Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Apa Itu People Pleaser ? Begini Penjelasan dan Ciri-cirinya Menurut Psikologi

Magang Radar Semarang • Senin, 7 Oktober 2024 | 21:31 WIB
Ilustrasi people pleaser
Ilustrasi people pleaser

RADARSEMARANG.ID - Dalam dunia yang semakin terhubung melalui teknologi dan media sosial, tantangan untuk memenuhi harapan orang lain menjadi semakin nyata.

Banyak individu merasa tertekan untuk selalu terlihat baik di mata orang lain, dan dalam prosesnya, mereka mengabaikan kebutuhan dan keinginan diri sendiri.

Fenomena ini dikenal sebagai people pleasing, yang mencerminkan perilaku individu yang cenderung berusaha keras untuk menyenangkan orang lain, seringkali dengan mengorbankan kebahagiaan dan kesejahteraan mereka sendiri.

People pleaser sering kali merasa bahwa keberadaan mereka diakui dan dihargai berdasarkan seberapa banyak mereka bisa memenuhi ekspektasi orang lain.

Sementara niat untuk menyenangkan orang lain bisa muncul dari tempat yang baik, perilaku ini dapat menimbulkan efek samping yang merugikan.

Dalam jangka panjang, sifat people pleasing dapat menyebabkan stres, kelelahan emosional, dan bahkan masalah kesehatan mental yang serius.

Lantas bagaimana ciri ciri orang People Pleaser menurut psikologi? Simak penjelasannya dibawah ini.

  1. Kecenderungan Menghindari Konflik

Salah satu ciri paling mencolok dari orang people pleaser adalah ketidaknyamanan mereka saat menghadapi konflik.

Mereka sering kali lebih memilih untuk menuruti kehendak orang lain daripada mengambil risiko dalam menyampaikan pendapat atau keinginan pribadi.

Mereka merasa bahwa dengan menghindari konflik, mereka dapat mempertahankan hubungan yang harmonis.

Hal ini tidak jarang membuat mereka terjebak dalam situasi yang tidak diinginkan, di mana mereka merasa terpaksa mengorbankan pendapat atau perasaan mereka demi kenyamanan orang lain.

  1. Sulit Mengatakan ‘Tidak’

Orang dengan sifat people pleasing biasanya mengalami kesulitan untuk menolak permintaan orang lain.

Ketidakmampuan ini membuat mereka cenderung mengambil beban pekerjaan tambahan, bahkan jika hal tersebut berdampak negatif pada kesehatan mental mereka.

Dalam banyak kasus, mereka merasa bahwa menolak permintaan orang lain akan membuat mereka terlihat egois atau tidak peduli, yang semakin memperburuk perasaan mereka.

  1. Mencari Validasi dari Orang Lain

Rasa ingin menyenangkan orang lain sering kali berakar dari kebutuhan akan validasi eksternal.

People pleaser sering kali merasa bahwa nilai diri mereka tergantung pada seberapa banyak orang lain menyukai mereka.

Kecenderungan ini tidak hanya menghambat pertumbuhan pribadi tetapi juga membuat mereka tergantung pada pendapat orang lain untuk merasa berharga.

  1. Memiliki Rasa Bersalah yang Tinggi

Ketika orang people pleaser merasa tidak dapat memenuhi harapan orang lain, mereka cenderung merasakan rasa bersalah yang mendalam.

Rasa bersalah ini bisa menjadi beban psikologis yang berat dan berujung pada stres yang berkepanjangan.

Meskipun mereka mungkin ingin menghindari konflik, rasa bersalah ini dapat menciptakan konflik internal yang lebih besar, di mana mereka berjuang antara keinginan untuk menyenangkan orang lain dan kebutuhan untuk merawat diri sendiri.

  1. Mengabaikan Kesehatan Diri Sendiri

Orang yang selalu berusaha menyenangkan orang lain sering kali mengabaikan kebutuhan dan kesehatan diri mereka sendiri.

Mereka mungkin merasa lelah secara emosional dan fisik, tetapi tetap berjuang untuk memenuhi ekspektasi orang lain.

Ini adalah siklus yang sulit diputus, tetapi penting bagi mereka untuk belajar menetapkan batasan dan merawat diri sendiri.

Mengabaikan kebutuhan diri sendiri dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius jika tidak ditangani.

Itulah beberapa ciri orang yang memiliki sifat "people pleaser" menurut psikologi. 

Memahami ciri-ciri orang people pleaser dapat membantu individu dan lingkungan sosialnya untuk lebih menghargai kesehatan mental dan hubungan yang sehat.

Penting bagi orang-orang ini untuk berlatih menetapkan batasan dan berani mengatakan 'tidak' demi kesejahteraan mereka sendiri

Dengan dukungan yang tepat, orang-orang yang terjebak dalam perilaku people pleasing dapat belajar untuk menemukan suara mereka dan menciptakan hubungan yang lebih sehat dan memuaskan. (mg14/bas) 

Editor : Baskoro Septiadi
#ciri people pleaser #tanda people pleaser #people pleaser