Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Tak Ada Mahar, PDIP Kendal Buka Pendaftaran Cabup Cawabup

Devi Khofifatur Rizqi • Kamis, 2 Mei 2024 | 20:35 WIB
Potong tumpeng menjadi tanda dibukanya pendaftaran cabup cawabup dari DPC PDI Perjuangan Kendal Kamis (2/5). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG
Potong tumpeng menjadi tanda dibukanya pendaftaran cabup cawabup dari DPC PDI Perjuangan Kendal Kamis (2/5). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID, Kendal - Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kendal mulai membuka pendaftaran calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Kamis (2/5/2024).

Penjaringan cabup dan cawabup ini sudah mendapat juknis dari DPP PDI Perjuangan. Selain itu, pendaftaran untuk periode pertama akan berlangsung hingga 15 Mei 2024 mendatang.

DPC PDIP Kendal secara realistis membuka pendaftatan bagi siapa saja yang serius dalam kontestasi Pilkada bupati dan wabup Kabupaten Kendal.

"Harapannya ada yang serius (mendaftar) dan bisa mendapat rekomendasi dari DPP," jelas Ketua Penjaringan Pilkada PDIP Kendal Munawir.

Munawir mengatakan, kondisi politik di Kabupaten Kendal sedang lesu. Hal itu merupakan imbas dari Pileg kemarin.

Kondisi tersebut turut mempengaruhi masyarakat yang ingin mencalonkan diri sebagai cabup maupun cawabup.

Karenanya, PDIP Kendal menegaskan tidak ada mahar politik dalam mencalonkan seseorang sebagai calon kepala daerah.

"Kami tidak usung mahar. Dan mempersilakan siapapun untuk mendaftarkan diri sebagai cabup-cawabup. Bisa lewat online maupun di kantor DPC. Karena keputusan rekomendasi dari DPP," katanya.

Sementara Ketua DPC PDIP Kendal Akhmat Suyuti mengatakan, pihaknya secara realistis akan berkoalisi dengan partai lain dalam kontestasi Pilkada 2024.

Pasalnya, PDIP Kendal tidak bisa mencalonkan sendiri karena hanya mendapat 7 kursi pada Pileg kemarin.

Meski begitu, DPC PDIP Kendal sudah melirik sejumlah partai yang akan diajak berkoalisi. Bahkan, pihaknya sudah menjalin komunikasi.

"Pemilu kemarin hanya dapat 7 kursi. Artinya memang harus berkoalisi dengan partai lain," katanya.

Suyuti melihat, kondisi politik di Kendal masih kental dengan sistem pragmatis. Hal itu membuat para politisi senior sungkan untuk maju di Pilkada Kendal.

"Di Kendal itu kelihatannya tidak seksi lagi terkait pencalonan bupati maupun wakil bupati. Kami juga diwanti-wanti oleh DPD terkait kekuatan dalam Pilkada ini. Makanya kami buka pendaftaran untuk siapa saja yang serius maju sebagai cabup cawabup," tandasnya. (dev/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#pdip kendal #BUPATI KENDAL #calon bupati kendal