RADARSEMARANG.ID, Kendal - Pasangan Dyah Kartika Permana Sari-Benny Karnadi mendaftar sebagai calon bupati-wakil bupati Kabupaten Kendal pada Pilkada 2024 di KPU Kendal, Kamis (29/8).
Keduanya diantar ribuan pendukung serta dikawal macan putih sebagai simbol.
Pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, merupakan paslon ketiga yang mendaftar ke KPU Kendal.
"Tujuan kami maju di Pilkada Kendal untuk memajukan kabupaten Kendal dan mensejahterakan masyarakat Kendal," ujar Mbak Tika, sapaan akrab Dyah Kartika Permana Sari.
Mbak Tika mengaku bersyukur bisa mendaftar resmi sebagai calon bupati Kendal.
Dia berkomitmen akan berjuang sekuat tenaga dan menyalurkan niat baiknya untuk Kabupaten Kendal.
Terkait pertemuannya dengan Benny Karnadi, Mbak Tika mengaku sudah mengenal pasangannya tersebut sejak lama.
Terlebih keduanya pernah menjadi anggota legislatif di Provinsi Jawa Tengah.
"Kami sudah seperti keluarga. Dan kebetulan sering berkegiatan bareng karena satu frekuensi untuk menyerap aspirasi," terangnya.
Benny Karnadi, bakal calon wakil bupati Kendal mengaku yakin kolaborasi PDIP dengan PKB merupakan satu kesatuan untuk mewujudkan Kendal lebih sejahtera.
"Antusias ribuan pendukung menjadi bukti, bahwa paslon ini dicintai masyarakat," tambahnya.
Sementara Ketua KPU Kendal, Khasanudin menjelaskan, sudah ada 3 paslon yang mendaftar sebagai calon bupati-wakil bupati Kendal.
Meski begitu, KPU masih menunggu hingga Kamis (29/8) pukul 23.59 manakala terdapat paslon yang akan mendaftar.
Pasalnya, masih ada satu partai politik yang belum mengusung pasangan calon. Yakni Partai Ummat.
"Tapi kalau melihat perolehan suaranya di Pileg kemarin, Partai Ummat tidak bisa mengusung paslon sendiri," jelasnya.
Ditambahkan, dari ketiga paslon yang telah mendaftar ke KPU, semuanya telah lengkap terkait persyaratan.
Kemudian, ketiga paslon akan segera mengikuti tes kesehatan di RSUP dr Kariadi.
"Ya tahapan selanjutnya yaitu tes kesehatan. Kalau Kendal sendiri jadwal tempatnya ada di RSUP dr Kariadi Semarang," tambahnya. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi