Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Harapan Baru untuk Difabel Kendal, GP Ansor Dampingi Bantuan Alat Gerak

Budi Setiyawan • Jumat, 18 Juli 2025 | 20:43 WIB
Tiga penyandang disabilitas di Kendal mendapatkan bantuan alat gerak berupa kaki dan tangan palsu dari Dinas Sosial Jawa Tengah.  Kegiatan pendampingan dilakukan oleh Pimpinan Cabang GP Ansor Kendal.
Tiga penyandang disabilitas di Kendal mendapatkan bantuan alat gerak berupa kaki dan tangan palsu dari Dinas Sosial Jawa Tengah. Kegiatan pendampingan dilakukan oleh Pimpinan Cabang GP Ansor Kendal.

RADARSEMARANG.ID, KENDAL — Tiga penyandang disabilitas di Kendal mendapatkan bantuan alat gerak berupa kaki dan tangan palsu dari Dinas Sosial Jawa Tengah.

Kegiatan pendampingan dilakukan oleh Pimpinan Cabang GP Ansor Kendal di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Cepiring.

Program ini merupakan bagian dari kerja sama Dinsos Jawa Tengah dengan Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah dan digelar serentak di seluruh kabupaten/kota.

Di Kendal, terdapat dua penerima kaki palsu dan satu penerima tangan palsu yang kini sedang menjalani tahap pengukuran.

Pengukuran dilakukan agar alat bantu yang dibuat nantinya sesuai ukuran tubuh, nyaman dipakai, dan dapat digunakan dengan optimal.

Ketua PC GP Ansor Kendal, Ahmad Ali Nurudin, mengatakan bahwa program ini membawa dampak kemanusiaan yang nyata bagi para difabel.

“Ini bukan sekadar bantuan fisik, tapi juga suntikan semangat dan harapan bagi mereka,” ujar Ali.

Ia menegaskan, GP Ansor hadir bukan hanya di panggung seremonial, tapi juga dalam kerja-kerja sosial yang dirasakan langsung masyarakat.

“Kita ingin Ansor dikenal sebagai organisasi yang betul-betul membersamai warga, khususnya yang rentan dan termarjinalkan,” tegasnya.

Ia berharap ke depan program seperti ini bisa terus dilanjutkan melalui kolaborasi antara Ansor dan pemerintah daerah.

Salah satu inisiatif yang tengah disiapkan adalah pendirian klinik Ansor di wilayah terpencil yang minim akses kesehatan.

“Ini bentuk keberpihakan terhadap warga kecil yang sering luput dari jangkauan layanan dasar,” tambahnya.

Ali juga mendorong kerja sama lebih luas, termasuk dalam pengurangan pengangguran dan penciptaan lapangan kerja komunitas.

“Jika program seperti ini terus berjalan, maka kemandirian warga bukan hanya cita-cita, tapi keniscayaan,” pungkasnya. (bud)

Editor : Tasropi
#Dinas Sosial #lapangan kerja #GP Ansor