Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Si Kijang Pink yang Bikin Kangen, Modifikasi Total Kijang LGX 1997

Adennyar Wicaksono • Minggu, 4 Mei 2025 | 17:05 WIB

Yossie Y, ketika memamerkan mobil Kijang LGX pink kesayangannya. ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG
Yossie Y, ketika memamerkan mobil Kijang LGX pink kesayangannya. ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG
 

RADARSEMARANG.ID - Rasa kangen memang tidak bisa dibendung. Ini sesuai yang dialami Yossie Y, pria yang juga menekuni dunia entertainment sebagai disk jockey (DJ) di Kota Semarang.

Yossie – sapaan akrabnya – mengaku sebelumnya memiliki Kijang LGX Tahun 1997. Namun tahun 2009, yang dimodifikasi cukup ekstrim dengan warna pink. Singkat cerita mobil kesayangannya itu harus dijual tahun 2011 lalu.

"Modifikasinya cukup ekstrim, repaint warna dari abu-abu ke pink, lalu pasang sunroof," kata Yossie kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Setelah 14 tahun lebih berpisah, tiba-tiba Yossie kangen dengan mobil pink itu, bahkan beberapa kali dia bermimpi menaiki mobil itu lagi. 

Rasa kangen yang besar membuatnya  berselancar di dunia maya untuk melacak keberadaan mobil tersebut.

Sebelumnya tahun 2011 lalu, Yossie menjual mobil ke orang Temanggung. Kemudian berpindah ke Solo, dan dibeli orang Yogyakarta.

Dua subwoofer Fusion 12 inch dengan dua monoblock. ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG
Dua subwoofer Fusion 12 inch dengan dua monoblock. ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG

Akhirnya dia menghubungi pemilik terakhir, dan berpesan jika mobil Kijang Pink akan dijual, agar ditawarkan kepada dirinya.

"Aneh sih, sempet kebawa ngimpi sampai kangennya. Dari situ saya lacak pemiliknya, sampai akhirnya ketemu dan bisa saya beli lagi February lalu," kenangnya.

Setelah kembali ke tangannya, tak banyak perubahan mayor meskipun beberapa kali berpindah tangan.

Misalnya warna yang tetap pink, dan interior berwarna coklat dengan gaya elegan. "Interior masih sama, dulu pakai MB Tech semi kulit bergaya elegan," tambahnya.

Bedanya sunroof yang sebelumnya menggunakan Webasto L, kini diubah dengan panoramic roof milik Wuling Almaz yang ukurannya lebih besar, meskipun harus memotong kap mesin yang lebih luas menurut Yossie malah tambah keren.

Interior berwarna coklat membuat kesan di dalam kabin lebih elegan. ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG
Interior berwarna coklat membuat kesan di dalam kabin lebih elegan. ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG

"Sekarang pakai panoramic roof punya Almaz, coakanya lebih besar tapi malah tambah keren dan paling penting berfungsi normal," ujarnya.

Masih dari sisi eksterior, agar tampang bertambah elegant Yossie mengganti dengan Velg Brabus Monoblock 3 ring 18 dibalut dengan ban cukup tipis agar tampak lebih ceper.

Sementara spion khas Kijang yang besar, diganti milik Honda Jazz idsi agar tampak lebih runcing.

"Audio pakai android 10 inchi, dengan spion tengah yang bisa kamera depan belakang. Subwoofer pakai Fusion 12 inchi dua buah, dengan dua monoblok untuk mengangkat mid ringe serta subwoofer," katanya.

Meskipun bisa dibilang sudah keren, Yossie mengaku tidak berpuas diri untuk kembali melakukan modifikasi.

Misalnya merapikan cat, plafon dan lainnya. Dari sisi perawatan menurutnya sangat mudah, cukup servis rutin layaknya mobil Jepang lainnya.

"Kijang terkenal mobil nyaman, untuk perawatan juga sangat mudah, cukup servis rutin," akunya. (den/fth)

 

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#lgx #kijang #modifikasi