RADARSEMARANG.ID – Mitsubishi Xforce vs Hyundai Creta menjadi salah satu perbandingan menarik bagi masyarakat yang sedang mencari SUV kompak untuk kebutuhan sehari-hari. Keduanya sama-sama menawarkan mesin berkapasitas sekitar 1.500 cc, kabin lima penumpang,
desain modern, fitur keselamatan, serta posisi berkendara yang lebih tinggi dibandingkan mobil jenis hatchback atau sedan. Namun, karakter keduanya cukup berbeda, mulai dari performa mesin, pengaturan suspensi, fitur, pilihan transmisi, hingga harga.
Mitsubishi Xforce hadir sebagai SUV kompak yang dikembangkan Mitsubishi untuk kebutuhan konsumen di kawasan Asia Tenggara. Mobil ini mempunyai dimensi panjang 4.390 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.660 mm, wheelbase 2.650 mm, dan ground clearance 222 mm. Ukuran tersebut membuat Xforce terlihat cukup besar di kelas SUV kompak sekaligus memberikan ruang kabin yang lega untuk penggunaan keluarga.
Sementara itu, Hyundai Creta mempunyai dimensi yang lebih ringkas. Creta generasi yang dipasarkan di Indonesia mempunyai panjang sekitar 4.315 mm, lebar 1.790 mm, tinggi 1.630 mm, dan wheelbase 2.610 mm.
Perbedaan dimensi tersebut membuat Xforce sedikit lebih panjang, lebar, tinggi, serta mempunyai jarak sumbu roda lebih panjang dibandingkan Creta. Bagi penggunaan sehari-hari, perbedaan ukuran ini dapat terasa pada ruang kabin, posisi duduk, radius manuver, dan karakter kendaraan ketika melewati jalan yang tidak rata.
Dari sisi desain, Mitsubishi Xforce membawa karakter SUV yang cukup kuat. Bagian depan menggunakan bahasa desain Dynamic Shield dengan bentuk lampu T-Shape yang menjadi salah satu ciri khasnya.
Proporsi bodinya juga dibuat tegas dengan overfender dan pilihan pelek berukuran besar pada varian tertentu. Desain tersebut membuat Xforce terlihat lebih berotot dan memberikan kesan SUV yang siap digunakan di berbagai kondisi jalan perkotaan.
Hyundai Creta memiliki pendekatan desain yang berbeda. Model ini menonjolkan tampilan modern melalui desain Parametric Jewel serta lampu yang terintegrasi dengan grille.
Bentuk bodinya cenderung membulat dibandingkan Xforce, tetapi tetap memberikan kesan SUV. Pada varian tertentu, Creta juga menawarkan panoramic sunroof, pelek berukuran lebih besar, serta berbagai aksen eksterior yang membuat tampilannya lebih premium.
Masuk ke bagian performa, Mitsubishi Xforce versi mesin bensin menggunakan mesin 1.5 liter MIVEC dengan kapasitas 1.499 cc. Mesin empat silinder tersebut menghasilkan tenaga sekitar 103-105 hp dengan torsi 141 Nm, tergantung standar spesifikasi yang digunakan.
Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi CVT. Karakter mesinnya lebih diarahkan untuk kebutuhan penggunaan harian dibandingkan mengejar akselerasi agresif.
Transmisi CVT pada Xforce memberikan perpindahan tenaga yang relatif halus ketika mobil digunakan di dalam kota. Karakter tersebut cocok untuk kondisi stop and go, terutama ketika kendaraan sering berhadapan dengan kemacetan. Ketika membutuhkan akselerasi tambahan, pengemudi dapat memanfaatkan karakter CVT dan mode berkendara yang tersedia pada varian tertentu.
Hyundai Creta versi mesin bensin 1.5 liter menggunakan mesin Smartstream G1.5 MPI berkapasitas sekitar 1.497 cc. Mesin tersebut menghasilkan tenaga sekitar 113 PS dan torsi sekitar 143,8 Nm.
Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan Xforce bensin dalam hal tenaga dan torsi. Creta juga tersedia dengan pilihan transmisi manual maupun IVT pada lini tertentu, sehingga memberikan pilihan lebih luas kepada konsumen.
Perbedaan karakter mesin tersebut membuat Hyundai Creta terasa cukup responsif untuk penggunaan perkotaan maupun perjalanan antarkota. Sementara Xforce lebih mengedepankan pengendaraan yang halus dan mudah dikendalikan.
