Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Momentum Imlek Mempererat Hubungan dan Toleransi Antar Umat Beragama

Baskoro Septiadi • Rabu, 29 Januari 2025 | 17:43 WIB
Gouw Andy Siswanto
Gouw Andy Siswanto

RADARSEMARANG.ID - Imlek (Sincia) merupakan hari libur nasional yang memungkinkan masyarakat beretnis Tionghoa untuk berkumpul kembali dengan keluarga dan merayakan datangnya tahun baru.

Imlek selalu dirayakan pada hari pertama Kalender Tionghoa. Menurut kalender Tionghoa Imlek jatuh pada hari ini tanggal 29 Januari 2025, 1 Cia Gwee 2576 Kongzili hingga perayaan festival Cap Ngo Meh pada tanggal 12 Februari 2025.

Momentum ini akan dirayakan secara meriah diberbagai kota di Indonesia, Semarang, Jakarta, Surabaya, Pontianak dan Medan.

Perayaan Imlek sebagai Tahun Baru etnis Tionghoa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari akar budaya masyarakat Tionghoa. Sebuah perayaan yang erat kaitannya dengan tradisi dan adat istiadat, perayaan yang meriah dan penuh makna.

Tahun Baru Imlek

"Budaya etnis Tionghoa memiliki daya tarik tersendiri dengan sejarahnya 5000 tahun dan tradisinya yang kaya. Dari seni, filosofi, dan festivalnya hingga kuliner dan nilai-nilai keluarga, ada sesuatu yang unik dan menarik tentang bagaimana budaya ini menghubungkan masa lalu dengan masa kini." Kata Managing Director, Global Elektronik Semarang, Gouw Andy Siswanto.

Filosofi Angpao

Salah satu tradisi yang sangat dikenal saat Imlek adalah pemberian angpao. Dalam beberapa situasi, angpao ini diberikan kepada anak dari orang tuanya. Selain itu, adat pemberian angpao juga diberikan oleh mereka yang sudah menikah kepada anggota keluarga yang belum menikah. Angpao ini umumnya diisi dengan sejumlah uang dan beberapa lembar kertas berisi doa-doa untuk kebaikan.

Makna Imlek

Sincia adalah hari raya tahun baru etnis Tionghoa yang dirayakan berdasarkan kalender lunisolar (menggabungkan siklus bulan dan matahari).

Dalam budaya Tiongkok, Imlek memiliki makna yang mendalam:

1. Awal baru: Simbol perubahan dan kesempatan baru.

2. Kebahagiaan: Merayakan kebahagiaan, kesuksesan, dan kemakmuran.

3. Keluarga: Menghargai ikatan keluarga dan persatuan.

4. Tradisi: Melestarikan budaya dan tradisi leluhur.

Tradisi Imlek

1. Membersihkan rumah sebelum Imlek.

2. Menghias rumah dengan dekorasi merah.

3. Menggunakan pakaian baru dan merah.

4. Makan makanan khas seperti chinese food, kue lapis legit, jeruk mandarin.

5. Memberikan angpau (amplop merah) kepada anak-anak dan orang tua.

6. Menonton pertunjukan barongsai dan liong.

7. Mengucapkan selamat tahun baru dengan "Gong Xi Fa Cai" atau "Xin Nian Kuai Le".

Makna Imlek dalam Budaya Tiongkok

Imlek merupakan simbol harapan, kesempatan baru, dan kebahagiaan. Merayakan Imlek berarti memperkuat ikatan keluarga, melestarikan tradisi, dan merayakan keberhasilan, kata Andy Gouw, sapaan akrab nya.(*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#imlek