Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Yamaha Aerox-E Resmi Diluncurkan, Skuter Listrik Sporty dengan Harga Rp 53,5 Juta

Deka Yusuf Afandi • Kamis, 9 Juli 2026 | 10:07 WIB
Aerox listrik
Aerox listrik

 

RADARSEMARANG.ID –  Setelah sebelumnya memamerkan prototipe bernama Aerox-E bersamaan dengan peluncuran XSR155 tahun lalu, Yamaha kini secara resmi meluncurkan versi produksi dari skuter matik (skutik) sport bertenaga listrik tersebut. Langkah ini menandai komitmen serius pabrikan asal Jepang dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan performa dan gaya sporty yang menjadi ciri khasnya.

Skuter listrik berperforma tinggi ini resmi dijual dengan harga 2,82 lakh Rupee, atau jika dikonversikan setara dengan Rp 53,5 jutaan. Angka tersebut sekaligus menobatkan Aerox listrik sebagai produk sepeda motor Yamaha paling mahal yang dijual di pasar India saat ini. Meskipun dibanderol dengan harga premium, Yamaha membekali skuter ini dengan teknologi canggih dan performa yang diklaim mampu bersaing di segmen skutik listrik kelas atas.

Baca Juga: Honda ADV350 2026, Skutik Premium Adventure yang Siap Taklukkan Segala Medan

Spesifikasi Baterai dan Performa Motor Listrik

Dibalik jubah sportnya, Aerox-E dibekali dengan  dua baterai detachable  (bisa dibongkar pasang) yang masing-masing berkapasitas 1,5 kWh. Sistem baterai ganda ini menjadi salah satu nilai jual utama, karena memudahkan pengguna untuk mengisi daya baterai di mana saja tanpa harus mendekatkan kendaraan ke sumber listrik.

Baterai kembar ini mengalirkan daya ke motor listrik yang mampu memuntahkan  tenaga puncak sebesar 9,5 kW  atau setara 12,9 TK dan  torsi instan mencapai 48 Nm . Angka torsi yang sangat melimpah ini menjadi keunggulan utama skuter listrik dibandingkan mesin konvensional, karena tenaga tersedia secara instan sejak putaran awal.

Yamaha mengklaim baterai ganda ini menggunakan high-energy-type cells untuk menjaga performanya tetap konsisten dalam berbagai kondisi berkendara. Teknologi sel berenergi tinggi ini dirancang untuk mempertahankan output daya meskipun kapasitas baterai mulai menurun, sehingga pengendara tetap merasakan akselerasi responsif hingga baterai hampir habis.

Jarak Tempuh dan Efisiensi Energi

Dalam sekali pengisian daya penuh, Aerox listrik diklaim memiliki jarak tempuh sejauh 117 km. Angka ini tergolong kompetitif di kelasnya, terutama untuk penggunaan harian di perkotaan.

Dengan jarak tempuh tersebut, pengguna dapat melakukan perjalanan bolak-balik kantor atau aktivitas sehari-hari tanpa perlu khawatir kehabisan daya di tengah jalan.

Baca Juga: Yamaha Aerox Alpha Turbo Raih Penghargaan Bike of The Year 2025

Namun, perlu dicatat bahwa bobot komponen elektrikal dan baterai ganda membuat berat total Aerox-E menyentuh angka  139 kg . Bobot ini tercatat lebih berat 13 kg jika dibandingkan dengan Aerox 155 versi mesin bensin standar. Meskipun lebih berat, Yamaha mengklaim bahwa distribusi bobot yang optimal dan torsi instan mampu mengkompensasi tambahan berat tersebut, sehingga skuter tetap lincah dan mudah dikendalikan.

Fitur Mode Berkendara dan Boost Mode

Menyesuaikan dengan karakter pengendaranya, Yamaha Aerox-E menawarkan beberapa mode berkendara yang bisa dipilih, mulai dari  Eco, Standard, hingga Power . Ketiga mode ini memberikan fleksibilitas bagi pengendara untuk menyesuaikan performa skuter dengan kondisi jalan dan kebutuhan saat itu.

Mode Eco dirancang untuk efisiensi energi maksimal, sangat cocok digunakan dalam kondisi macet atau perjalanan santai di perkotaan. Mode ini membatasi akselerasi dan kecepatan puncak untuk menghemat daya baterai, sehingga jarak tempuh dapat dimaksimalkan.

Mode Standard menawarkan keseimbangan antara performa dan efisiensi, menjadi pilihan ideal untuk berkendara sehari-hari. Sementara mode  Power  memberikan akselerasi penuh dan respons gas yang lebih agresif, cocok untuk pengendara yang menginginkan sensasi berkendara sporty.

Fitur Boost Mode untuk Akselerasi Instan

Menariknya, terdapat tambahan fitur  Boost mode  yang berfungsi memberikan sentuhan tenaga instan dalam durasi singkat. Fitur ini sangat berguna ketika pengendara butuh mendahului kendaraan lain dengan cepat, seperti saat di jalan tol atau jalan raya dua jalur.

Boost mode bekerja dengan memberikan tambahan daya dari baterai secara singkat, menghasilkan akselerasi mendadak yang memungkinkan pengendara untuk bermanuver dengan aman saat overtaking. Fitur ini menjadi nilai tambah yang signifikan, mengingat skuter listrik seringkali dianggap kurang responsif dibandingkan mesin bensin pada kecepatan tinggi.

Baca Juga: Risiko Beli Motor Yamaha NMAX Bekas, Tensioner Mulai Lemah, Ini Tips Membeli Motor Bekas

Sistem Pengereman dan Keamanan

Sektor keselamatan juga tidak luput dari perhatian Yamaha. Untuk menjamin daya henti yang optimal, sektor pengereman Aerox listrik sudah mengadopsi  rem cakram di bagian depan  yang dikombinasikan dengan sistem ABS (*Anti-lock Braking System*), serta  rem cakram pada roda belakang .

Kombinasi rem cakram ganda dengan ABS memberikan keyakinan lebih bagi pengendara, terutama saat melakukan pengereman mendadak di jalan basah atau licin. Sistem ABS mencegah roda terkunci saat pengereman keras, sehingga pengendara tetap dapat mengendalikan arah kendaraan meskipun dalam situasi darurat.

Penggunaan rem cakram di kedua roda juga memastikan distribusi daya pengereman yang merata, mengurangi risiko *nosedive* atau pengereman yang tidak seimbang. Hal ini sangat penting mengingat bobot skuter yang mencapai 139 kg, sehingga dibutuhkan sistem pengereman yang andal untuk menjaga keselamatan pengendara.

Desain Sporty dan Teknologi Modern

Beralih ke area eksterior, secara garis desain Aerox-E masih mempertahankan bahasa desain yang serupa dengan versi konvensionalnya. Skutik ini tetap mempertahankan  lampu depan twin-LED yang agresif  serta  lampu belakang LED yang ikonik . Desain ini memberikan kesan modern dan sporty yang menjadi ciri khas keluarga Aerox.

Garasi desain yang aerodinamis dengan lekukan tajam memberikan kesan dinamis dan siap diajak berakselerasi kapan saja. Sayap samping yang tegas dan bodi yang kompak membuat skuter ini terlihat lebih besar dan berotot dibandingkan skutik listrik pada umumnya.

Baca Juga: Tips Atasi Jamur Kaca Pada Mobil Kesayangan, Salah Satunya Pakai Baking Soda

Layar TFT Canggih dengan Konektivitas

Perbedaan paling mencolok di area kemudi terdapat pada panel instrumennya. Jika Aerox versi bensin menggunakan layar LCD digital, Aerox listrik ini sudah naik kelas menggunakan  layar TFT berwarna  yang mendukung konektivitas berbasis aplikasi ke gawai pengendara.

Layar TFT ini menyajikan informasi berkendara dengan lebih jelas dan menarik, termasuk kecepatan, level baterai, jarak tempuh, mode berkendara yang aktif, serta notifikasi dari smartphone pengendara. Konektivitas berbasis aplikasi memungkinkan pengendara untuk memantau status kendaraan, riwayat perjalanan, dan bahkan menemukan lokasi pengisian daya terdekat.

Fitur ini sejalan dengan tren kendaraan modern yang semakin terintegrasi dengan ekosistem digital, memberikan pengalaman berkendara yang lebih cerdas dan terhubung.

Untuk tahap awal peluncuran, skuter listrik premium dari Yamaha ini baru tersedia di beberapa kota besar di India, meliputi  Delhi, Bangalore, Mumbai, Pune, dan Chennai . Pemilihan kota-kota ini didasarkan pada infrastruktur pengisian daya yang semakin berkembang dan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik di wilayah perkotaan.

Yamaha India kemungkinan akan memperluas jangkauan penjualan ke kota-kota lainnya secara bertahap, seiring dengan peningkatan infrastruktur dan kesiapan pasar. Harga yang dibanderol setara Rp 53,5 jutaan menempatkan Aerox-E di segmen premium, sehingga target pasarnya adalah pengendara yang mencari skuter listrik dengan performa tinggi dan fitur canggih.

Baca Juga: Jadwal Resmi UKPPPG 2026 Sudah Keluar, Catat Tanggal Simulasi, Pendaftaran, hingga Ujian

Dengan peluncuran Aerox-E, Yamaha secara resmi memasuki persaingan di segmen skuter listrik premium yang selama ini didominasi oleh merek seperti Ola Electric, Ather Energy, dan Bajaj. Harga yang ditawarkan cukup kompetitif mengingat spesifikasi dan fitur yang diberikan, terutama dengan sistem baterai ganda dan torsi 48 Nm yang mengesankan.

Kehadiran Yamaha sebagai merek global dengan reputasi kualitas dan keandalan diyakini akan memberikan kepercayaan lebih bagi konsumen yang masih ragu untuk beralih ke kendaraan listrik. Dukungan jaringan layanan purna jual yang luas juga menjadi nilai tambah yang signifikan dibandingkan pemain baru di industri ini.

India saat ini menjadi salah satu pasar kendaraan listrik dengan pertumbuhan tercepat di dunia, didorong oleh kebijakan pemerintah yang memberikan insentif bagi kendaraan ramah lingkungan. Skuter listrik menjadi pilihan populer karena cocok untuk mobilitas perkotaan yang padat dan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil.

Dengan harga setara Rp 53,5 jutaan, Aerox-E memang berada di segmen premium, namun Yamaha tampaknya menargetkan konsumen yang mengutamakan performa dan gaya daripada harga. Strategi ini sejalan dengan positioning Yamaha sebagai merek yang menghadirkan kendaraan dengan karakter sporty dan teknologi mutakhir.

Meskipun memiliki spesifikasi mengesankan, Aerox-E menghadapi beberapa tantangan di pasar India. Pertama, infrastruktur pengisian daya di India masih perlu ditingkatkan, terutama di luar kota-kota besar. Kedua, harga yang premium mungkin menjadi hambatan bagi sebagian konsumen yang masih sensitif terhadap harga.

Namun, peluang yang ada juga sangat besar. Kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan semakin meningkat, dan biaya operasional kendaraan listrik yang lebih rendah menjadi daya tarik tersendiri. Dengan reputasi Yamaha dalam hal kualitas dan performa, Aerox-E memiliki potensi untuk menjadi salah satu pemimpin di segmen skuter listrik premium..(dka)

Editor : Baskoro Septiadi
#Yamaha Aerox-E harga #spesifikasi Aerox listrik India #Yamaha skuter listrik termahal #Aerox-E baterai ganda 3 kWh #Yamaha Aerox-E vs Aerox 155