Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Lirik Lagu Pujaningsih Beserta Arti dan Maknanya, Berisi Metafora Dalam Bahasa Jawa Halus yang Indah

Nurfa'ik Nabhan • Kamis, 19 September 2024 | 15:53 WIB
Salah satu cuplikan video musik lagu Pujaningsih yang dibawakan oleh Wisnu Jaya
Salah satu cuplikan video musik lagu Pujaningsih yang dibawakan oleh Wisnu Jaya

RADARSEMARANG.ID - Lagi Pujaningsih ini diciptakan oleh RW Aziz dan Agus B dan pertama kali dinyanyikan oleh Wisnu Jaya. Dimana Lagu Pujaningsih dirilis di kanal YouTube pada tanggal 1 Agustus 2024 lalu.

Dengan lirik yang puitis dan melodi yang memikat membuat lagu Pujaningsih meledak di berbagai media sosial. Bahkan beberapa penyanyi juga menyanyikan ulang atau meng cover lagu tersebut.

Salah satunya Silvy Kumalasari yang ikut membawakan lagu Pujaningsih dan mendapatkan satu juta penanyangan di YouTube.

Selain itu juga terdapat penyanyi dan sinden Jawa Niken Salindri juga ikut meng cover lagu Pujaningsih.

Berikut lirik lagu Pujaningsih beserta arti dalam bahasa Indonesia.

Purwakane pagut netra trus andulu

(Berawal dari tatapan mata yang dalam)

Nadyan datan andangu

(Walaupun tidak lama)

Nanging wus tumekeng kalbu

(Namun telah merusak di kalbu)

Mbabar pajar pindha slaka binabar

(Semburat cahaya bagaikan emas yang bersinar)

 Baca Juga: Lirik Lagu Berakhir di Aku Ost Film Home Sweet Loan, Beri Semangat Untuk Generasi Sandwich

Sepisan anjawat kang asta

(Pertama memegang tangannya)

Kaya kaya wus antuk swarga

(Seperti mendapatkan surga)

Apa iya iki tresna?

(Apakah ini yang namanya cinta?)

Tresna kang sanyata

(Cinta yang sebenarnya)

 Baca Juga: Lirik Lagu Watak Utama, Single Terbaru BCL yang Berkolaborasi Dengan Adik Mendiang Ashraf Sinclair

Temah agawe kunjana papa

(Hal ini membuat tergila-gila)

Lunging gadung hangayun ayun

(Ujung pohon gadung melambai-lambai)

 

Dhuh sang mustikaning asmara

(Duh sang permata hatiku)

Sun kayungyun mring handika

(Aku terpukau pada dirimu)

Yen jawata ngelilanana

(Jika Tuhan merestui itu)

Bakal dak pundhut krama 

(Kan ku jadikan pendamping hidup) 

 

Mugo kasembadan lelampahan kang jati

(Semoga terwujud cerita cinta yang sejati)

Dak jongka srana asmara kang yekti

(Kan kulakukan apapun demi asmara yang nyata)

Manembah mring sang hyangwidi

(Kupanjatkan doa kepada yang kuasa)

Mugio peparing margi

(Semoga diberi jalan)

Margi kang waluya jati

(Jalan yang benar dan sejati)

Duh duh aduh sang mustikaning asmara

(Wahai sang permata hatiku)

 

Sepisan anjawat kang asta

(Pertama memegang tangannya)

Kaya kaya wus antuk swarga

(Seperti mendapatkan surga)

Apa iya iki tresna?

(Apakah ini yang namanya cinta?)

Tresna kang sanyata

(Cinta yang sebenarnya)

 

Temah agawe kunjana papa

(Hal ini membuat tergila-gila)

Lunging gadhung hangayun ayun

(Ujung pohon gadhung melambai-lambai)

 Baca Juga: Lirik Lagu Watak Utama, Single Terbaru BCL yang Berkolaborasi Dengan Adik Mendiang Ashraf Sinclair

Dhuh sang mustikaning asmara

(Wahai permata hatiku)

Sun kayungyun mring handika

(Aku jatuh cinta pada dirimu)

Yen jawata ngelilanana

(Jika Tuhan merestuinya)

Bakal dak pundhut krama

(Akan kujadikan pendamping hidup)

 

Temah agawe kunjana papa

(Hal ini membuat tergila-gila)

Lunging gadhung hangayun ayun

(Ujung pohon gadung melambai-lambai)

Dhuh sang mustikaning asmara

(Wahai permata hatiku)

Sun kayungyun mring handika

(Aku jatuh cinta pada dirimu)

Yen jawata ngelilanana

(Jika Tuhan merestuinya)

Bakal dak pundhut krami

(Akan kujadikan pendamping hidup)

 

Dak mulyake pindha prameswari

(Kumuliakan seperti ratu)

Mbalung janur dadya usada kang sayekti

(Semoga menjadi apa yang kuinginkan)

Mbalung janur dadya usada kang sayekti

(Semoga menjadi apa yang kuinginkan)

 

Makna Lagu Pujaningsih 

Lagu Pujaningsih sendiri memiliki kisah pujian terhadap orang yang disayangi yakni pasangan. Dengan melihat setiap liriknya, menggambarkan rasa cinta seseorang dengan pasangannya.

Lirik-lirik tersebut dipenuhi dengan metafora yang ditulis dengan Bahasa Jawa halus membuat semakin indah.

Melodi musiknya yang mendayu-dayu membuat lagu Pujaningsih semakin enak didengarkan. (nun/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#SILVY KUMALASARI #Niken Salindri #Bahasa Jawa #Lagu Pujaningsih #Wisnu Jaya #lirik lagu Pujaningsih #Agus B #RW Aziz