RADARSEMARANG.ID - Muara Sungai dan Pantai menjadi spot yang banyak didatangi oleh para pemancing saat ini.
Daerah sekitar pesisir ini dinilai kaya akan berbagai macam ikan dan wilayahnya cenderung mudah diakses.
Namun banyak pemancing yang kecewa saat memancing di sekitar muara karena kerap kali menjumpai air yang sedang surut maupun cuaca yang tidak mendukung.
Akibatnya ikan yang didapat menjadi sedikit bahkan sulit untuk dipancing meskipun sudah memancing dalam waktu yang lama.
Namun kini para pemancing dapat memanfaatkan sebuah website yang menyediakan jadwal pasang surut air laut hingga aktivitas ikan di perairan.
Website tersebut adalah pasanglaut.com yang didalamnya menampilkan banyak data yang dapat dimanfaatkan oleh pemancing bahkan nelayan.
Untuk menggunakannya cukup menggunakan browser pada Smartphone maupun PC dan tulis alamat pasanglaut.com pada kotak pencarian.
Jika sudah masuk kehalaman awal pasanglaut maka tinggal cari wilayah yang sesuai maupun daerah terdekat dengan lokasi memancing.
Misal akan memancing di sekitar daerah Pantai Marina, maka tinggal memilih lokasi Benua Asia, Negara Indonesia, Provinsi Jawa Tengah, dan Daerah Semarang.
Maka akan ditampilkan data secara default untuk hari ini yang memuat informasi Cuaca, Index UV, Pasang Surut, Suhu Air, Ketinggian Ombak, Aktivitas Ikan, Fase Bulan, dll.
Dalam sistem juga ditampilkan kondisi umum apakah daerah tersebut pada hari itu dapat memancing dengan hasil maksimal atau tidak.
Ada tiga kondisi yang menerangkan keadaan perairan yaitu Sangat baik, Baik, dan Buruk. Kondisi dapat berubah setiap harinya sesuai dengan kondisi cuaca maupun aspek lainnya.
Pemancing dapat berangkat jika keadaan menunjukan Sangat Baik dan Baik, tetapi jika keadaannya adalah Buruk maka lebih baik untuk tidak menuju lokasi memancing.
Selain menampilkan data hari ini, dalam website juga menampilkan ramalan keadaan perairan untuk beberapa hari kedepan.
Dengan adanya website ini para pemancing maupun nelayan dapat memanfaatkan agar acara memancing mendapatkan hasil yang maksimal dengan menyesuaikan kondisi perairan dan cuaca.
Editor : Agus AP