2023).

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN–Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid meminta Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Pekalongan turut menurunkan angka stunting, angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB). Karena itu, IBI bisa bersinergi dengan stakeholder terkait.

“Saya harap IBI turut bersinergi dengan organisasi kesehatan yang lain seperti apoteker, ahli gizi, dan IDI," kata Wali Kota Aaf –sapaan akrab wali kota saat perayaan peringatan Hari Ulang Tahun  (HUT) ke-72 IBI di Ruang Jlamprang Setda Kota Pekalongan, Sabtu (2/9).

Lebih lanjut, dari data jumlah bidan di Kota Pekalongan ada 400 orang. Hal ini tentunya  ideal dengan jumlah penduduk di Kota Pekalongan. Untuk itu, IBI semakin bersinergi, kompak, solid, berkah, dan melayani lebih baik lagi sehingga angka stunting, AKI, dan AKB semakin turun.

Sementara itu, Ketua IBI Kota Pekalongan sekaligus Karesidenan Pekalongan, Zahidah mengaku siap berkolaborasi dengan pemerintah, melakukan upaya pemantauan di Posyandu. Menurutnya, stunting menjadi ranah semua pihak karena dengan mencegah stunting menjadi upaya memberikan gizi terbaik bagi anak-anak di Kota Pekalongan.

"IBI memberikan kontribusi khususnya teman-teman bidan di Puskesmas membantu memberikan PMT ke kecamatan-kecamatan di Kota Pekalongan berupa susu formula untuk usia 1-3 tahun," tandasnya. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Wali Kota Afzan Arslan Djunaid #Wali Kota Pekalongan #IBI Kota Pekalongan