Solar Nih Bos, Isuzu D-Max vs Mitsubishi Triton 2021:Siapa Lebih Tangguh dan Lebih Irit

RADARSEMARANG.ID – Memilih double cabin diesel bekas tahun 2021 tidak cukup hanya melihat tampilan, tenaga mesin, atau harga di iklan. Untuk konsumen yang benar-benar akan memakai kendaraan setiap hari, hal yang jauh lebih penting adalah konsumsi bahan bakar, kemampuan membawa beban, kenyamanan, handling, fitur keselamatan, jaringan bengkel, ketersediaan suku cadang, biaya perawatan, durability, sampai harga jual kembali.
Dua nama yang menarik untuk dibandingkan adalah Isuzu D-Max dan Mitsubishi Triton. Keduanya sama-sama dikenal sebagai pikap diesel 4x4 yang dapat digunakan untuk pekerjaan sekaligus kebutuhan transportasi harian.
Namun, ada satu hal penting yang harus diperhatikan ketika membicarakan D-Max tahun 2021: tahun tersebut merupakan masa peralihan model di Indonesia. D-Max generasi sebelumnya masih menggunakan mesin 2.5 liter, sedangkan All New D-Max diperkenalkan pada November 2021 dengan mesin diesel 1.9 liter. Isuzu sendiri menyebut All New D-Max sebagai perubahan model total.
Karena itu, konsumen yang mencari D-Max "2021" harus memastikan terlebih dahulu apakah unit yang dilihat merupakan D-Max generasi lama 2.5 VGS atau All New D-Max 1.9. Perbedaan tersebut cukup besar dan akan memengaruhi hasil perbandingan dengan Triton.
Untuk D-Max generasi lama yang masih beredar pada periode 2021, mesin 4JK1-TC 2.499 cc menghasilkan sekitar 136 PS dan torsi 320 Nm. Sementara All New D-Max yang diluncurkan pada November 2021 menggunakan mesin RZ4E-TC 1.898 cc dengan tenaga 150 PS dan torsi 35,7 kgm atau sekitar 350 Nm.
Baca Juga: Benarkah Isi Pertalite dan Solar di SPBU Pertamina Harus Menunjukkan STNK? Begini Penjelasannya
Mitsubishi Triton 2021 di Indonesia sendiri menggunakan mesin diesel 2.4 liter pada sejumlah varian double cabin. Mesin 4N15 tersebut dikenal memiliki karakter kuat di putaran bawah hingga menengah, sementara transmisi tersedia dalam pilihan manual dan otomatis tergantung varian. Mitsubishi menyebut mesin 2.4 liter Triton menghasilkan 181 PS pada generasi facelift yang dipasarkan di Indonesia.
Kalau hanya melihat angka tenaga, Triton mempunyai keunggulan. Namun, angka tenaga bukan satu-satunya ukuran untuk menilai kendaraan diesel. Dalam pemakaian nyata, karakter torsi, bobot kendaraan, rasio transmisi, sistem 4WD, ban, kondisi mesin, serta cara mengemudi ikut menentukan rasa performanya.
Untuk penggunaan di jalan aspal, Triton terasa lebih bertenaga ketika pengemudi membutuhkan akselerasi dan melakukan perjalanan jarak jauh. Respons mesin 2.4 MIVEC turbo membuat Triton lebih mudah diajak berakselerasi ketika kendaraan membawa penumpang atau muatan.
Karakter ini menjadi salah satu alasan Triton menarik untuk konsumen yang menginginkan double cabin yang masih nyaman digunakan sebagai kendaraan harian.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




