RADARSEMARANG.ID — Sosok Habib umar bin Hafidz adalah seorang ulama yang kharismatik dan mempunyai ilmu yang mendalam, berasal dari tarim yaman, beliau sering berkunjung ke Indonesia untuk bertemu dengan pencintanya seluruh umat Islam yang ada di tanah air Indonesia.
Siapa sangka ia punya rutinitas sehari-hari yang mungkin bagi orang awam terlihat mustahil dan di luar nalar.
Habib Mujtaba, menceritakan kehidupan Habib Umar bin Hafidz tidak pernah tidur dalam semalam, setiap hari.
Habib Umar bangun sekitar jam 02.30 pagi.
Beliau duduk I’tikab menyendiri, lalu salat tahajud dan mengaji Al-Qur’an.
Begitulah rutinitas wajib Habib Umar bin Hafidz.
Lalu Habib Umar beliau menuju ke masjid bersama santri penghafal Al-Qur’an membaca Al-Qur’an dan wirid sampai adzan Subuh berkumandang.
Kemudian beliau salat Subuh berjamaah, lalu mengajar santrinya hingga terbit matahari pagi.
Setelah itu, beliau salat empat rakaat (shalat Isyraq), dan membaca Al-Qur’an satu juz.
Itu adalah amalan wajib beliau, pada pukul 06.30, Habib Umar pulang ke rumah.
Kalau beliau ada tamu, ditemui lebih dulu, setelah itu sarapan pagi.
Namun yang istimewa, pada waktu sarapan pagi ini dipergunakan Habib Umar untuk mengajar keluarga beliau, dari mulai alif ba ta, hingga kitab-kitab besar seperti Alfiyah, Shahih Bukhari, Ihya’ Ulumuddin, dan yang luar biasa belajarnya ada kurikulumnya, hal ini pelajaran yang wajib di contoh bagi penceramah atau dai.
Jangan hanya sibuk ngajar orang lain, tapi tidak ada waktu untuk keluarga sendiri.
Jam 09.00 pagi, Habib Umar tidur dan bangun pukul 10.30 siang.
Setelah itu, Habib Umar berangkat ke kantornya di Darul Mustofa untuk memeriksa dokumen jika ada yang perlu diteliti atau ditandatangani.
Kemudian, Habib Umar menjalankan shalat Dzuhur dan menyempatkan untuk menghadiri undangan masyarakat Tarim.
Habib Umar kembali ke rumah untuk menemui tamunya hingga Asar tetapi kadang beliau mengunjungi majelis fatwa dari jam 10.00 pagi sampai Asar.
Habib Umar mendirikan shalat Asar di masjid, lalu mengajar ngaji sampai jam 17.00 atau satu jam sebelum salat Maghrib.
Baca Juga: Lautan Manusia Padati Puncak Haul Habib Abu Bakar Assegaf, Pecahkan Rekor dan Dongkrak Ekonomi Warga
Biasanya beliau membuka kembali rumahnya untuk menerima tamu.
Kalau ada jenazah atau orang yang meninggal, maka beliau menghadirinya.
Meskipun beliau nggak kenal siapa jenazah itu.
Lalu beliau menuju ke masjid untuk salat Maghrib berjamaah dan membaca Al-Qur’an bersama santrinya yang hafal Al Quran.
Kadang beliau punya jadwal pengajian di luar.
Setelah itu, beliau shalat Isya berjamaah.
Setelah shalat Isya berjamaah, biasanya Habib Umar punya jadwal umum atau untuk masyarakat umum.
Seperti Maulid, pengajian sana dan pengajian sini hingga pukul 21.00.
Habib Umar bin Hafidz hafal Al Quran sejak usia muda dan memiliki hafalan lebih dari 100.000 hadis beserta sanad dan matannya, yang membuatnya bergelar Al Hafidh.
Selain itu, beliau juga menghafal berbagai teks inti dalam fikih, bahasa Arab, dan ilmu-ilmu keagamaan lainnya.
Hafal Al-Qur’an sejak masa kanak-kanak.
Baca Juga: Habib Rizieq Shihab Punya Anak ke 8 dari Istrinya Kedua Syarifah Mona Hasinah Alaydrus
Bergelar Al Hafidh karena menghafal lebih dari 100.000 hadis, lengkap dengan sanad dan matannya.
Beliau bahkan sangat tidak suka gelar tersebut disebut karena kerendahan hati dan rasa malu.
Menguasai berbagai teks inti dalam fikih, bahasa Arab, dan ilmu-ilmu keagamaan lainnya, serta ilmu tafsir.
Profil Habib umar bin Hafidz pada tahun 2024, beliau dinobatkan sebagai tokoh nomor 1 dalam daftar “The World’s Most Influential Muslims”, sebuah penghargaan yang mengakui pengaruhnya yang sangat luas dalam dunia Islam.
Hal ini berdasarkan lembaga riset independen The Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC) yang telahi merilis 500 Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia 2024.
Dalam laporan themuslim500dotcom, Habib Umar bin Hafidz merupakan keturunan langsung Nabi Muhammad SAW generasi ke-39.
Beliau dinobatkan sebagai salah satu ulama, pembimbing spiritual, dan dai terkemuka dalam tradisi Islam saat ini.
Posisinya yang menonjol dalam Thariqoh Ba’alawi memperluas pengaruhnya hingga ratusan juta Muslim di seluruh dunia.
Habib Umar bin Hafidz dijadwalkan akan kembali hadir di Indonesia pada tahun 2025 untuk melakukan rihlah dakwah di beberapa provinsi, termasuk Kalimantan Selatan.
Habib Umar akan hadir di Kalimantan Selatan dalam rangkaian rihlah dakwahnya di Indonesia pada tahun 2025.
Selain Kalimantan Selatan, kunjungan Habib Umar juga akan meliputi Provinsi Aceh dan Makassar di Sulawesi Selatan.
Kedatangan Habib Umar bertujuan untuk menyebarkan dakwah dan mempererat tali silaturahmi dengan umat Islam di berbagai daerah.
Para penggemar dan jamaah diimbau untuk senantiasa berdoa dan memperbanyak sholawat agar perjalanan Habib Umar lancar dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, menurut beberapa akun penggemar Habib Umar.
Para jamaah juga diimbau untuk mempersiapkan diri dengan tertib dan adab yang baik dalam menyambut kedatangan Habib Umar, berdasarkan himbauan dari akun medsos Majelis Rasulullah SAW.
Rihlah Dakwah Indonesia 2025 Al Habib Umar bin Hafizh
SOLO
• Sabtu, 11 Oktober 2025 – Ba’da Ashar
Rauhah Haul Solo di Masjid Ar-Riyadh
• Ahad, 12 Oktober 2025 – Ba’da Shubuh
Haul al-Imam Habib Ali al-Habsyi
• Senin, 13 Oktober 2025 – Ba’da Shubuh
Maulid di Masjid Ar-Riyadh
JAKARTA
• Jumat, 17 Oktober 2025 – Ba’da Isya
Tabligh Akbar di Monas, Jakarta Pusat
• Sabtu, 18 Oktober 2025 – Ba’da Shubuh
Dars Fajr di Masjid Istiqlal
• Ahad, 19 Oktober 2025
Dars Fajr di Masjid Istiqlal – Ba’da Shubuh
Haul Cidodol – 08:00 WIB
Rauhah di Alfachriyah – Ba’da Ashar
• Senin, 20 Oktober 2025 – Ba’da Shubuh
Dars Fajr di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat
Semoga kita bisa memetik pelajaran dalam kisah ini.
Di dalam Al-Qur’an. “Ittaqullah mastatha’tum.
Bertakwalah semampumu. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi