RADARSEMARANG.ID, Kendal - Wisata Kalikesek di Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, menjadi primadona wisatawan dalam menikmati libur panjang.
Pasalnya, wisata ini menawarkan keindahan alam dan terapi ikan.
Ribuan pengunjung tampak memadati arena wisata Kalikesek Limbangan pada Jumat (10/5/2024).
Mereka datang dari berbagai daerah untuk menikmati pesona keindahan alam dan terapi ikan gratis.
Seperti diungkapkan Suyanto, warga Patebon, Kendal.
Dikatakan, dia sengaja memilih wisata Kalikesek karena penasaran dengan terapi ikan yang disediakan. Terdapat beberapa spot terapi di arena wisata ini.
"Saya cuma berdua sama istri. Memang mau healing dan penasaran saja. Ternyata bagus suasananya," akunya.
Suyanto berharap, ada pengembangan lebih lanjut terkait wisata ini.
Pasalnya, Kalikesek memiliki berbagai potensi terkait wisata air.
"Airnya sangat jernih. Ditambah pemandangan hijau jadi cocok untuk saya yang dari Kendal bawah. Bikin betah juga," ungkapnya.
Sementara Suharti, warga Gunungpati, Kota Semarang, datang bersama 24 orang dalam satu rombongan.
Dia mengajak anak dan cucunya untuk berwisata ceria di Kalikesek ini. Bahkan, dia sudah empat kali datang ke wisata ini.
"Cucu saya suka main di sini. Apalagi ada kolam renangnya. Dia betah," ujarnya.
Tak hanya itu, menurut Suharti, tiket masuk wisata ini sangat murah. Yakni hanya Rp 2.000 saja.
Selain itu, terdapat berbagai wahana dan kuliner yang disuguhkan di wisata ini.
"Banyak wahana juga. Gak akan kapok datang ke sini," katanya.
Sementara Direktur Bumdes Sriwulan Makmur, Muh Aminaturrohman mengatakan, dalam libur panjang ini biasanya pengunjung yang datang mencapai 4.000 sampai 5.000 orang.
Biasanya pengunjung datang dari Kota Semarang, Kendal, Magelang, Demak, Kudus, dan Jepara.
"Wahana favoritnya terapi ikan. Lalu ada kolam renang juga. Pengunjung juga bisa keceh di aliran sungai yang aman," jelasnya.
Amin mengimbau agar pengunjung yang datang bisa menjaga kebersihan.
Serta terus mengawasi anak-anak saat bermain air di kolam renang maupun kolam keceh yang disediakan.
"Himbauannya agar pengunjung bisa mengawasi anak-anaknya. Dan untuk mandi di aliran sungai tidak diperkenankan kalo cuaca hujan," imbuhnya. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi