RADARSEMARANG.ID - Di pertengahan tahun 1993, pecinta otomotif dikejutkan dengan hadirnya produk Astra Motor Honda (AHM, yani Honda Tiger. Boleh dibilang, selama hampir dua dekade, Honda Tiger menjadi salah satu motor sport paling legendaris yang pernah dipasarkan di Indonesia.
Hampir dua puluh tahun lamanya, Honda Tiger, motor bermesin 200 cc ini menjadi pilihan utama para pecinta roda dua berkat performanya yang tangguh, posisi berkendara yang nyaman, dan reputasinya sebagai motor touring yang andal.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada Agustus 1993, Honda Tiger mengalami sejumlah pembaruan desain dan fitur tanpa menghilangkan karakter utamanya sebagai motor sport berkapasitas besar yang cocok digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
Berikut perjalanan lengkap Honda Tiger dari generasi pertama hingga generasi terakhir.
1. Honda Tiger 2000 (1993–2002)
Honda Tiger pertama kali hadir dengan nama Honda Tiger 2000 pada Agustus 1993.
Saat itu, motor ini langsung mencuri perhatian pasar karena membawa mesin 200 cc empat langkah berpendingin udara yang dikenal tangguh dan bertenaga.
Dibandingkan motor sport lain pada masanya, Honda Tiger menawarkan posisi berkendara yang lebih nyaman, tangki berukuran besar, serta desain gagah yang membuatnya menjadi simbol kemewahan bagi anak muda era 1990-an.
Motor ini juga menjadi tonggak baru bagi Honda di segmen motor sport premium Indonesia.
2. Honda Tiger 2000 Revo (2002–2005)
Memasuki awal tahun 2000-an, Honda melakukan penyegaran melalui peluncuran Honda Tiger 2000 Revo.
Perubahan paling mencolok terlihat pada desain bodi yang lebih modern, grafis baru, serta peningkatan kenyamanan berkendara. Walaupun tampilannya berubah, Honda tetap mempertahankan mesin 200 cc yang terkenal bandel dan mudah dirawat.
Pada periode ini, komunitas pengguna Honda Tiger mulai berkembang pesat di berbagai daerah di Indonesia.
3. Honda Tiger New Revolution Cruiser (2006–2008)
Pada 2006, Honda kembali menghadirkan penyegaran melalui Honda Tiger New Revolution Cruiser (NRC).
Model ini memperoleh perubahan cukup signifikan pada sektor desain, termasuk lampu depan, tangki bahan bakar, panel instrumen, dan bodi samping yang tampil lebih agresif.
Karakter touring yang menjadi ciri khas Honda Tiger tetap dipertahankan sehingga motor ini masih menjadi favorit untuk perjalanan antarkota maupun lintas pulau.
4. Honda Tiger CW (2008–2010)
Generasi berikutnya hadir dengan penggunaan Cast Wheel (CW) atau velg palang yang memberikan tampilan lebih modern dibandingkan velg jari-jari pada model sebelumnya.
Selain meningkatkan nilai estetika, penggunaan velg palang juga membuat perawatan menjadi lebih praktis. Pembaruan ini berhasil mempertahankan daya tarik Honda Tiger di tengah semakin ketatnya persaingan motor sport nasional.
5. Honda Tiger Revolution Cruiser atau Adventure Spirit (2010–2013)
Generasi terakhir Honda Tiger diluncurkan dengan penyegaran desain yang lebih berani dan mengusung konsep Adventure Spirit.
Motor ini memperoleh lampu depan baru, shroud yang lebih besar, desain tangki lebih kekar, serta tampilan keseluruhan yang lebih modern dibandingkan generasi sebelumnya.
Meski demikian, Honda tetap mempertahankan mesin 200 cc yang telah menjadi identitas utama Tiger sejak pertama kali diperkenalkan.
Akhir Perjalanan Sang Raja Jalanan
Setelah hampir 20 tahun mengaspal di Indonesia, Honda akhirnya menghentikan produksi Honda Tiger pada 2013.
Berakhirnya produksi motor ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari perubahan regulasi emisi, meningkatnya persaingan motor sport bermesin injeksi, hingga perubahan tren konsumen yang mulai beralih ke motor dengan teknologi lebih modern.
Baca Juga: Tembus Rp 61 Juta, Inilah Alasan Honda ADV 160 Edisi Motor Terbatas Spider-Man Layak Dibeli
Meski sudah tidak diproduksi, nama Honda Tiger tetap memiliki tempat istimewa di hati para penggemar otomotif. Hingga kini, berbagai komunitas Honda Tiger masih aktif mengadakan touring, bakti sosial, hingga kegiatan silaturahmi di berbagai wilayah Indonesia.
Honda Tiger Tetap Menjadi Ikon Motor Sport Indonesia
Lebih dari sekadar kendaraan, Honda Tiger telah menjadi bagian dari sejarah perkembangan industri sepeda motor nasional.
Ketangguhan mesin, kenyamanan berkendara, dan citranya sebagai "Raja Jalanan" membuat motor ini tetap dikenang sebagai salah satu motor sport terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.
Tidak heran jika harga Honda Tiger bekas masih relatif stabil dan banyak diburu kolektor maupun pecinta motor klasik.
Bagi sebagian orang, memiliki Honda Tiger bukan hanya soal hobi, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap salah satu legenda roda dua yang pernah berjaya di Tanah Air. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi