RADARSEMARANG.ID, Banjarnegara – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Rumah Baca Purnama, PLN berhasil meraih ENSIA Award 2026, sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada perusahaan atas keberhasilannya menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang inovatif, berdampak, dan selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Penghargaan yang diterima pada 1 Juli 2026 tersebut menjadi tonggak penting yang menunjukkan bahwa transformasi PLN tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan pasokan listrik yang andal, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Rumah Baca Purnama menjadi salah satu bukti bahwa kehadiran PLN mampu menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan melalui penguatan budaya literasi di wilayah binaan.
Program Rumah Baca Purnama dikembangkan sebagai ruang belajar yang terbuka bagi anak-anak, pelajar, dan masyarakat sekitar untuk memperoleh akses terhadap bahan bacaan, kegiatan edukatif, serta pengembangan keterampilan.
Lebih dari sekadar menyediakan fasilitas membaca, program ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam membangun ekosistem pembelajaran yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga mampu mendorong lahirnya generasi yang lebih cerdas, kreatif, dan berdaya saing.
Pelaksanaan program dilakukan melalui pendekatan yang terukur, mulai dari identifikasi kebutuhan masyarakat, penyediaan sarana dan prasarana, pendampingan kegiatan literasi, hingga evaluasi berkala untuk memastikan manfaat program terus berkembang.
Sinergi antara PLN, pemerintah daerah, komunitas, relawan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan Rumah Baca Purnama hingga mampu memperoleh apresiasi di tingkat nasional.
Manager PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Purwokerto, Ary Gemayel, mengatakan bahwa penghargaan ENSIA Award merupakan hasil dari pengelolaan program TJSL yang dilakukan secara berkelanjutan dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.
"Rumah Baca Purnama kami kelola melalui proses yang sistematis mulai dari perencanaan, pelaksanaan, monitoring, hingga evaluasi secara berkala agar manfaatnya terus berkembang.
Pendampingan bersama para mitra juga menjadi bagian penting untuk memastikan fasilitas yang telah dibangun tetap aktif dimanfaatkan masyarakat.
Penghargaan ENSIA Award menjadi bukti bahwa program TJSL PLN tidak berhenti pada pembangunan sarana, tetapi mampu menciptakan dampak sosial yang nyata melalui peningkatan literasi masyarakat," ujar Ary.
Ia menambahkan bahwa keberlanjutan program akan terus menjadi fokus utama PLN UPT Purwokerto agar Rumah Baca Purnama berkembang sebagai pusat pembelajaran yang mandiri dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa depan.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Handy Wihartady, menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan refleksi dari komitmen PLN dalam menciptakan nilai bersama (creating shared value) melalui program-program sosial yang memberikan manfaat jangka panjang.
"Bagi PLN, keberhasilan tidak hanya diukur dari keandalan sistem kelistrikan yang kami operasikan, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat kami hadirkan bagi masyarakat.
ENSIA Award menjadi pengakuan bahwa Rumah Baca Purnama telah memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat budaya literasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kami percaya bahwa investasi terbaik adalah investasi pada manusia.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, PLN akan terus menghadirkan program-program TJSL yang mampu mendorong terciptanya masyarakat yang lebih berdaya, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan," ungkap Handy.
Penghargaan ENSIA Award menjadi motivasi bagi PLN UIT Jawa Bagian Tengah untuk terus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ke depan, PLN akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (*/ida)
Editor : Ida Nor Layla