RADARSEMARANG.ID - Steak adalah menu masakan yang banyak digemari penikmat daging di seluruh dunia. Namun, jika kita ingin memesan steak di restoran kita harus siap merogoh kocek lebih.
Memasak steak sendiri di rumah adalah pilihan yang menarik karena kita bisa menentukan sendiri steak seperti apa yang kita inginkan, dan tentu saja kita bisa berhemat banyak dengan memasak di rumah.
Apabila kita melihat tutorial memasak steak semua nampak cukup sederhana. Namun ternyata banyak orang yang gagal karena tidak memperhatikan beberapa detail dan mendapatkan hasil yang tidak sesuai keinginan.
Tidak hanya soal bahan yang berkualitas, namun juga keterampilan dalam memasak steak yang baik akan sangat menentukan rasa dan teksturnya. Berikut adalah beberapa tips memasak steak agar hasilnya juicy, empuk, dan lezat.
Baca Juga: 8 Tips Gaya Hidup Hemat untuk Anak Kos yang Siap Merantau
- Pilih potongan steak yang tepat
Kualitas daging sangat berpengaruh pada hasil akhir steal. Potongan seperti rib eye, sirloin, atau tenderloin umumnya paling cocok untuk steak karena teksturnya yang lembut dan berlemak.
Perhatikan juga marbling (serat lemak di dalam daging), setiap negara penghasil daging steak memiliki standarisasi tersendiri terkait kualitas daging mereka.
Sebut saja Amerika, Argentina, Jepang dan Australia. Setiap dari negara tersebut memiliki standarisasi dengan nilai yang berbeda-beda, namun secara umum kita dapat menggunakan BMS (Beef Marble Score).
Nilai BMS dari suatu daging ditentukan dari beberapa faktor seperti warna, kecerahan, tekstur, kilauan dan lainnya. Nilai BMS berkisar dari 1 sampai 12 poin, semakin tinggi point BMS suatu daging berarti kualitasnya semakin baik.
Pilihlah potongan steak yang paling sesuai dengan selera dan budget kamu, karena preferensi setiap orang dalam rasa steak pun berbeda-beda.
- Pastikan daging sudah di suhu ruangan dan kering sebelum dimasak
Kita tidak mau memakan steak yang luarnya sudah matang namun dalamnya masih mentah. Maka penting untuk memperhatikan suhu daging. Sebelum memasak, biarkan steak berada di suhu ruangan selama sekitar 20-30 menit.
Ini akan memastikan steak matang lebih merata. Jika daging langsung dimasukkan ke dalam wajan saat masih dingin dari kulkas, bagian luarnya bisa cepat matang sementara bagian dalam masih mentah.
Sebelum memasak steak juga kita harus memastikan bahwa daging yang akan kita masak tidak dalam kondisi basah. Gunakan tisu dapur untuk mengeringkan daging. Ini membantu kita mendapatkan crust terbaik dan menghindari daging berwarna keabuan.
- Bumbui dengan sederhana
Seasoning terhadap steak sebenarnya bisa dengan bumbu apapun sesuai selera kalian. Namun, saat kita membeli daging berkualitas baik tentu saja kita ingin merasakan rasa sejati dari daging tersebut.
Untuk mendapatkan rasa steak yang alami, bumbu yang diperlukan sebenarnya sederhana, garam dan lada hitam kasar adalah yang terbaik untuk memperkuat rasa daging.
Taburkan bumbu secara merata di kedua sisi steak sesaat sebelum memasak, agar bumbu meresap dengan baik tanpa menarik kelembaban daging.
Baca Juga: Mengenal Sejarah dan Peran Sumpah Pemuda dalam Kebangkitan Nasionalisme Indonesia
- Panaskan wajan atau grill dengan benar
Suhu yang tepat sangat penting dalam memasak steak. Pastikan wajan atau grill sudah sangat panas sebelum menaruh steak di atasnya.
Apabila kalian menggunakan teknik sear menggunakan wajan. Disarankan menggunakan wajar berbahan iron cast.
Suhu tinggi akan menghasilkan crust yang bagus, yaitu lapisan karamelisasi cokelat keemasan di permukaan daging, yang menambah rasa dan menjaga kelembutan daging di dalamnya.
Dengan panas dan teknik yang baik kita bisa mendapatkan hasil steak yang memiliki crust yang renyah diluar dan bagian dalam daging yang juicy dan lembut.
- Jangan sering membalik steak
Saat memasak steak, biarkan daging matang di satu sisi sebelum membaliknya. Membalik steak terlalu sering dapat mengganggu proses karamelisasi dan menghasilkan permukaan yang tidak merata.
Apabila kalian tidak yakin dengan tingkat kematangan dagingnya kalian bisa mengangkat sedikit bagian bawah daging untuk mengecek apakah sudah mendapatkan crust yang kalian inginkan.
- Gunakan teknik “Sear-Rest-Sear”
Teknik ini membantu menjaga steak tetap juicy. Pertama, sear steak di kedua sisi pada suhu tinggi selama 2-3 menit untuk membentuk kerak. Lalu, angkat steak dari wajan atau grill, istirahatkan sejenak selama 5-10 menit.
Setelah daging melalui tahap resting kalian bisa melakukan proses yang disebut basting, yaitu memandikan steak menggunakan lelehan mentega biasanya menggunakan tambahan thyme, rosemary atau garlic untuk menambah aroma steak. Gunakan suhu sedang saat proses basting, ini membantu steak matang merata tanpa kehilangan banyak jus.
- Gunakan termometer daging
Umumnya daging dengan steak grade akan dimasak sampai tingkat kematangan medium rare. Medium rare dianggap sebagai tingkat kematangan terbaik untuk steak karena memastikan daging sudah matang dan juicy.
Namun preferensi setiap orang tentu berbeda dan tergantung daging yang kita pilih. Untuk memastikan tingkat kematangan steak yang sesuai dengan preferensi, gunakan termometer daging. Berikut panduan suhu internal untuk berbagai tingkat kematangan:
- Very Rare "Blue" 43-46°C (110–115°F). Steak matang di luar dan mentah di dalam, warna daging masih merah.
- Rare 49-52°C (120-125°F). Bagian dalam steak berwarna merah, sedikit hangat tapi masih mentah.
- Medium Rare 55-57°C (130-135°F). Bagian dalam steak sudah berwarna sedikit merah muda, hangat dan sedikit matang.
- Medium 60-63°C (140-145°F). Bagian tengah berwarna merah muda dan tekstur sudah lebih keras.
- Medium-Well 65-68°C (150-155°F). Sedikit merah muda pada bagian tengah. Namun, sebagian besar sudah berwarna kecoklatan.
- Well Done 71°C+(160°F+). Berwarna coklat dan tekstur nya keras.
Baca Juga: Kemenkumham Jateng Qurban Sapi dan Kambing, Daging Dibagikan ke Masyarakat
- Istirahatkan steak sebelum disajikan
Setelah dimasak, biarkan steak istirahat selama 5-10 menit sebelum memotongnya. Teknik ini disebut sebagai resting, ini penting agar jus daging tidak keluar saat dipotong, sehingga steak tetap juicy dan penuh rasa.
Kamu bisa membiarkan steak di suhu ruang atau tutup dengan kertas aluminium secara longgar saat steak beristirahat untuk menjaga suhu.
- Sajikan dengan side dish yang pas
Steak bisa dinikmati dengan berbagai sides, mulai dari kentang panggang, salad segar, hingga sayuran tumis. Kombinasi ini memberikan keseimbangan yang sempurna antara rasa gurih dari daging dan segarnya sayuran.
Memasak steak yang sempurna memang membutuhkan sedikit latihan dan kesabaran, tetapi hasilnya akan sepadan.
Mulai dari memilih potongan yang tepat, mengatur suhu dengan baik, hingga memberikan waktu istirahat pada daging, setiap langkah penting untuk menghasilkan steak yang lezat dan memanjakan lidah. (mg9/bas)
Editor : Baskoro Septiadi