Bola Kasti Jadi Alat Terapi Anak CP, Bantu Rangsang Sensorik dan Gerak

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Tak perlu alat terapi mahal untuk memberikan stimulasi kepada anak dengan cerebral palsy (CP). Sebuah bola kasti bisa menjadi alat sederhana untuk membantu merangsang sensorik, mengurangi kekakuan otot, sekaligus mendukung kemampuan gerak anak.
Metode sederhana itu diperagakan fisioterapis Agung Tri Marwanto dalam kegiatan pendampingan anak berkebutuhan khusus di Aula Kecamatan Genuk, Selasa (8/9).
Pantauan Jawa Pos Radar Semarang pukul 09.30–11.30, para orang tua tidak hanya melihat praktik terapi, tetapi juga diajari teknik yang bisa diterapkan kembali di rumah.
Bola kasti digunakan dengan memberikan rangsangan pada sejumlah bagian tubuh anak. Mulai punggung, tangan hingga kaki. Tekstur bola yang empuk dan lentur membuat stimulasi lebih nyaman bagi anak.
Baca Juga: Jangan Terlewat! Ini Daftar Provinsi yang Beri Keringanan Pajak Kendaraan hingga Desember 2026
"Bola itu berfungsi untuk merangsang sensorik pada anak cerebral palsy. Secara tidak langsung akan merangsang dan menstimulus sampai ke otak," terang Agung.
Menurutnya, anak CP umumnya mengalami gangguan pola otot. Kondisinya bisa berupa otot terlalu kaku atau terlalu lemas, kelemahan otot, spasme, pemendekan otot, hingga gangguan koordinasi.
Sebagian anak juga mengalami gangguan postur dan keterlambatan tahapan motorik. Seperti mengangkat kepala, berguling, duduk, merangkak hingga berjalan.
Karena itu, stimulasi harus dilakukan secara konsisten. Ia menyarankan latihan dilakukan setiap hari dengan tetap memperhatikan kondisi dan kebutuhan masing-masing anak.
"Progresnya memang tidak langsung kelihatan. Tiap hari atau tiap bulan belum tentu terlihat. Tetapi dengan terapi, kekakuan dan spasme otot secara tidak langsung akan berkurang," jelasnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!