Keduanya tetap cukup untuk kebutuhan keluarga, perjalanan kerja, mengantar anak sekolah, berbelanja, maupun perjalanan keluar kota. Untuk konsumsi bahan bakar, angka sebenarnya sangat bergantung pada kondisi lalu lintas,
gaya mengemudi, penggunaan AC, jumlah penumpang, kondisi ban, serta rute perjalanan. Karena itu, angka pengujian media tidak sebaiknya dianggap sebagai konsumsi BBM pasti untuk setiap pemilik kendaraan.
Dalam salah satu pengujian, Mitsubishi Xforce mencatat sekitar 11,4 km/liter ketika digunakan di perkotaan dengan kondisi macet. Saat lalu lintas lebih lancar, hasilnya mencapai sekitar 16,3 km/liter, sedangkan pada kecepatan konstan di jalan tol hasil pengujian dapat mencapai sekitar 24 km/liter berdasarkan pembacaan MID.
Pengujian lain mencatat Xforce sekitar 16 km/liter dalam kota dan 21,1 km/liter di jalan tol. Perbedaan tersebut menunjukkan betapa besar pengaruh kondisi perjalanan terhadap konsumsi bahan bakar.
Hyundai Creta juga menunjukkan konsumsi bahan bakar yang cukup kompetitif. Dalam pengujian detikOto terhadap Creta Prime, konsumsi bahan bakar tercatat sekitar 13,5 km/liter dalam kota dengan kecepatan rata-rata 20 km/jam.
Pada perjalanan yang didominasi jalan tol, hasilnya mencapai sekitar 20 km/liter berdasarkan pembacaan MID. Angka tersebut bukan angka resmi konsumsi seluruh pengguna, tetapi dapat menjadi referensi mengenai potensi efisiensi mobil dalam kondisi pengujian tertentu.
Untuk masyarakat yang sebagian besar menggunakan mobil di dalam kota, kedua mobil tersebut masih tergolong masuk akal dari sisi efisiensi. Namun, hasil konsumsi BBM harian akan lebih realistis jika dihitung berdasarkan rute yang biasa dilalui pemilik kendaraan.
Mobil yang digunakan setiap hari menghadapi kemacetan berat tentu akan menghasilkan angka berbeda dibandingkan kendaraan yang lebih banyak digunakan di jalan tol.
Mitsubishi Xforce mempunyai keunggulan pada karakter pengendalian dan ground clearance. Dengan ground clearance sekitar 222 mm, mobil ini memiliki jarak kolong yang cukup tinggi untuk menghadapi jalan rusak, polisi tidur, jalan bergelombang, maupun genangan dengan lebih percaya diri. Ukuran bodinya yang cukup besar juga membuat mobil terasa kokoh ketika digunakan perjalanan luar kota.
Sistem pengendalian Xforce juga didukung Active Stability Control dan pada varian tertentu terdapat mode berkendara Normal, Wet, Gravel, serta Mud. Fitur tersebut tidak mengubah Xforce menjadi kendaraan off-road, tetapi dapat membantu pengemudi menyesuaikan karakter respons mobil dengan kondisi permukaan jalan.
Hyundai Creta mempunyai karakter handling yang lebih mudah diterima untuk penggunaan perkotaan. Dimensi yang sedikit lebih kecil membuatnya relatif mudah ditempatkan di jalan sempit maupun area parkir.
Posisi duduk SUV memberikan visibilitas yang cukup baik sehingga pengemudi dapat lebih mudah memperkirakan posisi kendaraan ketika bermanuver.
Dari sisi kenyamanan, Xforce mempunyai salah satu keunggulan pada ruang kabin dan karakter suspensinya. Ukuran wheelbase yang lebih panjang turut membantu memberikan ruang yang cukup bagi penumpang. Mitsubishi juga menawarkan fitur seperti pengaturan kursi belakang dan sistem audio Dynamic Sound Yamaha Premium pada varian tertentu.
Kabin Xforce juga menawarkan tata letak yang cukup modern. Pada varian tertentu terdapat layar infotainment berukuran besar, layar instrumen digital, AC dual zone dengan Nanoe X, wireless charger, serta sejumlah fitur kenyamanan lain. Sistem audio Yamaha menjadi salah satu fitur yang cukup menarik bagi pengguna yang sering menghabiskan waktu di dalam mobil.
Hyundai Creta juga mempunyai sejumlah fitur kenyamanan yang menarik. Pada varian tertentu tersedia ventilated seat, panoramic sunroof, ambient lighting, panoramic integrated display, power tailgate, serta sistem audio premium Bose. Fitur tersebut membuat varian tinggi Creta mempunyai nuansa yang lebih premium dibandingkan varian dasarnya.
Dalam aspek keselamatan, kedua mobil sama-sama mempunyai fitur dasar seperti ABS, EBD, Brake Assist, kontrol stabilitas, dan sejumlah sistem keselamatan lainnya. Xforce menawarkan Blind Spot Warning, Rear Cross Traffic Alert, Hill Start Assist, Tire Pressure Monitoring System, dan fitur keselamatan aktif lainnya pada varian tertentu.
Baca Juga: Toyota Hilux vs Mitsubishi Triton, Sama-sama Diesel Tangguh Tapi Ada Perbedaan yang Berbeda
Creta juga memiliki teknologi Hyundai SmartSense pada varian tertentu. Fitur tersebut dapat mencakup Forward Collision-Avoidance Assist, Lane Keeping Assist, Lane Following Assist, Blind-Spot Collision-Avoidance Assist, serta Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist. Ketersediaan fitur sangat bergantung pada tipe yang dipilih, sehingga konsumen perlu melihat spesifikasi masing-masing varian sebelum membeli.
Berbicara kapasitas, Mitsubishi Xforce dan Hyundai Creta sama-sama dirancang untuk membawa lima orang. Xforce menawarkan dimensi eksterior yang sedikit lebih besar sehingga ruang kabinnya terasa cukup lega untuk keluarga. Creta juga menawarkan ruang kabin yang praktis dengan bagasi sekitar 433 liter berdasarkan data spesifikasi yang tercantum pada beberapa basis data otomotif.
Untuk kebutuhan keluarga, keduanya dapat digunakan untuk aktivitas harian seperti berangkat kerja, mengantar anak, berbelanja, perjalanan mudik, hingga perjalanan wisata. Xforce mempunyai keuntungan dari ground clearance dan dimensi, sementara Creta menawarkan bodi yang sedikit lebih ringkas sehingga lebih mudah digunakan di lingkungan perkotaan.
Bagian harga menjadi salah satu perbedaan penting. Berdasarkan informasi harga yang tersedia pada September 2026, New Xforce di situs resmi Mitsubishi mencantumkan harga mulai dari Rp445 juta untuk
Xforce HEV Premium Package dengan keterangan harga OTR Jabodetabek. Situs resmi tersebut juga menunjukkan pilihan HEV dan varian bensin dalam lini New Xforce, sementara harga dapat berbeda menurut varian, wilayah, warna, dan program dealer.
Sementara itu, New Creta yang ditawarkan Hyundai mempunyai rentang harga yang lebih lebar. Salah satu dealer resmi Hyundai mencantumkan harga mulai Rp307,8 juta untuk Active MT, Rp340,6 juta untuk Trend MT, Rp361,65 juta untuk Trend AT, Rp407,35 juta untuk Style AT, Rp438,5 juta untuk Prime AT, Rp473 juta untuk N Line AT, hingga Rp521 juta untuk N Line Turbo AT. Harga tersebut merupakan OTR yang tercantum pada halaman dealer dan dapat berubah berdasarkan wilayah maupun kebijakan penjualan.
Perbedaan harga tersebut membuat konsumen memiliki banyak pilihan konfigurasi. Creta memiliki rentang harga mulai dari varian entry level hingga mesin turbo dengan fitur lebih lengkap. Xforce juga kini mempunyai pilihan teknologi hybrid sehingga konsumen dapat mempertimbangkan efisiensi bahan bakar sebagai bagian dari biaya kepemilikan jangka panjang.
Untuk suku cadang, Mitsubishi mempunyai jaringan layanan purna jual yang sudah lama beroperasi di Indonesia. Ketersediaan komponen menjadi salah satu faktor yang penting bagi masyarakat karena mobil digunakan setiap hari dan membutuhkan perawatan berkala.
Mitsubishi juga memberikan garansi untuk suku cadang dan aksesori asli dengan ketentuan tertentu. Situs resmi Mitsubishi mencantumkan garansi suku cadang selama satu tahun atau 20.000 km, sedangkan garansi aksesori mencapai tiga tahun atau 60.000 km dengan syarat yang berlaku.
Baca Juga: Solar Nih Bos, Isuzu D-Max vs Mitsubishi Triton 2021:Siapa Lebih Tangguh dan Lebih Irit
Hyundai juga memperkuat layanan purna jualnya. Hyundai menyatakan memiliki program ketersediaan suku cadang asli dalam waktu 1x24 jam untuk 130 jenis suku cadang tertentu di lebih dari 100 dealer resmi di Indonesia, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
Dari sisi garansi kendaraan, Hyundai saat ini mencantumkan garansi 48 bulan atau 100.000 km untuk mobilnya, dengan ketentuan yang berlaku. Hyundai juga menyediakan program extended warranty untuk Creta, termasuk pilihan perpanjangan satu tahun atau 15.000 km.
Keunggulan Mitsubishi Xforce untuk masyarakat umum terletak pada desain SUV yang kuat, ground clearance tinggi, kabin lega, karakter suspensi yang nyaman, transmisi CVT yang halus, fitur keselamatan yang cukup lengkap pada varian tertentu, serta pilihan Xforce HEV bagi konsumen yang ingin teknologi elektrifikasi.
Kekurangannya, performa Xforce bensin bukan yang paling agresif di kelasnya. Konsumen yang menginginkan akselerasi cepat kemungkinan akan merasakan karakter mesin ini lebih mengutamakan kenyamanan daripada performa.
Kelebihan Hyundai Creta terletak pada pilihan varian yang luas, mulai dari mesin bensin standar hingga varian turbo, pilihan transmisi, fitur kenyamanan yang beragam, teknologi keselamatan pada tipe tertentu, serta dukungan purna jual yang terus dikembangkan.
Kekurangannya, harga varian tinggi dapat meningkat cukup jauh dibandingkan varian dasar. Selain itu, konsumen perlu memperhatikan perbedaan kelengkapan fitur karena tidak semua teknologi tersedia di setiap tipe.
Dari sisi penggunaan harian, Mitsubishi Xforce cocok untuk masyarakat yang menginginkan SUV dengan karakter berkendara nyaman, posisi tinggi, ground clearance besar dan tampilan lebih tegas. Mobil ini juga menarik bagi keluarga yang sering melakukan perjalanan luar kota dan membutuhkan kabin yang cukup lega.
Hyundai Creta lebih fleksibel untuk konsumen yang menginginkan banyak pilihan harga dan spesifikasi. Varian Active sampai Prime memberikan rentang pilihan yang cukup luas, sedangkan N Line dan N Line Turbo menyediakan alternatif bagi konsumen yang menginginkan tampilan dan performa lebih sporty.
Perlu diperhatikan pula bahwa Mitsubishi Xforce kini tidak lagi hanya berbicara mengenai mesin bensin. Mitsubishi telah menghadirkan Xforce HEV di Indonesia, dengan teknologi hybrid yang menawarkan karakter berkendara berbeda dari Xforce bensin.
Baca Juga: Hyundai Avega 2011 atau Toyota Yaris 2011? Adu Harga, BBM, Performa hingga Suku Cadang
Data pengujian yang dipublikasikan pada 2026 mencatat Xforce HEV dapat mencapai sekitar 20,8 km/liter pada rute Jakarta-Karawang dalam pembacaan MID, sementara pengujian perjalanan Jakarta-Bali yang dikutip sumber lain mencatat angka hingga 28 km/liter. Angka tersebut merupakan hasil pengujian tertentu, bukan jaminan konsumsi setiap pengguna.
Dengan demikian, perbandingan Mitsubishi Xforce vs Hyundai Creta pada 2026 semakin menarik karena konsumen tidak hanya membandingkan dua SUV bensin 1.5 liter. Pilihan mesin, teknologi hybrid, fitur keselamatan, kenyamanan, harga pembelian, biaya perawatan, serta kebutuhan penggunaan sehari-hari menjadi bagian penting dalam menentukan mobil yang paling sesuai.
Bagi masyarakat yang mencari SUV untuk keluarga, pekerjaan, mobilitas perkotaan dan perjalanan luar kota, spesifikasi di atas dapat menjadi referensi awal.
Konsumen tetap perlu melakukan test drive dan membandingkan harga OTR di wilayah masing-masing karena harga kendaraan, promo, bonus pembelian, biaya administrasi, serta ketersediaan unit dapat berbeda antara satu dealer dan dealer lainnya.
Pada akhirnya, Mitsubishi Xforce dan Hyundai Creta sama-sama mempunyai karakter yang kuat di pasar SUV kompak Indonesia. Xforce menonjolkan dimensi, ground clearance, kenyamanan dan karakter SUV yang kuat, sedangkan Creta menawarkan pilihan varian yang luas, mesin dengan karakter lebih beragam serta paket teknologi dan layanan purna jual Hyundai.
Untuk pembeli mobil baru, perbedaan tersebut lebih penting dibandingkan sekadar melihat angka tenaga mesin, karena mobil akan digunakan setiap hari dalam berbagai kondisi jalan dan kebutuhan keluarga.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi