RADARSEMARANG.ID, Semarang — Kabar gembira bagi para Pemburu Sholawat, Pecinta Sholawat, Zahir Mania, Syekhermania, Gandrung Mania, Grayak Mania dan Zaidan Mania Maupun Robin Mania dimanapun berada.
Hari ini akan ada acara sholawatan yang akan dibawakan oleh Habib Ali Zainal Abidin bin Assegaf Khodimul Majelis Az Zahir dari Pekalongan.
Siapa sih yang tidak kenal dengan beliau, yang setiap acara pengajian dan sholawatan selalu dibanjiri oleh puluhan ribu jamaah dari berbagai kota dan daerah mana saja.
Ada Magnet Mahabbah kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam yang membuat para jamaah berduyun-duyun untuk menghadiri acara tersebut.
Majelis ini dipimpin oleh Al Habib Ali Zainal Abidin bin Assegaf yang sangat populer di kalangan remaja muda-mudi Pemburu Sholawat maupun Pecinta Sholawat.
Sedangkan Biografi dan Profil Habib Ali Zainal Abidin bin Assegaf merupakan ulama masyhur di daerah Pekalongan sekaligus menantu dari Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya.
Baca Juga: Pertama Kali Gus Iqdam Kholid Akan Mengaji di Wujil-Ungaran, Ini Waktu dan Lokasinya
Beliau lahir pada tanggal 20 September 1977.
Habib Ali Zainal Abidin bin Assegaf memiliki nasab mulia hingga sampai pada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam.
Bahkan salah satu kakeknya yaitu Habib Abu Bakar Assegaf merupakan seorang Wali Quthub.
Wali Quthub merupakan wali paripurna, wali agung, mereka Hanya ditemukan satu kali di setiap zaman dimana mereka berperan untuk menjelaskan rahasia hakikat illahiyyah.
Majelis Az Zahir sendiri didirikan oleh Habib Ali Zaenal Abidin bin Segaf bin Abubakar Assegaf.
Sebelum mendirikan majelis ini, Habib Ali Zainal Abidin bin Assegaf sudah berkeliling bersholawat dari majelis satu ke majelis lainnya di area Pekalongan Raya.
Atas arahan dan bimbingan dari Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya, tepatnya pada tahun 2016 Majelis Taklim dan Sholawat Az Zahir ini didirikan.
Seperti yang disampaikan oleh Habib Ahmad bin Muhammad Al Habsy di dalam tausyiahnya.
Habib Ali Zainal Abidin bin Assegaf mengambil nama Az Zahir karena Habib Ali Zainal Abidin bin Assegaf menisbatkan nama jamiyahnya agar sesuai dengan pesantren yang didirikan oleh abahnya yakni Habib Segaf bin Abubakar Assegaf.
Nama pondok pesantrennya adalah Az Zahir.
Pondok Pesantren Az Zahir terletak di Desa Widoro, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo.
Pondok Pesantren Az Zahir didirikan oleh Almaghfurllah Al Habib Segaf bin Al Imam Al -Qutb Al Habib Abubakar bin Muhammad Assegaf.
Pondok Pesantren Az Zahir didirikan dengan tujuan untuk memperkuat akhlaq dan aqidah para pemuda islam dengan berdasarkan ajaran Aslafunas Sholihin.
Awalnya Majelis ini didirikan oleh Habib Ali Zainal Abidin Assegaf setiap hari Jum’at kliwon, majelis ini menyelenggarakan pembacaan Maulid Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam.
Setelah selesai melaksanakan shalat Jum’at, Habib Ali Zainal Abidin Assegaf mengadakan acara maulid yang bertempat di kediaman beliau Jalan Toba No. 53 Pekalongan, Jawa Tengah, yang sekarang menjadi Sekertariat Majelis Az Zahir.
Seiring berjalannya waktu, majelis yang tadinya diselenggarakan pada jum’at siang ini dirubah menjadi kegiatan rutin setiap malam Jum’at kliwon dengan ditambah kajian fiqih serta akhlak sesuai Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya.
Rutinan Malam Jumat Kliwon diadakan di Gedung Kanzus Sholawat Pekalongan, yang pagi harinya setelah subuh diadakan Pengajian rutin juga oleh Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya.
Setiap tahunnya, Majelis Az Zahir juga menyelenggarakan Maulid Akbar dan Haul Al Habib Seggaf bin Abubakar Assegaf yang dihadiri oleh para pecinta Nabi besar Muhammad SAW.
Awal mulanya majelis ini hanya bernama Majelis Maulid, namun ketika hendak mengadakan Maulid Akbar, maka para jamaah meminta agar Habib Ali Zainal Abidin bin Assegaf memberi nama majelisnya.
Majelis ini pun akhirnya diberi nama Majelis Az Zahir, sesuai dengan nama Pondok Pesantren ayahnya Beliau di kabupaten probolinggo, Jawa Timur yang diberi nama Az Zahir oleh kakek beliau, Al Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf.
Penamaan Majelis Az Zahir bertujuan untuk melanjutkan dakwah dari abahnya dengan media sholawat.
Agar setiap kebaikan yang diperoleh oleh Majelis Az Zahir ini bisa mengalir kepada Habib Segaf bin Abubakar Assegaf.
Dimulai amanah yang kurang lebih baru puluhan jamaah dan tempatnya di ruangan dalam rumahnya Habib Ali Zainal Abidin bin Assegaf sendiri.
Tak kurang dari satu tahun, jamaah yang berdatangan semakin bertambah.
Yang awalnya cukup di halaman rumah Habib Ali Zainal Abidin bin Assegaf, hingga sampai ke jalan raya di depan rumahnya.
Semakin bertambah banyak, bahkan dari luar kota pun rela jauh-jauh untuk hadir ikut rutinan Majelis Az Zahir.
Selain malam Jumat kliwon, hampir setiap hari Majelis Az Zahir berkeliling dari kota ke kota lain di Indonesia bahkan sekarang sampai ke Luar Negri Sampai Hongkong, Taiwan, dan Malaysia.
Hampir tanpa jeda, Majelis Az Zahir setiap malam melantunkan sholawat ke penjuru nusantara hingga keluar mancanegara.
Pokoknya libur hanya pada bulan Ramadhan sesuai ajuran dari Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya.
Setiap hari sholawat minimal 1000 kali, khusus bulan Maulid (Rabiul Awwal) 16.000 kali.
Safari Maulid mulai dari antar kota di Pulau Jawa, hingga antar luar pulau Jawa pun sudah terlaksana.
Dengan pengunjung yang rata-rata orang puluhan ribu tumpek blek untuk bersama-sama melantunkan sholawat.
Penggemarnya dikenal sebagai Zahir Mania yang sekarang hampir tiap kota selalu ada Zahir Mania.
Dimanapun Majelis Az Zahir berada selalu ada, bukan hanya dari kota yang menyelenggarakan saja, tetapi pasti ada dari luar kota sekitarnya.
Salah satu keistimewaan dari Majelis Az Zahir adalah mampu menghadirkan penampilan yang memukau setiap acara.
Maka tak heran jika setiap acara sholawatan yang digelar bisa menarik magnet puluhan ribu orang untuk menghadirinya.
Sekali mencoba pasti akan ketagihan lagi untuk mendatanginya.
Setelah menghadiri acara tersebut hati dan pikiran akan terasa adem serta tenang, tidak kemrungsung akan selalu memikirkan hal duniawi saja.
Menariknya Majelis Az Zahir juga memberikan penampilan perpaduan antara sholawat, kajian fiqh hingga akhlak yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad Sholallahu Alaihi Wassalam.
Intinya melalui ajaran tersebut Majelis Az Zahir ingin menyebarkan nilai-nilai kebaikan serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
Sedangkan Sholawat sendiri sangat dianjurkan, hal ini berdasarkan dalil firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala ﷻ dan hadis Nabi Muhammad ﷺ.
Anjuran membaca sholawat yang terdapat pada Al-Qur’an, Surat Al Ahzab ayat 56:
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Innallâha wa malâ’ikatahû yushallûna ‘alan-nabiyy, yâ ayyuhalladzîna âmanû shallû ‘alaihi wa sallimû taslîmâ
Artinya: “Sungguh Allah dan malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi Muhammad ﷺ. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kalian untuk nabi. Ucapkanlah salam penghormatan kepadanya” (Surat Al-Ahzab ayat 56).
Baca Juga: Sejarah, Tujuan, Pengertian dan Alasan Pemerintah Menetapkan Hari Santri Nasional 22 Oktober
Urgensi membaca Sholawat, terdapat beberapa hadis yang mengajak umat Islam untuk memperbanyak pujian kepada Nabi Muhammad ﷺ.
Salah satu sabda Rasulullah ﷺ yang memotivasi kita adalah:
مَن صلَّى علَيَّ صَلاةً واحِدةً صلَّى اللهُ عليه عَشْرَ صَلواتٍ، وحُطَّتْ عنه عَشْرُ خَطيئاتٍ، ورُفِعَتْ له عَشْرُ دَرَجاتٍ
Man Sholla ‘Alayya Sholatan Waahidatan shalallahu ‘alaihi “Asyro Sholawat, Wahuththat ‘anhu ‘asyru khotoyatin, Warufi’at lahu ‘asyru darojaat.
Artinya: Barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali, dihapus darinya sepuluh dosa, dan ditinggikan baginya sepuluh derajat. (HR. Muslim)
Untuk itu bagi para Pemburu Syafaat atau Pecinta Baginda Nabi Muhammad SAW dan Zahir Mania wajib hadir dalam acara Majelis Az Zahir Bersholawat.
Berikut ini Jadwal Majelis Az Zahir September 2025 yang dirilis resmi dari sekretariat Majelis Az Zahir pusat:
1. September 2025
Lapangan Berkah Padi Kapas Desa Kenanga Blok Industri Kerupuk Sindang Indramayu Jawa Barat.
2. September 2025
PP Al Ikhlas Assalam Jl Raya Kemiri (Depan Kantor Kecamatan Kemiri) Tangerang Selatan.
Baca Juga: Sosok Profil Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, dari Imam Masjid menjadi Menteri Agama Indonesia
3. September 2025
Lapangan Podo, Jalan Podo Gg 6 RT 7/2 Podo Kedungwuni Pekalongan Jawa Tengah
4. September 2025
Rutinan Majelis Azzahir Pekalongan : Gedung Kanzus Sholawat Pekalongan Jawa Tengah.
6. September 2025
PP Raudlatul Falah Lapangan Merdeka Desa Bermi Gembong Pati Jawa Tengah
7. September 2025
PP Darul Hidayah Jl Raya Pri Tayu KM 4 Runting Tambaharho Pati Jawa Tengah (Siang)
8. September 2025
PP Al Mubarok Lapangan Sumobito Medan Bakti Sumobito Jombang Jawa Timur.
9. September 2025
Lapangan Pabrik Rokok 88 Jalan KH Husnan Tamanan Bondowoso Jawa Timur
10 September 2025
PP Azzahir Widoro Kraksaan Probolinggo Jawa Timur
11 September 2025
Rumah H Sukadi Desa Kutuk Tambakboyo Tuban Jawa Timur
12 September 2025
PP Roudlotul Muta'abbidin Payaman Solokuro Lamongan Jawa Timur
13. September 2025
Simpang Lima Gumul Kediri, Kediri Jawa Timur
15. September 2025
Halaman Masjdi Baitul Husnah Desa Gelisek Deje Kombang Talango Sumenep Madura Jawa Timur
16 September 2025
PT Arina Makmur Sentosa Dusun Duwaklabuh Desa Ketawang Daleman Ganding Sumenep Madura Jawa Timur
17 September 2025
Lantek Timur Galis Bangkalan Madura Jawa Timur
18 September 2025
Universitas Alma Ata Jadan Taman Tirto Kasihan Bantul Jogjakarta.
Dan acara ini terbuka untuk jama’ah umum, silahkan menghadiri.
Sebarluaskan, ajaklah teman, kerabat, dan keluarga menghadiri majelis yang penuh berkah ini.
Selalu basahi lisanmu dengan sholawat.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِمْ
Memasyarakatkan Sholawat, Mensholawatkan Masyarakat.
Agar kelak mendapatkan syafaat. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi