Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Niat dan Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh Jumadil Awwal Bulan November 2024, Pahalanya Seperti Puasa Setahun Full

Falakhudin • Kamis, 14 November 2024 | 15:39 WIB
Menu Buka Puasa Puasa Ayyamul Bidh Jumadil Awwal Bulan November 2024
Menu Buka Puasa Puasa Ayyamul Bidh Jumadil Awwal Bulan November 2024

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Ayyamul Bidh sendiri berarti hari-hari yang cerah di mana bulan bersinar terang.

Pada hari-hari tersebut, umat Islam dianjurkan melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh. Anjuran ini tercantum dalam hadis riwayat Ibnu Abbas.

"Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, ia berkata: 'Rasulullah SAW sering tidak makan (berpuasa) pada hari-hari yang malamnya cerah (ayyamul bidh) baik di rumah maupun dalam bepergian'." (HR an-Nasa'i dengan Sanad Hasan)

Ada amalan setara berpuasa sepanjang tahun yang diwasiatkan oleh Rasulullah SAW kepada umatnya. 

Baca Juga: Makna, Sejarah, Keutamaan dan 10 Amalan Bulan Jumadil Awwal

Baca Juga: Majelis Gandrung Nabi akan Bersholawat Bersama Habib Jakfar Shodiq Al Musawa di Semarang Besok, Cek Disini Jadwal Lengkapnya

Baca Juga: Sosok Profil Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara atau UAS yang Akan Hadir di Semarang Besok

Baca Juga: Kajian Plus Sholawat 2 Tempat di Semarang Bersama Ustadz Prof KH Abdul Somad dan Habib Hamid bin Sholeh Ba Agil, Cek Disini!

Baca Juga: Jadwal Sholawat Majelis Az Zahir Bulan November 2024

Baca Juga: Jadwal Majelis Gandrung Nabi Bulan November 2024

Amalan tersebut adalah melaksanakan puasa sunnah tiga hari dalam setiap bulannya.

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW menyebut puasa sunnah yang dilakukan tiga hari dalam setiap bulan adalah puasa Ayyamul Bidh. 

Amalan puasa ini dikerjakan setiap pertengahan bulan Hijriah.

Rasulullah SAW menganjurkan puasa Ayyamul Bidh untuk diamalkan. 

Dalil pengamalannya diperoleh dari hadis yang diriwayatkan dari Qatadah bin Milhan ra, bahwa ia berkata,

"Rasulullah SAW telah memerintahkan untuk berpuasa pada hari-hari yang malamnya cerah, yaitu tanggal 13, 14, dan 15." (HR Abu Dawud). (An-Nawawi, Riyâdhus Shâlihîn, juz II, h. 81)

Pada bulan ini, puasa Ayyamul Bidh Jumadil Awwal 1446 H bertepatan pada November 2024. 

Berikut adalah jadwal yang dilengkapi niat dan keutamaannya untuk diamalkan. 

Baca Juga: MELUAP! Meski Hujan, Puluhan Ribu Jamaah Hadir di KPU Kota Semarang Bersholawat Bersama Majelis Az Zahir

Baca Juga: Jadwal Sholawat Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf Bulan November 2024

Baca Juga: November, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf akan Bersholawat di Semarang, Ini Jadwalnya!

Baca Juga: KPU Kota Semarang Bersholawat Bersama Majelis Az Zahir, Catat Jadwalnya

Baca Juga: Miras Diteguk Santri Ditusuk, Puluhan Ribu Santri Yogyakarta Demonstrasi Tuntut Pelaku Penusukan Dihukum Setimpal

Baca Juga: AJIB! Masjid Agung Jawa Tengah Baru An Nuur Magelang Diresmikan, Jadi Destinasi Wisata Religi Baru yang Siap Dikunjungi, Ini Fitur Lengkapnya

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Jumadil Awwal 1446 H ini mengacu pada kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag) RI. 

 

 

 

Berikut ini lafal Niat Puasa Ayyamul Bidh.

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى  

Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lilâhi ta’âlâ.   

Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta’âlâ.”

Sebagaimana puasa sunnah pada umumnya, waktu niat puasa Ayyamul Bidh sejak malam hari sampai sebelum masuk waktu awal, posisi matahari condong ke barat.

Dengan catatan, belum makan ataupun minum apa-apa sejak terbit fajar hingga waktu niat dilakukan.

Baca Juga: Haul Solo 2024 Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi, Panitia Siapkan 1,85 Ton Beras dan 260 Ekor Kambing

Baca Juga: Sukseskan Haul Solo Al Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi, Pemkot Siapkan 10 Lokasi Kantong Parkir, Ini Daftarnya

Baca Juga: Sosok Profil Gus Miftah dan Tugasnya Sebagai Utusan Khusus Presiden RI

Baca Juga: Sosok Prof. Dr. Abdul Mu’ti Alumni UIN Walisongo Semarang Yang Jadi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah

Baca Juga: Sosok Profil Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, dari Imam Masjid menjadi Menteri Agama Indonesia

Asal Usul Puasa Ayyamul Bidh

Puasa ini disebut puasa hari-hari putih (ayyamul bidh), karena hari-hari tersebut bertepatan dengan terang bulan (terang-terangnya bulan).

Menurut kitab Umdatul Qari Syarah Shahihul Bukhari, nama Ayyamul Bidh berdasarkan kisah Nabi Adam turun ke Bumi.

Ketika Nabi Adam diturunkan ke Bumi, tubuhnya terbakar matahari dan tubuhnya menjadi gosong.

Kemudian Allah memberi wahyu agar Nabi Adam berpuasa selama tiga hari.

Pada saat menjalani puasa hari pertama, sepertiga badannya menjadi putih.

Kemudian puasa kedua, setengah badannya bersih dan menjadi putih.

Hingga puasa ketiga, di mana seluruh tubuh Nabi Adam menjadi putih.

Baca Juga: Mengenal Sosok Profil KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq

Baca Juga: Profil K.H. Taj Yasin Maimoen, dari Santri untuk Negeri, Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah 2024-2029

Baca Juga: Sejarah Berdirinya Majelis Ta’lim dan Sholawat Az Zahir

Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Ini Sosok Profil Gus Iqdam

Baca Juga: Sejarah Berdirinya Majelis Dzikir dan Sholawat Gandrung Nabi

 

Pelaksanaan Puasa Ayyamul Bidh

Setelah berniat, langkah selanjutnya dalam melaksanakan puasa Ayyamul Bidh adalah melaksanakan sahur. 

Sahur merupakan sunnah yang sangat dianjurkan karena mengandung banyak keberkahan dan memberikan kekuatan bagi orang yang berpuasa. 

Sahur dilakukan sebelum waktu subuh, dan disarankan untuk menunda sahur hingga mendekati waktu subuh agar kekuatan selama berpuasa bisa lebih optimal. 

Puasa Ayyamul Bidh, seperti halnya puasa lainnya, melibatkan menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.

Setelah waktu berbuka tiba, puasa bisa dibatalkan dengan segera, biasanya dimulai dengan kurma atau air putih, diikuti dengan makan malam.

 

 

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Seperti disinggung di awal, keutamaan puasa Ayyamul Bidh adalah  seperti puasa sepanjang tahun. 

Baca Juga: Meluap! Ribuan Jama’ah hadir di PHBI Langensari Bersholawat bersama Majelis Gandrung Nabi

Baca Juga: Diawali dari semangat Al Habib Masyhur, Ini Sejarah Singkat Berdirinya Majelis Al Muqorrobin

Baca Juga: Membeludak! Ribuan Jamaah Bersholawat Bareng Habib Fauzi Rizal Bin Mashyhur Al Munawwar dan Majelis Grayak Al Muqorrobin di Kalibelang Wujil

Baca Juga: Mengenal Sosok KH Asmuni Muhammad Noor, Pendiri Ponpes Al Ihsan Pandeglang yang Wafat Saat Ceramah Maulid Nabi

Baca Juga: Dikenal Sederhana dan Jadi Panutan, Sosok Gus Lik Kyai Terkemuka Asal Jamsaren Kediri Wafat

Baca Juga: Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Semarang Masa Khidmah 2024-2029 Resmi Dilantik

Keutamaan ini berdasarkan hadis riwayat Bukhari nomor 1979.

“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun,” demikian sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ’As. 

Kemudian Allah menurunkan ayat dalam kitabnya yang mulai karena membenarkan hal tersebut:

‘Siapa saja yang datang dengan kebaikan maka baginya pahala 10 kali lipatnya’ [QS al-An’am: 160]. Satu hari sama dengan 10 hari’.” (HR Ibnu Majah dan at-Tirmidzi). 

Baca Juga: Free Download kalender 2025 Vektor: Lengkap Indonesia, Jawa dengan Weton, Neptu dan Bulan Hijriyah Islam

Baca Juga: Barokah Melihat Wajah Orang Alim, Malaikat akan Memintakan Ampun hingga Hari Kiamat.

Baca Juga: Mengenal Sosok Habib Husein Mutahar, Pengarang lagu 17 Agustus 45 Hari Merdeka Sekaligus Pendiri Paskibraka

Baca Juga: Do’a Kemerdekaan 17 Agustus yang Pernah Dibacakan KH Maemun Zubair di Peringatan HUT RI lengkap Arab, Latin dan Artinya

Baca Juga: Asal-Usul dan Makna Malam Tirakatan 17 Agustus, Ternyata Begini Sejarahnya

Ia berkata: “Hadits ini hasan.” Ibnu Majah juga menilainya sebagai hadits shahih dari jalur riwayat Abu Hurairah ra). (I’ânatut Thâlibîn Juz II).

Demikian penjelasan jadwal puasa Ayyamul Bidh Jumadil Awal 1446 H di bulan November 2024 lengkap panduannya.

Semoga pada waktunya kita bisa mengamalkan amalan sunnah ini. Aamiin. Wallahu a’lam. (fal/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Jadwal puasa Ayyamul Bidh #Asal Usul Puasa Ayyamul Bidh #November 2024 #Puasa Ayyamul Bidh #keutamaan Puasa Ayyamul Bidh #Jumadil Awwal #niat puasa ayyamul bidh