RADARSEMARANG.ID - Musik memang merupakan media terbaik untuk mengekspresikan berbagai emosi yang ingin diluapkan dari pikiran.
Karya-karya buatan para musisi biasanya memiliki arti dibalik lirik-lirik yang ditembangkan serta mampu disukai oleh banyak orang.
Dalam hal ini, para musisi biasanya menciptakan lagu berdasarkan kisah yang mereka alami sendiri, kebanyakan merupakan hal tragis yang meninggalkan kesan bagi sang pencipta lagu.
Di Amerika Serikat, sebuah band bernama August Burn Reds menciptakan lagu bertajuk 'Indonesia' yang berawal dari kisah tragis yang dialami seorang sahabat para anggota band tersebut.
Lagu dengan judul Indonesia ini bukanlah sebuah lagu yang menceritakan atau mempromosikan negara tropis yang terkenal dengan destinasi wisata ini.
Namun lebih jauh daripada itu, lagu ini berisi kisah pilu tentang kehilangan sahabat yang sudah dianggap seperti saudara sendiri oleh sebuah kecelakaan pesawat yang amat tragis.
Hal tersebut digambarkan dalam lirik " This plane is going down in flamesand this time, there's no black box to capture your last words" mengisahkan bagaimana pesawat tersebut jatuh menuju kehancuran, begitu cepat sehingga blackbox bahkan tak mampu menangkap kata-kata terakhir dari sang pilot.
David Clapper, nama dari korban kecelakaan pesawat yang meninggalkan kesan sedih bagi para anggota band August Burns Red merupakan seorang aktivis yang tengah menjalankan tugas kemanusiaan untuk membantu sebuah suku terpencil di Indonesia.
Naasnya, saat itu ada sebuah badai menghantam yg mengakibatkan pesawat Associated Mission Aviation (AMA) jenis Pilatus PC-6 dengan nomor penerbangan PK-RCZ menabrak sebuah pohon dan jatuh di Gunung Teibu, kampung Ndundu, distrik Wori, kabupaten Tolikara, Papua dan David Clapper pun dinyatakan meninggal seketika.
Clapper merupakan ayah dari keempat anaknya yang harus menghadapi kenyataan pahit ditinggal oleh sang ayah yang sedang menjalani misi kemanusiaan.
Matt Greiners, Drummer band August Burns Red menjelaskan bahwa lagu ini menceritakan bagaimana Indonesia menjadi tempat yang menyimpan berbagai perasaan kalut, rindu dan hancur dari orang-orang yang ditinggalkan oleh David Clapper.
"Don't you see it's bigger than you? He sleeps in the mountains of Indonesia, and the white on his flag brings colors to shame" dalam lirik tersebut ABR bahkan menyebutkan bahwa warna putih yang ada di bendera Indonesia mampu membangkitkan memori menyayat hati perasaan mereka yang hancur akibat peristiwa ini.
Baca Juga: Cerita Kontroversial Dibalik Gambar Sampul Cover Album Terkenal Dari Band Sonic Youth
Ini juga menjadi bentuk kritik August Burns Red terhadap Pemerintahan Indonesia yang dinilai kurang peduli terhadap pejuang kemanusiaan seperti David Clapper.
August Burns Red secara gamblang menyatakan bahwa lagu ini merupakan bentuk kepedihan yang ia rasakan akibat rasa kehilangan terlebih dari orang terdekat.
"This plane crashed down in flames with a man who lived, who died, to better this world
David, rest in peace." dalam lirik ini ABR juga turut mendoakan David Clapper untuk ketenangannya di alam selanjutnya, dan berterimakasih terhadap hal baik yang telah ia lakukan pada dunia ini.
Intinya, lagu ini menyiratkan bahwa di negara yang nun jauh disana (Indonesia) menjadi tempat terakhir yang dipilih tuhan untuk sahabatnya menghembuskan nafas terakhir melalui kecelakaan yang mengenaskan.
Sedangkan Indonesia, sebagai judul dan latar tempat kejadian ini juga pastinya membekas dalam pikiran mereka tentang sebuah tempat penuh kenangan yang sakral dan memiliki memori terhadap kematian seorang yang terkasih.
Source: Reddit, Last fm, Info Seputar Dunia Metal
Editor : Baskoro Septiadi