Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Honda ADV160 Baru atau Aprilia SR-GT 200 Bekas? Mana yang Lebih Layak Dipilih untuk Harian dan Touring?

Deka Yusuf Afandi • Selasa, 9 Juni 2026 | 13:17 WIB
Harga Honda ADV160 VS Harga Aprilia SR-GT 200
Harga Honda ADV160 VS Harga Aprilia SR-GT 200

 

RADARSEMARANG.ID –  Di tengah tren motor matic bergaya adventure yang semakin diminati, pilihan antara Honda ADV160 dan Aprilia SR-GT 200 menjadi salah satu perdebatan menarik di kalangan pecinta roda dua. Menariknya lagi, perbandingan ini bukan sekadar soal merek Jepang melawan Eropa, melainkan juga soal pertimbangan rasional antara membeli motor baru dengan teknologi modern atau motor premium bekas dengan karakter lebih eksklusif.

Dengan dana di kisaran Rp42 jutaan, konsumen saat ini memang berada di posisi yang cukup unik. Di satu sisi, ada Honda ADV160 terbaru yang ditawarkan PT Astra Honda Motor dengan fitur lengkap, jaringan servis luas, serta nama besar Honda yang sudah sangat dipercaya masyarakat Indonesia.

Namun di sisi lain, ada Aprilia SR-GT 200 bekas yang mulai banyak muncul di pasar motor second dengan harga setara, menawarkan performa lebih besar dan aura khas motor Eropa yang tidak dimiliki rival Jepang.

Bagi sebagian orang, membeli motor bukan hanya soal alat transportasi. Ada gengsi, karakter, hingga pengalaman berkendara yang ikut dipertimbangkan. Karena itulah, duel ADV160 melawan SR-GT 200 menjadi menarik untuk dibahas lebih dalam.

Baca Juga: TASPEN Resmi Cairkan Gaji ke-13 2026 untuk Pensiunan ASN dan PPPK, Ini Fakta Penting yang Perlu Diketahui

Jika berbicara soal desain, Aprilia SR-GT 200 memang punya daya tarik yang sulit diabaikan. Tampangnya terlihat berbeda dibanding mayoritas motor matic di jalan raya Indonesia. Aura motor Eropa langsung terasa sejak melihat bagian depan.

Fascia agresif dengan lampu ganda tajam dipadukan dengan lekukan fairing yang terinspirasi motor sport Aprilia membuat tampilannya terasa lebih mahal dan eksklusif.

Postur SR-GT 200 juga tampak jangkung dengan suspensi bertravel panjang yang semakin mempertegas karakter adventure scooter. Garis bodinya tegas dari depan hingga belakang, menciptakan kesan padat sekaligus sporty. Tidak sedikit yang menilai desain motor ini seperti perpaduan antara skutik premium dan motor touring Eropa.

Sementara itu, Honda ADV160 sebenarnya tetap tampil modern dan premium. Desainnya masih menjadi salah satu yang paling menarik di kelas skutik 150-160 cc. Lampu depan LED dengan DRL memanjang membuat tampilannya futuristis, ditambah windshield adjustable yang memberi nuansa adventure touring lebih kuat.

Baca Juga: Bursa Transfer Liga 1 2026/2027, Persija Jakarta Resmi Berpisah dengan Allano Lima, Padahal Sang Pemain Masih Ingin Bertahan

Namun ada satu hal yang mulai menjadi pembahasan di kalangan pengguna otomotif. Desain ADV160 kini mulai banyak ditiru oleh berbagai merek lain, terutama motor-motor asal China yang mengusung konsep serupa. Dampaknya, kesan eksklusif ADV160 sedikit berkurang karena bentuknya sudah semakin sering ditemui di jalan.

Di titik inilah Aprilia SR-GT 200 unggul dalam hal karakter visual. Motor ini masih tergolong langka, sehingga punya daya tarik tersendiri ketika digunakan harian maupun touring.

Meski begitu, ketika masuk ke aspek kepraktisan dan kenyamanan penggunaan harian, Honda ADV160 mulai menunjukkan kelebihannya. Dimensi motor ini terasa lebih ramah untuk penggunaan dalam kota. Tinggi jok 780 mm membuatnya lebih mudah dikendarai berbagai postur tubuh, terutama pengendara dengan tinggi badan rata-rata orang Indonesia.

Bobot ADV160 yang hanya sekitar 134 kg juga membuat motor ini terasa lebih ringan saat bermanuver di kemacetan maupun ketika parkir. Handling-nya cenderung mudah ditebak dan bersahabat bahkan untuk pengguna pemula.

Baca Juga: Bursa Transfer Liga 1 2026/2027, Ruxi Beri Kode Perpisahan dengan Madura United

Bandingkan dengan Aprilia SR-GT 200 yang memiliki bobot lebih berat dan tinggi jok mencapai 799 mm. Bagi sebagian pengendara, khususnya yang bertubuh tidak terlalu tinggi, motor ini mungkin terasa lebih besar dan sedikit intimidating saat pertama digunakan.

Namun karakter itulah yang justru disukai pecinta motor touring. Posisi duduk lebih tinggi memberi visibilitas lebih baik saat berkendara jarak jauh. Tangki bensin berkapasitas sembilan liter juga menjadi nilai tambah untuk kebutuhan perjalanan luar kota.

Soal kenyamanan suspensi, SR-GT 200 punya karakter yang lebih empuk dan nyaman saat melewati jalan rusak. Suspensinya terasa memiliki travel lebih panjang dibanding ADV160. Bahkan suspensi belakangnya sudah dilengkapi pengaturan preload.

Meski demikian, ada konsekuensi dari setelan yang terlalu lembut tersebut. Saat digunakan berboncengan atau melewati jalan bergelombang dengan kecepatan tinggi, suspensi belakang SR-GT 200 terkadang terasa mudah mentok atau bottoming.

Karakter berbeda ditawarkan Honda ADV160. Suspensinya memang terasa lebih kaku ketika digunakan sendiri, namun justru menjadi lebih stabil dan pas saat dipakai berboncengan atau membawa barang.

Baca Juga: Kendaraan di Atas 1.400 CC Dikabarkan Tak Bisa Isi Pertalite Mulai Juni 2026, Pengusaha Rental Mulai Hitung Ulang Biaya Operasional

Masuk ke sektor fitur, Honda ADV160 jelas berada di posisi unggul. Honda tampaknya memahami bahwa konsumen Indonesia kini tidak hanya mencari motor keren, tetapi juga teknologi yang praktis digunakan setiap hari.

Varian tertinggi ADV160 sudah dibekali teknologi Honda RoadSync yang memungkinkan motor terhubung dengan smartphone pengguna. Fitur ini memungkinkan navigasi turn by turn, membaca pesan masuk, menerima telepon, hingga terkoneksi dengan interkom riding.

Fitur seperti ini menjadi nilai tambah besar, terutama untuk pengguna yang aktif touring atau sering berkendara jarak jauh. Selain itu, ADV160 juga sudah menggunakan Smart Key System tanpa anak kunci konvensional. Sistem ini memberikan rasa aman lebih baik sekaligus meningkatkan kesan premium.

Aprilia SR-GT 200 memang tetap memiliki fitur modern seperti lampu full LED, panel instrumen digital, hingga rem ABS depan. Namun secara teknologi, fitur-fiturnya belum sekomplet ADV160.

Kelebihan utama SR-GT 200 justru berada pada rasa berkendaranya. Motor ini menawarkan sensasi khas skutik Eropa yang berbeda dibanding motor Jepang. Mulai dari posisi duduk, karakter suspensi, hingga respon mesin terasa lebih berkarakter.

Baca Juga: Benarkah Mobil di Atas 1400 cc Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni? Ini Jawaban Resmi Pertamina Soal Video Viral Larangan BBM Subsidi

Dan ketika membahas performa mesin, di sinilah Aprilia SR-GT 200 mulai benar-benar menunjukkan tajinya. Motor ini menggunakan mesin i-get 174 cc berpendingin cairan dengan konfigurasi SOHC 4 katup.

Tenaga yang dihasilkan mencapai 17,6 PS dengan torsi 16,5 Nm. Angka tersebut jelas lebih besar dibanding Honda ADV160 yang mengandalkan mesin 156,9 cc dengan tenaga 16 PS dan torsi 14,7 Nm.

Perbedaan di atas kertas memang terlihat kecil, tetapi saat digunakan langsung, karakter mesin SR-GT 200 terasa lebih galak terutama pada putaran bawah hingga menengah. Tarikan awalnya agresif dan spontan, khas racikan mesin Piaggio Group.

Bagi pengendara yang menyukai akselerasi cepat dan tenaga berisi saat touring, SR-GT 200 memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan.

Namun perlu dicatat, mesin Aprilia ini memiliki rasio kompresi cukup tinggi, yaitu 12,5:1. Artinya motor lebih ideal menggunakan bensin dengan oktan minimal RON 95 agar performa tetap optimal dan mesin lebih awet.

Sementara Honda ADV160 lebih fleksibel untuk penggunaan harian di Indonesia. Mesin eSP+ miliknya terkenal irit, halus, dan mudah dirawat. Konsumsi bahan bakarnya juga cenderung lebih efisien dibanding SR-GT 200. Di sisi lain, salah satu faktor paling penting yang sering dilupakan calon pembeli motor premium adalah urusan purna jual.

Honda jelas unggul telak dalam hal ini. Bengkel resmi Honda tersebar hampir di seluruh Indonesia. Spare part mudah ditemukan, mekanik lebih banyak, dan biaya servis relatif lebih terjangkau.

Baca Juga: Bansos Penebalan Rp400 Ribu Disebut Cair Juni 2026, Begini Fakta Terbaru PKH, BPNT, PIP dan BLT Dana Desa yang Sedang Jadi Sorotan

Hal tersebut membuat ADV160 menjadi pilihan yang lebih aman untuk konsumen yang ingin motor praktis tanpa banyak drama.

Berbeda dengan Aprilia SR-GT 200 yang jaringan dealer dan bengkel resminya masih terbatas di kota-kota tertentu. Ketersediaan spare part juga tidak semudah Honda. Ini menjadi konsekuensi yang harus dipahami sejak awal sebelum memutuskan meminang motor Eropa.

Namun justru karena populasinya sedikit, SR-GT 200 memiliki nilai eksklusivitas yang lebih tinggi. Tidak semua orang memilikinya, dan itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi sebagian rider.

Pada akhirnya, memilih Honda ADV160 atau Aprilia SR-GT 200 sebenarnya kembali pada kebutuhan dan karakter pengendaranya masing-masing.

Jika mencari motor baru dengan fitur modern, teknologi canggih, irit, praktis, dan mudah dirawat, maka Honda ADV160 menjadi pilihan paling rasional. Motor ini cocok digunakan harian, touring, maupun kebutuhan jangka panjang tanpa perlu khawatir soal servis dan spare part.

Namun jika menginginkan pengalaman berkendara berbeda, desain lebih eksklusif, performa lebih agresif, dan sensasi khas motor Eropa, maka Aprilia SR-GT 200 layak dipertimbangkan meski statusnya bekas pakai.

Dengan harga yang kini mulai bersinggungan di pasar otomotif Indonesia, keduanya menghadirkan dua filosofi berbeda dalam dunia skutik adventure premium. Satu menawarkan kenyamanan dan efisiensi khas Jepang, sementara satunya lagi menghadirkan karakter dan emosi berkendara ala Italia.

Pilihan akhirnya bukan sekadar soal motor mana yang lebih bagus, melainkan motor mana yang paling sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan pengendaranya.(dka)

Editor : Baskoro Septiadi
#Honda ADV160 #Aprilia SR-GT 200 #Perbandingan ADV160 dan SR-GT #Motor matic adventure #ADV160 vs SRGT 200