Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Awalnya hanya 5 Anggota, Banters Semarang Kini Dihuni Puluhan Pecinta Diecast

Agus AP • Selasa, 7 Februari 2023 | 18:21 WIB
Komunitas Banters Semarang saat melakukan kopdar. (Instagram Banters Semarang)
Komunitas Banters Semarang saat melakukan kopdar. (Instagram Banters Semarang)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Diecast atau mainan yang diproduksi yang menggunakan model logam atau metal ternyata banyak penggemarnya di Kota Semarang. Para penggemar diecast itu tergabung di beberapa komunitas salah satunya Komunitas Banyumanik Diecasters atau sering dikenal Banters.

Banters merupakan komunitas penghobi diecast yang berada di wilayah Banyumanik, Kota Semarang. Didirikan pada tahun Desember 2017, saat ini Banters sudah memiliki sekitar 44 anggota dari berbagai lintas generasi.

Ketua komunitas Banters, Wisnu Laksono, ditemui Jawa Pos Radar Semarang menjelaskan, awal mula berdirinya komunitas ini yang berjumlah 5 orang.

“Awal berdiri tahun 2017, kenal dari temen-temen dari sosmed ternyata rumahnya se area banymanik habis itu kumpul. Dari 5 orang bikin grup wa dengan nama Banters (Banyumanik Diecaster),” jelasnya.

Awalnya Banters bertujuan untuk mewadahi para pecinta diecast di wilayah area Banyumanik saja. Selain menambah anggota dan teman, para anggota dan para pecinta diecast dapat menyalurkan hobinya.

Wisnu menjelaskan bahwa diecast sendiri memiliki berbagai jenis berdasarkan skala ukurannya. Mulai dari skala terkecil 1:100 hingga skala terbesar 1:4, namun didalam komunitas Banters sendiri kebanyakan memiliki koleksi pada diecast skala 1:64 .

“Yang biasa dimainin 1:64 tapi ga semua brand 1:64 asli, banyak brand yang mendekati 1:64 tapi tetap dianggan 1:64 karena mendekati,” ujar Wisnu sambil menunjukan koleksinya.



Ia menjelaskan keuntungan menggeluti hobi mengoleksi diecast yang ia bisa sebut sebagai investasi. Wisnu berkata bahwa ia membeli item diecast dengan syarat tertentu agar item yang dimiliki memiliki nilai dikemudian hari seperti contoh AE 86 Trueno, Nissa Syline R34 milik Brian O Conner dalam film Fast and Fourius Dan juga Nissan Skyline ER 34 edisi Liberty Walk.

“Biasanya kita beli yang Hot Item atau istilahnya Rare, disaat pabrikan uda ga produksi diecaster pasti nyari mobil series itu dan harganya pasti akan naik dan bisa lebih mahal. Kalo harganya sesuai y akita lepas” jelasnya.

Telah berjalan lebih dari 5 tahun, Banters tidak hanya menerima anggota dari wilayah Banyumanik saja melainkan juga terbuka dari berbagai daerah lainnya seperti Ungaran, Semarang Barat, dan daerah lainnya.

“Kita terbuka untuk umum, yang mau join ke banters ga harus rumah banyumanik kalo sekarang, ga nutup kemungkinan kalo sekarang anggota rumahnya bukan Banyumanik. Kopdar sendiri tidak ada tanggal rutinnya, tapi se-free nya anggota baru kopdar, anggotanya lintas generasi mulai dari pelajar hingga pekerja. Tempatnya ngacak bisa di kafe, angkringan, burjo,” ungkapnya.

Kegiatan yang biasanya dilakukan ketika kumpul bersama yakni unjuk kebolehan koleksi diecast masing-masing anggota atau lebih disebut show off dengan memakirkan koleksi diecast di diorama masing-masing sambal mengobrol seputar diecast.

Banters biasanya membagikan kegiatan rutin untuk mengenalkan komunitas kepada masyarakat kedepannya melalui media sosial Instagram, hingga membentuk grup Whatsapp dan mampu menambah jumlah anggota. Bagi masayarakat yang ingin bergabung sebagai anggota diharuskan mengikuti kopdar bersama terlebih dahulu dan dapat bergabung sebagai anggota.

Banters sendiri berencana akan mengadakan mini event Costum diecast yang dibuka untuk umum dengan bertujuan agar memberikan kesempatan bagi diecaster untuk unjuk gigi mempertontonkan koleksinya yang akan dihelat pada Sabtu (18/2/23) Adhum Coffee Banyumanik. Ia juga menjelaskan harapan bagi komunitas Banters.

“Ya harapannya bisa tetap solid, tambah rasa kekeluargaannya, semakin bertambah anggota terus bisa mengenalkan diecast ke masyarakat luas agar semakin tertarik dengan dunia diecast,” harapnya. (mg16/mg17/bas) Editor : Agus AP
#Komunitas Banyumanik Diecaster #Matchbox #Tomica #Banters Semarang #hotwheel #diecast