Pengelola basecamp Suwanting, Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Sarwanto mengungkapkan, saat weekdays biasanya hanya kisaran 50 orang. Sementara kalau weekend kuota selalu penuh.
"Kalau cuaca normal atau musim kemarau rata-rata 50 orang. Kalau musim hujan seperti ini di bawah 50," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (7/10).
Saat ini, kuota pendakian maksimal mencapai 320 orang. Jumlah tersebut disesuaikan dengan luas area camp atau pendirian tenda. Kendati demikian risiko mendaki saat musim hujan lebih besar. "Treknya licin, pendaki rentan terkena hipotermia, dan badai," ujarnya.
Menurutnya, berdasarkan pengalaman yang mengalami hipotermia karena kekurangam logistik. Selain itu juga peralatan yang kurang memadai.
"Oleh karena itu ada peralatan yang wajib dibawa. Jika tidak, tak diizinkan mendaki," terangnya.
Ia menambahkan, durasi pendakian hanya diperbolehkan dua hari satu malam. Pendaftarannya wajib secara online. Saat ini trek pendakian Suwanting lebih landai dan zig-zag dari sebelumnya agar memudahkan. Selain itu dilengkapi keamanan di setiap sisi atau tepi jurang berupa patok dan tali penghubung.
"Yang paling utama harus memberi salam dan berlaku sopan," pungkasnya. (mia/lis) Editor : Agus AP