Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bola Kasti Jadi Alat Terapi Anak CP, Bantu Rangsang Sensorik dan Gerak

F

 


Advertisement

Bola Kasti Jadi Alat Terapi Anak CP, Perkenalan Kosakata Baru untuk Speech Delay (FIGUR RONGGO WASSALIM)
Bola Kasti Jadi Alat Terapi Anak CP, Perkenalan Kosakata Baru untuk Speech Delay (FIGUR RONGGO WASSALIM)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Tak perlu alat terapi mahal untuk memberikan stimulasi kepada anak dengan cerebral palsy (CP). Sebuah bola kasti bisa menjadi alat sederhana untuk membantu merangsang sensorik, mengurangi kekakuan otot, sekaligus mendukung kemampuan gerak anak.

Metode sederhana itu diperagakan fisioterapis Agung Tri Marwanto dalam kegiatan pendampingan anak berkebutuhan khusus di Aula Kecamatan Genuk, Selasa (8/9).

Advertisement

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang pukul 09.30–11.30, para orang tua tidak hanya melihat praktik terapi, tetapi juga diajari teknik yang bisa diterapkan kembali di rumah.

Bola kasti digunakan dengan memberikan rangsangan pada sejumlah bagian tubuh anak. Mulai punggung, tangan hingga kaki. Tekstur bola yang empuk dan lentur membuat stimulasi lebih nyaman bagi anak.

Advertisement

"Bola itu berfungsi untuk merangsang sensorik pada anak cerebral palsy. Secara tidak langsung akan merangsang dan menstimulus sampai ke otak," terang Agung.

Menurutnya, anak CP umumnya mengalami gangguan pola otot. Kondisinya bisa berupa otot terlalu kaku atau terlalu lemas, kelemahan otot, spasme, pemendekan otot, hingga gangguan koordinasi. 

Sebagian anak juga mengalami gangguan postur dan keterlambatan tahapan motorik. Seperti mengangkat kepala, berguling, duduk, merangkak hingga berjalan.

Karena itu, stimulasi harus dilakukan secara konsisten. Ia menyarankan latihan dilakukan setiap hari dengan tetap memperhatikan kondisi dan kebutuhan masing-masing anak.

"Progresnya memang tidak langsung kelihatan. Tiap hari atau tiap bulan belum tentu terlihat. Tetapi dengan terapi, kekakuan dan spasme otot secara tidak langsung akan berkurang," jelasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Di Balik Gelak Tawa Permainan Tradisional, Ada Pengasuhan yang Menguatkan Anak

Di Balik Gelak Tawa Permainan Tradisional, Ada Pengasuhan yang Menguatkan Anak

Puluhan anak tampak antusias mencoba berbagai permainan tradisional dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2026 bertajuk “Main Bareng, Tumbuh Bareng”.

Gapura Kusam Genuk Indah Semarang Disulap Merah Putih, Semangat Gotong Royong Bangkit

Gapura Kusam Genuk Indah Semarang Disulap Merah Putih, Semangat Gotong Royong Bangkit

Sepuluh tahun lebih menunggu sentuhan baru, Gapura Perumahan Genuk Indah di Jalan Padi Raya, Gebangsari, akhirnya berubah wajah. Cat yang mengelupas dan warna kusam ditutup sapuan merah putih.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer