Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Dijuluki Raja Buah, Ternyata Begini Sejarah dibalik Durian

Magang Radar Semarang • Rabu, 9 Oktober 2024 | 15:39 WIB

 

Ilustrasi Durian
Ilustrasi Durian

RADARSEMARANG.ID - Durian terkenal dengan ciri khas baunya yang tajam dan kulit yang tajam. Durian juga dikenal dengan julukannya yang fantastis, “Raja dari Segala Buah.”

Durian merupakan buah yang tumbuh di wilayah tropis Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Setiap musim, buah ini ramai digandrungi oleh pecinta Durian. Selain dapat dimakan langsung, durian sering dijadikan berbagai olahan, mulai dari kue, ketan, puding, bahkan es cendol.

Namun, dibalik kepopuleran durian di masa sekarang, bagaimanakah awal mula orang-orang mulai mengonsumsi durian? Artikel ini akan menjelaskan sejarah dan awal mula kepopuleran durian.

Baca Juga: Misteri Dibalik Aroma yang Menyengat, Ternyata Buah Durian Mengandung 4 Senyawa Ini

Sejarah Durian di Indonesia

Rupanya durian sudah eksis sejak lebih dari seribu tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan oleh penemuan relief buah durian di permukaan pahatan candi Borobudur yang dibangun pada 775-820 Masehi. 

Dari catatan sejarah tersebut membuktikan bahwa durian sudah dinikmati oleh orang zaman dahulu sejak 1300 tahun yang lalu. 

Buah durian dulunya dipercayai sebagai buah yang dapat memberi kesuburan agar wanita bisa hamil.

Oleh karena itu, buah ini banyak ditemukan di permukaan relief candi bersandingan pahatan wanita kerajaan lainnya. 

Nama durian berasal dari istilah melayu ‘duri’ karena kulitnya yang tajam dan menyerupai duri. 

Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Ini 5 Tips Memilih Durian yang Matang dan Manis

Dilansir dari jurnal yang dikeluarkan oleh Herbarium Bogoriense, terdapat 20 dari 29 jenis durian liar dunia yang ditemukan di Indonesia. Meskipun begitu, hanya 9 dari 20 jenis durian di Indonesia yang aman untuk dikonsumsi.

Kebanyakan jenis pohon durian tumbuh di wilayah Kalimantan dan sisanya dapat ditemukan di Sumatera, Jawa, Bali, Maluku, dan Papua.

Tidak diketahui kapan pastinya durian mulai dikembangkan di Indonesia karena durian telah dibudidayakan selama berabad-abad di tingkat desa.

Diperkirakan, durian mulai dikembangkan untuk komersial pada pertengahan abad ke-18 pada era raja-raja Mataram. Pada saat itu itu kepopuleran durian menyebar ketika durian digunakan sebagai sajian setiap diadakan perayaan kerajaan. 

Sejarah Durian di Negara Barat

Durian mulai dikenal di Eropa sekitar 620 tahun yang lalu melalui catatan Niccolò de' Conti yang melakukan perjalanan ke Asia Tenggara pada abad ke-15. 

Dari catatan tersebut, ia menyebutkan bahwa di pulau Sumatera dia berjumpa dengan orang yang memiliki buah hijau besar menyerupai semangka yang disebut durian. 

Baca Juga: Mitos atau Fakta? Makan Durian Bersama Kopi Bisa Berbahaya

Baca Juga: BELUM BANYAK YANG TAHU! Ini 4 Manfaat Durian untuk Kesehatan Tubuh yang Perlu Kamu Tahu

Di dalam buah tersebut terdapat daging buah yang tebal dengan aroma dan cita rasa unik yang menyerupai mentega, serta bau yang menyengat tajam. 

Fun fact: Julukan durian sebagai raja para buah diberikan oleh seorang ahli botani, Alfred Russel Wallace pada tahun 1856.

Siapa sangka buah yang ikonik ini memiliki menyimpan beragam cerita? Sejarah sang raja buah ini mengajarkan kita bahwa selalu ada kisah menarik di setiap kesederhanaan. (mg10/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Wilayah Tropis #durian #sejarah durian #buah durian #musim durian #Sejarah