Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Soto Sawah Sekolahan Mbak Tutik Semarang, Harga Ramah di Kantong, Bonus Pemandangan

Agus AP • Minggu, 29 Januari 2023 | 18:10 WIB
Konsumen Soto Sawah Mbak Tutik menikmati pemandangan alam sambil makan dengan lesehan. (IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Konsumen Soto Sawah Mbak Tutik menikmati pemandangan alam sambil makan dengan lesehan. (IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID - Restoran, kafe, atau rumah makan, mengusung konsep outdoor dengan pemandangan sawah kini lagi ngetren.

Tak hanya di Kota Semarang, ada juga di Kendal, Ungaran, dan Magelang. Di Kota Semarang, Soto Sawah di Kecamatan Mijen, menjadi salah satu tujuan pecinta kuliner yang ingin sekalian healing.

Tak sekedar makan, pemandangan menyejukkan mata paling diburu penyuka kuliner. Apalagi jika menawarkan suasana yang tenang dan asri, pengunjung dari kota-kota besar paling senang.

Salah satunya, Warung Soto Sekolahan. Meski hanya menjual soto, namun pemandangan sawahnya yang alami cukup menyejukkan mata.

Hamparan sawah hijau tampak cantik. Pepohonan masih tumbuh subur. Ditambah, potret pegunungan. Panorama alam yang lengkap.

Warung Soto Sawah Sekolahan milik Mbak Tutik ini menyediakan meja kursi dan lesehan. Namun, favorit pengunjung yang lesehan yang berhadapan langsung dengan sawah dengan tanaman padi nan hijau.

Gemercik air terdengar bagai iringan musik yang khas dan menyegarkan. Jika cuaca bagus, gunung akan terlihat indah kebiruan meski nun jauh jaraknya.

Tak hanya itu, Mbak Tutik juga menyediakan properti untuk berswafoto. Seperti kereta andong, spot foto bersama burung Kakak Tua, dan taman mini. Dilengkapi juga fasilitas bermain anak, seperti ayunan.

Tak hanya itu, untuk menambah edukasi, ada juga kolam ikan, burung hantu, burung kakak tua, iguana, dan ayam. Lebih nyaman lagi, lahan untuk parkir cukup luas.

Bagi yang tak suka soto tak perlu khawatir, tersedia beragam menu lain. Di antaranya ikan bakar, ayam bakar, telur goreng, dan lainnya. Bahkan, ada puluhan lauk dan sate-satean seperti sate ayam, sate telur puyuh, sate sosis, dan sebagainya.

Harganya mulai Rp 1.000-an. Makin lengkap lagi, dijual aneka cemilan dan snack seperti putu ayu, agar-agar, bolen pisang, dan lain-lain.



Mbak Tutik menuturkan, usaha ini awalnya hanya kantin sekolah. Namun, seiring berjalannya waktu, peminatnya semakin meningkat. Saking ramainya, lahannya diperluas.

Alhasil, ia pun mendirikan beberapa gubug tempat makan lesehan. Cara ini cukup efektif untuk menampung pengunjung. Supaya lebih natural, ia buat atapnya dengan daun. "Konsepnya alam terbuka, lebih asri, dan sejuk," ujarnya.

Ia menyebutkan, meski warungnya selalu mengalami peningkatan pengunjung, namun harga soto yang ia jual tetap sama. Satu porsi kecil dibandrol Rp 4.000, sedangkan mangkok besar Rp 7.000.

Dalam pemasaran, ia tak pernah mengiklankan warungnya, baik melalui poster maupun media sosial. Namun pengunjungnya selalu ramai.

Sehari bisa mencapai ratusan pengunjung. Tak datang dari Kota Semarang saja, dari luar kota seperti Kendal, Demak, Salatiga, Ungaran, bahkan dari Ibu Kota Jakarta juga banyak.

"Tetap murah. Bonusnya, pemandangan sawah. Dari situlah soto ini semakin dikenal," ucap dia sembari melayani pembeli.

Salah satu pengunjung asal Demak, Asrori mengaku senang menikmati soto tersebut. Selain harganya ramah di kantong, mendapat bonus pemandangan alam. "Cocok buat saya yang biasanya sibuk di kota, bisa sekaligus healing," tuturnya. (ifa/ida) Editor : Agus AP
#Soto Sawah #Warung Soto Sekolahan #Kuliner #Soto Sawah Mbak Tutik #Kuliner Semarang